Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Pertanyakan Musda di Semarang, Kader Partai Golkar Wonosobo Adukan Polemik Musda ke DPP
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Pertanyakan Musda di Semarang, Kader Partai Golkar Wonosobo Adukan Polemik Musda ke DPP
JatengBerita

Pertanyakan Musda di Semarang, Kader Partai Golkar Wonosobo Adukan Polemik Musda ke DPP

Reza Sanjaya
Last updated: 5 Agustus 2026 20:49
By Reza Sanjaya
3 Min Read
Share
Suasana pertemuan kader partai Golkar Wonosobo dengan pimpinan Mahkamah Partai di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta
Suasana pertemuan kader partai Golkar Wonosobo dengan pimpinan Mahkamah Partai di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta. (dok. DPD Partai Golkar Wonosobo)
SHARE

WONOSOBO,KABARBANYUMASRAYA – Sejumlah kader Golkar Kabupaten Wonosobo mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi sekaligus melaporkan polemik pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD II Partai Golkar Wonosobo kepada Mahkamah Partai.

Contents
  • Kader Pertanyakan Belum Terbitnya SK Kepengurusan Hasil Musda XI
  • Musda Partai Golkar di Semarang Jadi Pertanyaan Kader
  • Berharap DPP Berikan Kepastian Organisasi

Rombongan yang terdiri atas pimpinan kecamatan (PK), pengurus organisasi pendiri, serta organisasi yang didirikan Partai itu melakukan audiensi dengan jajaran DPP Partai dan menyerahkan laporan resmi kepada Mahkamah Partai.

Fungsionaris Partai Golkar Wonosobo, Khakmim, mengatakan rombongan diterima langsung oleh anggota Mahkamah Partai DPP Partai Golkar, Derek Loupatty, yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Organisasi DPP Partai Golkar.

“Dalam pertemuan tersebut kami menyampaikan berbagai dinamika internal yang terjadi di Partai Golkar Wonosobo dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus meminta penjelasan melalui mekanisme organisasi yang berlaku,” kata Khakmim.

Kader Pertanyakan Belum Terbitnya SK Kepengurusan Hasil Musda XI

Khakmim menjelaskan, DPD II Golkar Kabupaten Wonosobo telah menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) XI pada 10 Mei 2026 di Gedung Golkar Wonosobo.

Menurutnya, pelaksanaan Musda tersebut telah mengacu pada Surat Instruksi Nomor 13/45/GOLKAR-1/IV/2026 yang diterbitkan DPD Partai Golkar Jawa Tengah, serta dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) maupun petunjuk teknis organisasi.

“Pelaksanaan Musda XI telah mengikuti tahapan sesuai AD/ART dan juknis, serta melibatkan seluruh komponen di lingkungan DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan ketentuan organisasi, Surat Keputusan (SK) kepengurusan hasil Musda seharusnya telah diterbitkan paling lambat 30 hari setelah pelaksanaan.

Karena itu, para kader meminta penjelasan mengenai belum terbitnya SK kepengurusan DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo hingga saat ini.

Musda Partai Golkar di Semarang Jadi Pertanyaan Kader

Selain mempertanyakan belum diterbitkannya SK kepengurusan, para kader juga menyampaikan keberatan terkait adanya pelaksanaan Musda yang disebut berlangsung di Semarang pada 25 Juli 2026.

Menurut Khakmim, kegiatan tersebut dipertanyakan karena, menurut pihaknya, tidak melibatkan pengurus DPD II, pimpinan kecamatan, maupun organisasi sayap Partai Golkar Wonosobo yang selama ini memiliki hak dalam proses Musda.

“Kami mempertanyakan mengapa ada pelaksanaan Musda di Semarang, sementara pengurus DPD II, pimpinan kecamatan, dan organisasi sayap tidak mengetahui pelaksanaannya. Hal ini juga kami sampaikan secara resmi kepada Mahkamah Partai,” katanya.

Khakmim berharap Mahkamah Partai dapat memberikan penjelasan dan keputusan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku sehingga persoalan tersebut memperoleh kepastian.

Berharap DPP Berikan Kepastian Organisasi

Melalui pengaduan yang disampaikan ke Mahkamah Partai, kader Golkar Wonosobo berharap DPP dapat memberikan arahan dan penyelesaian yang berlandaskan aturan organisasi.

Mereka juga berharap Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, beserta jajaran pengurus pusat dapat memberikan perhatian terhadap dinamika yang berkembang di internal Partai Kabupaten Wonosobo.

Penyampaian aspirasi ini, menurut para kader, merupakan bagian dari upaya menempuh mekanisme organisasi secara resmi agar seluruh proses kepengurusan berjalan sesuai AD/ART dan ketentuan partai yang berlaku.

*Ikuti media sosial kami.

52 Sekolah dan Madrasah di Jateng Ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata 2026
BPJS Kesehatan Permudah Cek Status PBI JKN Lewat PASTI JKN dan Mobile JKN, Peserta Tak Perlu Khawatir Lagi
KUR Perumahan Tertinggi di Indonesia, Jawa Tengah Catat Penyaluran Rp4,96 Triliun
Kemendikdasmen Beri Penghargaan untuk Program Pendidikan dan Inovasi Digital
Dialog Intensif dengan Serikat Pekerja, May Day Diarahkan Lebih Produktif
TAGGED:dpp partai golkarkader golkar wonosobomusda golkarpartai golkarpolemik Partai Golkar Wonosobo
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Calon Paskibraka Purbalingga 30 Calon Paskibraka Purbalingga Mulai Digembleng, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT RI ke-81
Next Article Gaji ASN Jateng Dipastikan Tetap Lancar, Pemprov Ungkap Kondisi Belanja Pegawai Gaji ASN Jateng Dipastikan Tetap Lancar, Pemprov Ungkap Kondisi Belanja Pegawai

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.