Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Bangkai Ikan Sapu-Sapu Bikin Pati Bau, Gubernur Luthfi Perintahkan Dikubur Pakai Alat Berat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Bangkai Ikan Sapu-Sapu Bikin Pati Bau, Gubernur Luthfi Perintahkan Dikubur Pakai Alat Berat
Jateng

Bangkai Ikan Sapu-Sapu Bikin Pati Bau, Gubernur Luthfi Perintahkan Dikubur Pakai Alat Berat

Reza Sanjaya
Last updated: 9 September 2026 17:25
By Reza Sanjaya
3 Min Read
Share
Bangkai ikan dikeluhkan warga Pati
Warga Pati keluhkan bau busuk akibat bangkai ikan. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Bau menyengat dari bangkai ikan sapu-sapu yang mati akibat mengeringnya Bendung Karet Sungai Juana, Pati, dikeluhkan warga. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memerintahkan bangkai ikan segera dievakuasi dan dikubur menggunakan alat berat.

Contents
  • Bangkai Ikan Sapu-Sapu Segera Dikubur
  • Warga Minta Aliran Air Kembali Dibuka
  • Bendung Karet Sungai Juana Pernah Mengering

Keluhan warga terkait bau menyengat dari ribuan bangkai ikan sapu-sapu di sekitar Bendung Karet Sungai Juana, Kabupaten Pati, mendapat respons Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta bangkai ikan yang mati akibat kondisi sungai mengering segera ditangani agar tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin mengatakan, pihaknya telah mengecek langsung lokasi dan berdialog dengan warga serta perangkat desa.

Bangkai Ikan Sapu-Sapu Segera Dikubur

Menurut Urip, terdapat dua persoalan utama yang disampaikan masyarakat. Selain terganggu bau bangkai ikan, warga juga berharap aliran air dari waduk kembali dialirkan ke sungai untuk mendukung kebutuhan pertanian.

“Intinya, masyarakat mengharapkan sungai ada air kembali sehingga bisa dimanfaatkan dan juga menghilangkan dampak bau dari ikan sapu-sapu,” kata Urip.

Untuk mengatasi bau, Pemprov Jateng bersama Pemkab Pati sepakat segera memindahkan dan mengubur ikan di lahan kosong sekitar Bendung Karet. Penanganan tersebut membutuhkan alat berat untuk menggali lokasi penguburan. Prosesnya diperkirakan berlangsung sekitar satu pekan.

“Ada lahan kosong. Bangkai nanti dikubur agar bau tidak lagi mengganggu,” ujarnya.

Warga Minta Aliran Air Kembali Dibuka

Selain persoalan bau, warga berharap air dari waduk dapat kembali dialirkan ke Sungai Juana. Aliran tersebut dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian di sekitar lokasi.

Urip mengatakan persoalan pengaturan aliran air membutuhkan koordinasi lebih lanjut dengan instansi yang memiliki kewenangan. Pemprov Jateng akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi agar kebutuhan air pertanian masyarakat dapat terpenuhi.

Bendung Karet Sungai Juana Pernah Mengering

Sekretaris Desa Bungasrejo, Kecamatan Jakenan, Luwito Kito, mengatakan mengeringnya Bendung Karet Sungai Juana bukan kali pertama terjadi.

Kondisi serupa pernah terjadi pada 2024. Warga berharap penanganan ikan yang mati segera dilakukan agar bau tidak semakin mengganggu dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan maupun kesehatan.

“Permintaan kami, air dialirkan lagi untuk pertanian dan bau bangkai ikan tertangani,” ujar Luwito.

Pemerintah berharap langkah penguburan bangkai ikan dan koordinasi terkait aliran air dapat segera mengatasi keluhan warga sekaligus menjaga aktivitas pertanian di sekitar Sungai Juana.

*Ikuti media sosial kami.

Wagub Taj Yasin Minta Kafilah MTQ Korpri Jateng Tak Sekadar Mengejar Prestasi, tetapi Mendalami Makna Al-Qur’an
Ahmad Luthfi Pastikan Plt Bupati Sukoharjo Segera Disiapkan Usai OTT KPK, Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Ahmad Luthfi Minta PMII Tetap Kritis: Jangan Cuma Demo, Kritik Harus Berbasis Data dan Dikawal
170 Peserta Ramaikan Triana Widodo Cup #1, Wonosobo Bidik Atlet Tenis Meja Nasional
Tetap Kuliah di Tengah Kekhawatiran Pascagempa, 224 Mahasiswa NTT Dapat Bantuan Kos
TAGGED:bangkai ikanpati terkinisungai juanasungai mengering
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Jateng belajar digitalisasi pariwisata dan desa wisata ke Jogjakarta Belajar dari DIY, PKA VII Jateng Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Desa Wisata
Next Article Wakil Gubernur Jateng saat kunjungi stand batik Kalikajar Wonosobo Berdayakan Perempuan, Produk Batik Kalikajar Wonosobo Tembus Jepang hingga Amerika

Berita Terbaru

Selam
Tim Selam Banyumas Raih 8 Medali di Porprov Jateng 2026, Ini Daftar Atletnya
Banyumas Jateng
BPBD
BPBD Cilacap Salurkan 9,8 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Cilacap
Tiga perusahaan menyatakan minat investasi di Purbalingga melalui Business Forum 2026. Rencana usaha mencakup industri sayuran beku, perdagangan, dan cincau.
Tiga Perusahaan Lirik Investasi di Purbalingga, Siap Kembangkan Usaha di Tiga Kecamatan
Purbalingga
Peraih medali emas Porprov Jateng 2026 cabor selam
Selam Kolam Tambah Emas untuk Banjarnegara, Kini Koleksi 5 Emas di Porprov Jateng 2026
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.