Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dorong Muria Trail Run 2026 Jadi Ikon Sport Tourism Jateng
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Dorong Muria Trail Run 2026 Jadi Ikon Sport Tourism Jateng
Jateng

Dorong Muria Trail Run 2026 Jadi Ikon Sport Tourism Jateng

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 5 Juli 2026 12:38
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Road to Muria Trail Run 2026
Sejumlah komunitas lari semarang bersiap untuk Road to Muria Trail Run 2026. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

MURIA Trail Run 2026 yang akan digelar di Kudus Agustus mendatang merupakan satu agenda besar dalam mendukung Sport Tourism di Jawa Tengah. Untuk itu, sebagai ragkaian dari kegiatan tersebut, sekitar 100 pelari 13 komunitas di Semarang mengikuti Road to Muria Trail Run 2026 dengan mengusung konsep Eco Green Sport Tourism.

Contents
  • Jawa Tengah Ingin Setiap Daerah Memiliki Event Trail Run
  • Muria Trail Run 2026 Usung Konsep Eco Green Sport Tourism
  • Target 500 Peserta, Kuota Sudah Terisi 80 Persen
  • Angkat Tema Hajatan Rahtawu, Warga Ikut Menikmati Dampak Ekonomi

Tak hanya itu, suksesi program pengembangan sport tourism menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat, untuk itu Pemerintah Provinsi terus memperkuat pengembangan sektor sport tourism melalui penyelenggaraan ajang trail run di berbagai daerah.

Road to Muria Trail Run 2026 yang dilaksanakan di Semarang ini menjadi bagian dari rangkaian promosi menuju Muria Trail Run 2026 yang akan berlangsung di Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus, pada 1–2 Agustus 2026. Selain mengikuti fun run sejauh lima kilometer, para peserta juga diperkenalkan dengan konsep penyelenggaraan dan tantangan lintasan yang akan dihadirkan pada event utama.

Jawa Tengah Ingin Setiap Daerah Memiliki Event Trail Run

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan tren olahraga lari alam terbuka memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki agenda trail run sebagai daya tarik wisata olahraga.

“Kita penginnya nanti di seluruh Jawa Tengah ada event trail run. Ini bagian kita untuk pengembangan sport tourism di Jawa Tengah,” kata Sumarno.

Ia juga mengajak komunitas lari dari berbagai daerah untuk ikut meramaikan Muria Trail Run 2026 yang akan digelar di kawasan lereng Gunung Muria.

Muria Trail Run 2026 Usung Konsep Eco Green Sport Tourism

Event Director Muria Trail Run 2026, Yuda Kristiawan, menjelaskan bahwa Road to Muria Trail Run di Semarang merupakan rangkaian promosi setelah sebelumnya dua kali diselenggarakan di Kabupaten Kudus.

Melalui kegiatan tersebut, panitia ingin memperluas jangkauan promosi sekaligus membangun ekosistem trail run di Jawa Tengah agar semakin berkembang.

Yuda menegaskan, Muria Trail Run bukan hanya menghadirkan pengalaman berlari di alam terbuka, tetapi juga membawa misi pelestarian lingkungan melalui konsep Eco Green Sport Tourism dengan semangat Stride for Sustainability.

“Event ini bukan sekadar lomba lari, tetapi juga mengangkat isu konservasi lingkungan. Kami ingin peserta menikmati keindahan Muria sekaligus ikut menjaga kelestarian alamnya,” ujar Yuda.

Target 500 Peserta, Kuota Sudah Terisi 80 Persen

Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, panitia menargetkan lebih dari 500 peserta atau meningkat dua kali lipat dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Hingga awal Juli 2026, sekitar 80 persen kuota peserta telah terisi. Pendaftaran masih dibuka hingga 18 Juli 2026.

Panitia menyediakan empat kategori lomba, yakni 8 kilometer, 15 kilometer, 30 kilometer, dan 45 kilometer. Selain itu tersedia kategori master untuk nomor 30K dan 45K yang diperuntukkan bagi pelari berusia 40 tahun ke atas.

Angkat Tema Hajatan Rahtawu, Warga Ikut Menikmati Dampak Ekonomi

Berbeda dari tahun sebelumnya, Muria Trail Run 2026 mengusung tema “Hajatan Rahtawu”. Para peserta akan disambut dengan suasana pesta desa yang menampilkan kuliner khas, dekorasi tradisional, hingga keterlibatan aktif masyarakat setempat dalam berbagai aspek penyelenggaraan.

Konsep tersebut dirancang agar manfaat ekonomi dari ajang olahraga ini dapat dirasakan langsung oleh warga, mulai dari sektor penginapan, transportasi, kuliner, hingga berbagai kebutuhan operasional lainnya.

“Kami ingin melibatkan sebanyak-banyaknya warga sehingga warga tidak hanya menonton tapi juga terlibat langsung sehingga dampak ekonominya akan lebih terasa,” kata Yuda.

Selain mendorong pariwisata dan ekonomi lokal, panitia juga memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Seluruh peserta akan mendapatkan perlindungan asuransi, sementara edukasi mengenai prinsip safety first terus dilakukan agar peserta memilih kategori lomba sesuai kemampuan fisik masing-masing.

*Ikuti media sosial kami.

Wagub Jateng Kawal Langsung Penanganan Banjir Pekalongan dari Lapangan
Halalbihalal di Kantor Gubernur, Ahmad Luthfi Rangkul Disabilitas dan Kepala Daerah Perkuat Sinergitas
HUT ke-81 RI, Pemprov Jateng Dorong Layanan Dasar, Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Rakyat
Gandeng Kemenlu, Dekranasda Dorong Produk Ekraf ke Pasar Global
Jawa Tengah Kunci Sawah, Kebijakan Keras Demi Swasembada Pangan 2026
TAGGED:muria trail run 2026sport tourismtrail run 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article PMI Banjarnegara mulai distribusikan air bersih Banjarnegara Mulai Dilanda Kekeringan, PMI Salurkan Air Bersih untuk Warga
Next Article Wagub Jateng Taj Yasin: Toriqoh Bentengi Masyarakat dari Korupsi dan Perbuatan Tercela Wagub Jateng Taj Yasin: Toriqoh Bentengi Masyarakat dari Korupsi dan Perbuatan Tercela

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.