Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: 90,2 Ton Kratom Senilai Hampir Rp 5 Miliar Berhasil Digagalkan Bea Cukai di Tanjung Emas
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > 90,2 Ton Kratom Senilai Hampir Rp 5 Miliar Berhasil Digagalkan Bea Cukai di Tanjung Emas
Jateng

90,2 Ton Kratom Senilai Hampir Rp 5 Miliar Berhasil Digagalkan Bea Cukai di Tanjung Emas

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 25 Februari 2026 16:38
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
Bea Cukai amankan kratom
Bea Cukai gagalkan penyelundupan 90,2 ton kratom senilai Rp4,96 miliar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Empat tersangka ditetapkan, dokumen disamarkan sebagai kopi. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

APARAT Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ekspor kratom seberat 90,2 ton di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang. Komoditas bernilai sekitar Rp4,96 miliar itu rencananya dikirim ke India dengan modus penyamaran dokumen sebagai produk kopi.

Contents
  • Dokumen Kratom Disamarkan sebagai Kopi, Terungkap dari Pemeriksaan Fisik
  • Kratom Bernilai Ekonomi, Tapi Perlu Pengawasan Ketat
  • Kinerja Bea Cukai Lampaui Target Penerimaan

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengapresiasi langkah cepat aparat dalam membongkar praktik ilegal tersebut. Ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan transparan dalam tata niaga ekspor-impor demi menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami mendukung penuh penegakan aturan ekspor dan impor. Transparansi pengawasan perdagangan akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujarnya saat konferensi pers di Tempat Penimbunan Pabean Bea Cukai Tanjung Emas, Rabu (25/2/2026).

Dokumen Kratom Disamarkan sebagai Kopi, Terungkap dari Pemeriksaan Fisik

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Agus Yulianto, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan fisik pada September 2025.

Dalam dokumen kepabeanan, barang tersebut diberitahukan sebagai “foodstuff coffee”. Namun saat dilakukan pemeriksaan mendalam, isi kemasan berupa rajangan daun kering berwarna hijau.

Petugas menemukan 3.608 karung dengan indikasi ketidaksesuaian dokumen serta dugaan pemalsuan keterangan barang. Hasil uji laboratorium memastikan komoditas tersebut adalah kratom atau Mitragyna speciosa dengan total berat 90.200 kilogram.

Empat tersangka berinisial WI, AS, ME, dan MR telah ditetapkan. Mereka diduga memalsukan dokumen pelengkap pabean untuk mengelabui petugas. Berkas perkara kini dinyatakan lengkap (P-21) dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Semarang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kratom Bernilai Ekonomi, Tapi Perlu Pengawasan Ketat

Taj Yasin menegaskan bahwa kratom memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pengawasannya harus diperketat karena aspek manfaat dan risikonya masih terus dikaji.

“Kratom ini bernilai ekonomi, tetapi manfaat dan dampaknya harus melalui tahapan uji. Karena itu tata niaganya wajib diawasi secara ketat,” katanya.

Kratom merupakan tanaman tropis yang tumbuh di kawasan Asia Tenggara dan di sejumlah negara dimanfaatkan untuk kebutuhan riset, herbal, hingga farmasi. Namun potensi penyalahgunaan membuat ekspor-impor komoditas ini diatur secara ketat oleh pemerintah.

Kinerja Bea Cukai Lampaui Target Penerimaan

Selain pengungkapan kasus, Bea Cukai Tanjung Emas mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Realisasi penerimaan mencapai Rp2,32 triliun atau 111,78 persen dari target, dengan pertumbuhan tahunan 3,03 persen.

Dari sisi pengawasan, sepanjang 2025 diterbitkan 598 Surat Bukti Penindakan (SBP) dengan total nilai barang mencapai Rp87,43 miliar.

Agus Yulianto menegaskan, sinergi antara fungsi pelayanan dan pengawasan menjadi kunci capaian tersebut. Ia juga mengingatkan pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan kepabeanan.

“Kepatuhan adalah fondasi perdagangan yang sehat dan berkeadilan. Bea Cukai akan terus hadir untuk mengawasi, melayani, dan melindungi,” tegasnya.

Pengungkapan ini menjadi sinyal kuat bahwa manipulasi dokumen ekspor tidak akan luput dari pengawasan aparat, sekaligus mempertegas komitmen menjaga integritas perdagangan di Jawa Tengah.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Wagub Taj Yasin Soroti Bullying di Pati dan Pemalang, Sekolah Diminta Perkuat Edukasi Karakter
Sambut Libur Muharram, Pertamina Tambah 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY
Soekarno Run 2026, Tebarkan Semangat Inklusivitas dan Kesetaraan
Gubernur Ahmad Luthfi dan KPK Bantah Klaim Fadia Arafiq soal OTT Bupati Pekalongan
Pemprov Jateng Pastikan Penanganan Bencana Tak Berhenti di Fase Darurat
TAGGED:bea cukaigagalkan eksporkratom
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article penyerahan bantuan modal usaha Rp5,25 Miliar Modal Usaha Disalurkan, 1.750 Pelaku UMKM Jateng Didorong Naik Kelas
Next Article Gubernur saat rapat bersama terkait program 3 juta rumah Target 3 Juta Rumah Dikebut! Pemerintah Pusat–Daerah Bersatu Tekan Backlog Nasional

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.