Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Setahun Pesantren Obah Luthfi–Yasin: 230 Ribu Guru Agama Terima Insentif, Hafiz dan Santri Disiapkan Beasiswa
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Setahun Pesantren Obah Luthfi–Yasin: 230 Ribu Guru Agama Terima Insentif, Hafiz dan Santri Disiapkan Beasiswa
JatengBerita

Setahun Pesantren Obah Luthfi–Yasin: 230 Ribu Guru Agama Terima Insentif, Hafiz dan Santri Disiapkan Beasiswa

Afifah Anis CH
Last updated: 28 Februari 2026 15:30
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Pesantren obah, Pemprov salurkan insentif guru agama
Program Pesantren Obah Luthfi–Yasin salurkan insentif kepada 230.830 guru agama dan 2.000 hafiz Quran pada 2025. Tahun 2026, beasiswa santri dan pengasuh pesantren mulai digulirkan. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

KOMITMEN membangun pendidikan keagamaan dengan memberikan insentif kepada guru agama terus diperkuat pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen. Melalui program prioritas Pesantren Obah, ratusan ribu guru agama, santri penghafal Al-Quran, hingga pengasuh pesantren telah menerima dukungan nyata sepanjang 2025.

Contents
  • 230.830 Guru Agama Terima Insentif Rp1,2 Juta per Tahun
  • 2.000 Hafiz Quran Terima Bisyaroh
  • Beasiswa Santri dan Pengasuh Dimulai 2026
  • Komitmen Bangun Pondasi Moral Masyarakat

Program ini menjadi salah satu dari 11 prioritas pembangunan daerah yang menyasar penguatan pondasi moral, pendidikan agama, dan pemberdayaan dunia pesantren di Jawa Tengah.

230.830 Guru Agama Terima Insentif Rp1,2 Juta per Tahun

Data Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah mencatat, sepanjang 2025 sebanyak 230.830 guru agama menerima insentif (uang saku) sebesar Rp1.200.000 per tahun, dicairkan setiap empat bulan sebesar Rp300.000.

Rinciannya meliputi:

  • 225.187 guru agama Islam
  • 4.430 guru Kristen
  • 474 guru Katolik
  • 545 guru Buddha
  • 180 guru Hindu
  • 13 guru Konghucu

Total anggaran yang telah disalurkan mencapai Rp277,046 miliar, termasuk biaya operasional petugas.

Plt Kepala Biro Kesra Setda Jateng, Gunawan Sudharsono, memastikan seluruh anggaran 2025 telah tersalurkan dan program berlanjut pada 2026. “Untuk 2025 sudah kita cairkan semua dan akan kita lanjutkan pada 2026,” ujarnya.

2.000 Hafiz Quran Terima Bisyaroh

Selain guru agama, Pemprov Jateng juga menyalurkan bisyaroh atau tali asih kepada 2.000 santri penghafal Al-Quran. Masing-masing menerima Rp1.000.000.

Program ini akan kembali dilanjutkan pada 2026 dengan jumlah penerima yang sama. Penyaluran hibah dilakukan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah karena data penerima berada di lembaga tersebut.

Ketua Tim PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng, Ali Ansori, menambahkan bahwa sejak 2023 para ustaz juga telah didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran Rp10.800 per orang per bulan.

Beasiswa Santri dan Pengasuh Dimulai 2026

Memasuki 2026, program diperluas melalui beasiswa bagi santri dan pengasuh pesantren. Pendaftaran telah dibuka sejak 18 Februari 2026, seleksi berlangsung Juni, dan pengumuman dijadwalkan Agustus 2026.

Pemprov Jateng menyiapkan anggaran Rp6,8 miliar per tahun untuk 90 penerima beasiswa, terdiri dari:

  • 24 orang untuk pendidikan dalam negeri
  • 66 orang untuk pendidikan luar negeri

Jenjang pendidikan meliputi vokasi, S1, S2, hingga S3 dengan target masa studi empat tahun akademik. Untuk proses seleksi, Pemprov membentuk Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) guna memastikan proses berjalan objektif dan transparan.

Komitmen Bangun Pondasi Moral Masyarakat

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, insentif dan beasiswa ini merupakan instrumen penguatan pondasi moral dan keilmuan masyarakat pesantren.

Meski APBD mengalami keterbatasan, program insentif terhadap para guru agama ini tetap dipertahankan dan akan ditingkatkan secara bertahap pada 2026. “Insentif ini akan terus kita dorong dan tingkatkan kembali,” katanya.

Wakil Gubernur Taj Yasin menambahkan, perhatian terhadap pesantren kini berada pada level yang semakin baik, baik dari pemerintah daerah maupun pusat.

“Alhamdulillah Pemprov tetap dapat mengalokasikan tali asih. Ini hadiah untuk para penghafal Al-Quran,” ujarnya.

*Baca media group Kami.

Soekarno Run 2026, Tebarkan Semangat Inklusivitas dan Kesetaraan
BUMD Jateng Dipacu Jadi Mesin PAD, Target Dividen Tumbuh 10,58 Persen per Tahun
Hadiri Halalbihalal Santri Gayeng Nusantara, Wagub Taj Yasin Dorong Kolaborasi dengan Pemprov Jateng
Jateng Borong 6 Penghargaan Adinata Syariah 2026, Pacu Pembentukan Kawasan Industri Halal
Dua Embung Berkapasitas 68 Ribu Meter Kubik Diresmikan di Blora, Jateng Bidik Produksi 10 Juta Ton Padi
TAGGED:guru agamapesantren obahsetahun luthfi-yasin
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Siapkan energi terbarukan bidik investor dunia Jateng Siapkan KITB Berbasis Energi Terbarukan Tanpa Kedip, Bidik Investor Kelas Dunia
Next Article Penguatan tata kelola keuangan daerah oleh BPK Perkuat Tata Kelola Keuangan 2026, BPK RI Beri Pembinaan Strategis di Banjarnegara

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.