Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Gubernur Jateng Tekankan ASN Harus Cepat, Responsif, dan Solutif Layani Masyarakat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Gubernur Jateng Tekankan ASN Harus Cepat, Responsif, dan Solutif Layani Masyarakat
Jateng

Gubernur Jateng Tekankan ASN Harus Cepat, Responsif, dan Solutif Layani Masyarakat

Afifah Anis CH
Last updated: 1 April 2026 18:00
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Gubernur ingatkan ASN layani masyarakat
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan ASN harus responsif layani masyarakat. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

GUBERNUR Jateng Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya transformasi birokrasi menjadi lebih cepat, responsif, dan solutif dalam menjawab kebutuhan dan layani masyarakat. Aparatur sipil negara (ASN) diminta tidak lagi sekadar menjalankan rutinitas administratif, melainkan berperan aktif sebagai pemecah masalah (problem solver).

Contents
  • ASN Dituntut Cepat dan Adaptif Layani Masyarakat
  • Perkuat Kolaborasi Antar OPD
  • Sinkronisasi Pusat dan Daerah Jadi Kunci
  • Penanganan Kemiskinan Harus Terpadu
  • Tegaskan Integritas dan Sistem Merit
  • Forum Perkuat Visi Birokrasi Jateng

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Forum Dialog Kepemimpinan Jawa Tengah dalam Program Eksekutif Daerah (PED) 2026 di Gedung Sasana Widya Praja, BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).

“Birokrasi kita adalah birokrasi yang melayani. Yang dilayani dan yang melayani itu setara,” katanya.

ASN Dituntut Cepat dan Adaptif Layani Masyarakat

Menurut Ahmad Luthfi, kecepatan layani masyarakat yang responsif menjadi kunci utama dalam pelayanan publik. ASN harus mampu beradaptasi dengan dinamika di lapangan serta menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks dan tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan biasa.

“ASN harus cepat, responsif, dan mampu melakukan problem solving bagi masyarakat, jadi layani masyarakat dengan baik” ujarnya.

Perkuat Kolaborasi Antar OPD

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengedepankan kerja tim dan kolaborasi lintas sektor atau collaborative government.

Dalam situasi darurat seperti banjir, longsor, hingga kerusakan infrastruktur, seluruh OPD diminta bergerak bersama sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Problem solving masyarakat tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Harus dengan teamwork dan collaborative government,” katanya.

Sinkronisasi Pusat dan Daerah Jadi Kunci

Ia juga menyoroti pentingnya keselarasan arah pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Sinergi lintas level pemerintahan dinilai krusial agar program pembangunan benar-benar berdampak nyata.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga diminta fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, serta penguatan sumber daya manusia.

Penanganan Kemiskinan Harus Terpadu

Dalam upaya pengentasan kemiskinan, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pendekatan terpadu. Program pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada fisik, tetapi juga harus menyasar persoalan mendasar seperti stunting, akses pendidikan, dan lapangan kerja.

“Kalau rumahnya dibangun tetapi anaknya stunting, tidak sekolah, dan orang tuanya tidak bekerja, maka kemiskinan tidak akan selesai,” jelasnya.

Tegaskan Integritas dan Sistem Merit

Di bidang tata kelola pemerintahan, ia menegaskan pentingnya integritas, netralitas, transparansi, serta penerapan sistem merit dalam birokrasi dalam layani masyarakat.

Ahmad Luthfi memastikan tidak ada praktik titip-menitip dalam promosi maupun penempatan jabatan.

“Tidak ada titip-titip di Provinsi Jawa Tengah. Semuanya harus berdasarkan merit system,” tegasnya.

Forum Perkuat Visi Birokrasi Jateng

Sementara itu, Uswatun Hasanah melaporkan bahwa forum tersebut diikuti oleh pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT), eselon III, pejabat struktural, fungsional, serta ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, baik secara luring maupun daring.

Forum ini digelar sebagai upaya memperkuat kesamaan visi birokrasi dalam menerjemahkan program prioritas pembangunan di Jawa Tengah.

*Ikuti media sosial kami.

Dekranasda Jateng Bakal Bawa Produk Unggulan ke Makassar
Tinjau Tanah Gerak di Tegal, Ahmad Luthfi Perintahkan Huntara dan Relokasi Dipercepat
Infrastruktur Jalan dan Jembatan Jadi Prioritas Pemprov Jawa Tengah Tahun 2026
Pastikan Tepat Sasaran, Pemprov Jateng Kirim 16 Relawan dan Ribuan Paket Bantuan ke NTT
Puncak HUT ke 27, Ribuan Pelari Meriahkan Sriboga Run 5K di Jantung Kota Semarang
TAGGED:asn harus tingkatkan pelayanangubernur igatkan asan layani publiklayani publik
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kejaksaan tetapkan tersangka dugaan korupsi Kejari Banjarnegara Tetapkan Bendahara Bumdesma UPK Batur Tersangka Dugaan Korupsi
Next Article BUMD jadi mesin PAD Jateng BUMD Jateng Dipacu Jadi Mesin PAD, Target Dividen Tumbuh 10,58 Persen per Tahun

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.