WONOSOBO, KABARBANYUMASRAYA – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo, Triana Widodo atau yang akrab disapa Wiwid Cebong, menegaskan komitmennya memperkuat organisasi Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) hingga tingkat kecamatan dan desa sebagai langkah strategis memperbesar kekuatan Partai Golkar menjelang Pemilu 2029.
Komitmen tersebut disampaikan Wiwid usai melakukan pertemuan khusus dengan Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DEPINAS) SOKSI, Azhar Adam, di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas arah penguatan organisasi SOKSI sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar.
SOKSI Jadi Pilar Penguatan Basis Kekaryaan Partai Golkar
Sebagai kader DPP SOKSI asal Wonosobo, Wiwid menilai organisasi yang lahir bersama sejarah berdirinya Partai Golkar memiliki peran strategis dalam membangun kaderisasi, memperkuat basis kekaryaan, sekaligus mendukung kemenangan partai di berbagai tingkatan.
Menurutnya, SOKSI bukan sekadar organisasi pendiri, tetapi memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga semangat perjuangan dan memperluas basis kader di daerah.
“SOKSI merupakan salah satu organisasi pendiri atau hasta karya yang berhimpun di bawah panji Partai Golkar. Organisasi ini memiliki peran strategis dalam memperkuat basis kekaryaan, kaderisasi, dan pemenangan Golkar di tingkat daerah,” ujar Wiwid.
Ia menambahkan, SOKSI juga telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo. Ke depan, peran tersebut akan terus diperkuat agar organisasi semakin memberi kontribusi nyata terhadap perkembangan Partai.
Konsolidasi Hingga Tingkat Desa
Wiwid yang juga dikenal sebagai pengusaha sekaligus owner PT Cebong Imelindo menegaskan, penguatan organisasi akan difokuskan pada pembinaan sumber daya manusia, kader, kalangan pekerja, dan masyarakat kekaryaan yang memiliki semangat membangun daerah.
Menurutnya, konsolidasi organisasi akan dilakukan secara menyeluruh dengan memperluas kepengurusan dan keanggotaan hingga tingkat kecamatan serta desa/kelurahan di Kabupaten Wonosobo.
“Peran dan fungsi SOKSI sebagai pilar pendiri Partai Golkar harus terus diperkuat. Organisasi ini menjadi salah satu kekuatan historis sekaligus penggerak utama lahir dan berkembangnya Golkar di Wonosobo,” katanya.
Sinergi Bersama Organisasi Hasta Karya
Selain memperkuat struktur internal, Wiwid juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh organisasi hasta karya Partai Golkar, seperti Kosgoro 1957, MKGR, AMPG, dan Al-Hidayah.
Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi modal penting dalam menjaga soliditas partai sekaligus mengawal berbagai agenda politik menuju Pemilu 2029.
“Konsolidasi politik akan terus dibangun bersama pimpinan partai dan organisasi hasta karya lainnya. Organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai harus tetap solid sebagai penopang kemenangan Partai pada Pemilu 2029,” katanya.
Susun Agenda Strategis Penguatan Organisasi
Sebagai bagian dari langkah lanjutan, Wiwid mengaku tengah menyiapkan sejumlah agenda strategis yang berfokus pada penguatan kelembagaan SOKSI di Wonosobo.
Program tersebut meliputi perluasan keanggotaan, konsolidasi organisasi, penguatan solidaritas kader, hingga peningkatan kerja sama strategis dengan Partai di berbagai tingkatan.
“Kami akan memperkuat organisasi melalui penggalangan anggota hingga tingkat desa dan kelurahan, membangun soliditas kader, serta menyinergikan seluruh program organisasi dengan agenda strategis Partai Golkar demi menghadapi Pemilu 2029,” katanya.
*Ikuti media sosial kami.
