Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Wagub Jateng Taj Yasin Dihadang Mahasiswa UNS Usai Kuliah Ramadan, Pilih Dialog Terbuka
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Wagub Jateng Taj Yasin Dihadang Mahasiswa UNS Usai Kuliah Ramadan, Pilih Dialog Terbuka
Jateng

Wagub Jateng Taj Yasin Dihadang Mahasiswa UNS Usai Kuliah Ramadan, Pilih Dialog Terbuka

Afifah Anis CH
Last updated: 11 Maret 2026 13:54
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Wagub dihadang mahasiswa uns
SHARE

SEJUMLAH mahasiswa UNS (Universitas Sebelas Maret) menghadang Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen setelah mengisi kuliah Ramadan di Masjid Nurul Huda kampus tersebut, Selasa (10/3/2026).

Contents
  • Mahasiswa UNS Soroti Kemiskinan dan Integritas Pemerintahan
  • Program Rumah untuk Warga Masih Berjalan Bertahap
  • Wagub Ajak Mahasiswa UNS Ikut Mengawal Pembangunan
  • Mahasiswa Apresiasi Dialog Terbuka dengan Wagub

Peristiwa itu terjadi di kawasan kampus UNS di Surakarta menjelang waktu berbuka puasa. Para mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan “Jateng Darurat Integritas” sambil menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Wakil Gubernur.

Alih-alih meninggalkan lokasi, Taj Yasin justru berhenti dan memilih berdialog langsung dengan mahasiswa UNS sekaligus mendengarkan berbagai kritik dan masukan yang mereka sampaikan.

Mahasiswa UNS Soroti Kemiskinan dan Integritas Pemerintahan

Dalam dialog tersebut, mahasiswa UNS menyampaikan berbagai persoalan yang mereka nilai masih menjadi tantangan di Jawa Tengah, mulai dari isu kemiskinan hingga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menanggapi hal itu, Taj Yasin menjelaskan sejumlah program yang tengah dijalankan pemerintah provinsi untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.

Salah satu program yang disorot adalah upaya menyelesaikan persoalan ijazah siswa yang masih tertahan di sekolah swasta karena tunggakan biaya pendidikan.

Menurutnya, pemerintah daerah sedang berupaya mencari solusi agar para siswa tetap bisa mendapatkan ijazah mereka.

“Kami memberikan program untuk masyarakat yang tidak mampu, terutama bagi siswa yang ijazahnya masih tertahan di sekolah swasta karena kendala biaya. Ini akan kami upayakan penyelesaiannya,” ujar Taj Yasin.

Selain itu, Pemprov Jawa Tengah juga terus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu agar mereka tetap memperoleh pelayanan medis yang layak.

Program Rumah untuk Warga Masih Berjalan Bertahap

Mahasiswa juga mempertanyakan perkembangan program penyediaan rumah bagi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal layak.

Menjawab pertanyaan tersebut, Taj Yasin menjelaskan bahwa program pembangunan rumah untuk satu kepala keluarga masih berjalan secara bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan lahan yang dapat digunakan.

Menurutnya, pemerintah memiliki beberapa skema untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian layak.

Jika warga sudah memiliki lahan namun belum mampu membangun rumah, pemerintah dapat membantu proses pembangunannya. Sementara bagi warga yang belum memiliki lahan, pemerintah mendorong berbagai program untuk mengurangi backlog perumahan.

Sebagian target pembangunan rumah, lanjutnya, sudah mulai berjalan. Namun beberapa rencana lainnya masih dalam tahap kajian untuk memastikan kondisi lahan aman untuk pembangunan.

Dalam proses kajian tersebut, pemerintah provinsi menggandeng tim ahli dari Universitas Diponegoro dan Universitas Gadjah Mada.

Wagub Ajak Mahasiswa UNS Ikut Mengawal Pembangunan

Selain persoalan perumahan, mahasiswa juga menyampaikan keluhan mengenai kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

Taj Yasin menjelaskan bahwa sebagian jalan yang dilaporkan rusak sebenarnya berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten atau desa. Meski demikian, pemerintah provinsi tetap berupaya membantu penanganannya melalui dukungan anggaran.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk turut berperan aktif dalam mengawal pembangunan daerah dengan menyampaikan laporan yang lebih terukur.

“Kalau ada laporan terkait jalan rusak atau persoalan lain, mohon disertai titik koordinatnya supaya kami bisa langsung mengecek ke lapangan,” katanya.

Mahasiswa Apresiasi Dialog Terbuka dengan Wagub

Perwakilan mahasiswa UNS, Ino, mengaku puas karena aspirasi yang mereka sampaikan mendapatkan tanggapan langsung dari Wakil Gubernur.

Menurutnya, dialog tersebut menjadi ruang komunikasi yang baik antara mahasiswa dan pemerintah daerah.

“Kami tadi menyampaikan beberapa hal terkait kemiskinan, integritas pemerintahan, dan komitmen pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah menunjukkan kesediaan membuka ruang komunikasi yang lebih transparan dengan mahasiswa.

“Pak Wagub juga menyampaikan siap membuka ruang transparansi dan komunikasi dengan mahasiswa. Kami merasa lega,” katanya.

*Ikuti media sosial kami.

Setahun Pesantren Obah Luthfi–Yasin: 230 Ribu Guru Agama Terima Insentif, Hafiz dan Santri Disiapkan Beasiswa
Gubernur Luthfi Ultimatum BUMD: Tingkatkan PAD atau Siap Dievaluasi
Dorong Industri AMDK Hijau di Jateng, Fokus Konservasi Air dan Pengurangan Sampah Plastik
44 Emas di ASEAN Para Games ke 13 Jadi Bukti Atlet Jateng
Run for Rivers Sungai Watch, Gubernur Lari Sambil Punguti Sampah Sungai di Pekalongan
TAGGED:dialog terbukamahasiswa uns
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur pastikan THR pekerja terbayar Pantau Langsung ke Lapangan, Gubernur Jateng Pastikan THR Buruh Cair H-7 Lebaran
Next Article Paket sembako pasar ramadan Ratusan Warga Serbu Sembako Gratis PT PLN Indonesia Power di Pasar Ramadan Banjarnegara

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.