Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Pesantren Obah Jateng Dorong Sinergi Ponpes dan Perguruan Tinggi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Pesantren Obah Jateng Dorong Sinergi Ponpes dan Perguruan Tinggi
Jateng

Pesantren Obah Jateng Dorong Sinergi Ponpes dan Perguruan Tinggi

kaisar
Last updated: 26 Agustus 2026 16:36
By kaisar
3 Min Read
Share
Pesantren Obah dorong santri raih pendidikan tinggi
Pesantren Obah dorong santri raih beasiswa hingga perguruan tinggi. (dok. Pemprov)
SHARE

SEMARANG – Melalui program Pesantren Obah, Pemprov Jateng mempertemukan pesantren mahasiswa dan perguruan tinggi untuk memperkuat pembinaan santri sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Contents
  • Pesantren Obah Tak Hanya Fokus Infrastruktur
  • Beasiswa Santri Penggerak Jadi Jembatan Pesantren dan Kampus
  • Undip Dorong Rekognisi Mahasiswa yang Mondok
  • Pesantren dan Kampus Perlu Bangun Forum Rutin

Program Program Pesantren Obah ini terus dilakukan dengan memperkuat kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi. Untuk pertama kalinya, Pemprov Jateng melalui Biro Kesra dan Penanggulangan Kemiskinan bersama Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jateng mempertemukan pengelola pesantren mahasiswa dengan perguruan tinggi dalam forum diskusi.

Kegiatan bertema “Sinergi Pesantren, Perguruan Tinggi, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk Generasi Berakhlak, Bermanfaat, dan Bermartabat” digelar di Pondok Pesantren Mahasiswa Kebangsaan, Tembalang, Semarang.

Diskusi dipandu dosen FISIP Universitas Diponegoro, Wahid Abdulrahman, dengan fokus membangun pola kerja sama antara pesantren, kampus, dan pemerintah.

Pesantren Obah Tak Hanya Fokus Infrastruktur

Kepala Biro Kesra dan Penanggulangan Kemiskinan Pemprov Jateng, Syamsudin Isnaeni, mengatakan Pesantren Obah merupakan salah satu program prioritas Jawa Tengah periode 2025–2030.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya diarahkan pada pembangunan sarana dan prasarana pesantren, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia santri dan pengasuh.

Sejumlah program yang masuk dalam Pesantren Obah antara lain bantuan sarana prasarana, beasiswa santri dan pengasuh, insentif guru agama, Santripreneur, Beasiswa Mahasantri, serta Santri Penggerak.

“Pesantren mahasiswa memiliki karakter yang khas, karena santri yang merupakan mahasiswa juga harus menyelesaikan tugas akademik di kampus. Dengan kondisi ini, pesantren perlu adaptif,” ujar Syamsudin.

Beasiswa Santri Penggerak Jadi Jembatan Pesantren dan Kampus

Ketua LFSP Jawa Tengah, Prof. Hasyim Muhammad, mengatakan program Beasiswa Santri Penggerak menjadi salah satu bentuk fasilitasi pemerintah bagi mahasiswa yang memilih mondok.

Selain memberikan kesempatan dan penghargaan kepada mahasiswa santri, program tersebut diharapkan memperkuat hubungan antara pesantren dan perguruan tinggi.

Fasilitasi kerja sama tersebut selanjutnya akan dikembangkan di tingkat kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Undip Dorong Rekognisi Mahasiswa yang Mondok

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Prof. Dr. rer. nat. Heru Susanto, menilai sinergi pesantren dan perguruan tinggi semakin penting di tengah berbagai tantangan kehidupan mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa yang menjalani pendidikan di pesantren memiliki nilai tambah yang dapat dipertimbangkan dalam sistem akademik.

“Mahasiswa yang mau mondok memiliki nilai lebih sehingga dapat diberikan penghargaan berupa rekognisi untuk sejumlah mata kuliah seperti agama Islam,” katanya.

Pesantren dan Kampus Perlu Bangun Forum Rutin

Pengasuh Pesantren Mahasiswa Fadhilah Meteseh, KH. Iman Fadhilah, mengapresiasi forum yang mempertemukan pesantren dan perguruan tinggi tersebut.

Ia menilai sejumlah persoalan yang dihadapi mahasiswa di luar akademik, seperti pergaulan bebas, kekerasan, hingga persoalan ideologi, perlu dicegah melalui kolaborasi yang lebih kuat.

“Kedepan harus ada forum yang lebih intens antara pesantren dan perguruan tinggi yang diadakan secara rutin,” ujarnya.

Forum tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun pola sinergi yang berkelanjutan, sehingga pesantren mahasiswa tidak hanya menjadi ruang pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu mendukung pembentukan karakter dan kualitas generasi muda Jawa Tengah.

*Ikuti media sosial kami.

Rekor MURI! 53 Perusahaan di Jateng Kompak Ikutkan Pekerja Cek Kesehatan Gratis
Cegah Banjir di Musim Hujan, Wagub Taj Yasin Ajak Warga Jateng Perbanyak Biopori
Pemprov Jateng Pastikan Penanganan Bencana Tak Berhenti di Fase Darurat
Belajar dari DIY, PKA VII Jateng Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Desa Wisata
Gus Yasin Dorong UIN Sunan Kudus Kembangkan Ekoteologi, Kampus Diajak Berkolaborasi Atasi Kekeringan dan Banjir
TAGGED:beasiswa santrigus yasinpesantren obah
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Penggalangan dana ASN Purbalingga untuk korban bencana NTT dan Kalimantan ASN Purbalingga Galang Rp181 Juta untuk Korban Bencana NTT dan Kalimantan
Next Article Bupati saat mengukuhkan kepala sekolah di Pendopo Dipokusumo. Kukuhkan 135 Kepala Sekolah, Bupati Purbalingga Minta Tak Sekadar Omdo

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.