Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Geger Banyumas! Ketua Paguyuban Kades Satria Praja Mundur dari Jabatan Kepala Desa
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banyumas > Geger Banyumas! Ketua Paguyuban Kades Satria Praja Mundur dari Jabatan Kepala Desa
Banyumas

Geger Banyumas! Ketua Paguyuban Kades Satria Praja Mundur dari Jabatan Kepala Desa

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 1 Februari 2026 19:12
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
Mundur dari Kepala Desa
Saefuddin Ketua Paguyuban Kades Satria Praja Banyumas sekaligus Kepala Desa Kasegeran, resmi mengundurkan diri. (dok. Desa Kasegeran)
SHARE

KABAR mengejutkan datang dari Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Saifuddin, yang menjabat sebagai Kepala Desa Kasegeran sekaligus Ketua Paguyuban Kepala Desa “Satria Praja” Banyumas, secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kades.

Contents
  • Bentuk Protes atas Pembatalan Lokasi Puskesmas II Cilongok
  • Penetapan Lokasi Diklaim Sudah Lewat Prosedur Resmi
  • Lahan Kasegeran Dinilai Lebih Efisien dan Strategis
    • Selain faktor harga, ia menyebut sejumlah keunggulan teknis lahan, antara lain:
  • Pengunduran Diri Sebagai Kepala Desa Akan Disampaikan Lewat Musdesus

Keputusan ini diambil di tengah dinamika pemerintahan desa yang tengah menjadi sorotan, khususnya terkait polemik antara kepala desa dan perangkat desa di Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon.

Bentuk Protes atas Pembatalan Lokasi Puskesmas II Cilongok

Saat dikonfirmasi, Saifuddin menegaskan bahwa pengunduran dirinya merupakan bentuk protes keras terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Banyumas, khususnya terkait pembatalan penetapan lokasi pembangunan Puskesmas II Cilongok.

“Pengunduran diri saya lakukan sebagai bentuk kekecewaan atas keputusan Pemkab Banyumas yang membatalkan penetapan lokasi pembangunan Puskesmas II Cilongok, padahal sudah disepakati dalam forum resmi,” ujar Saifuddin, Minggu (1/2/2026).

Penetapan Lokasi Diklaim Sudah Lewat Prosedur Resmi

Menurut Saifuddin, penetapan lokasi pembangunan puskesmas tersebut telah melalui mekanisme resmi pada 18 September 2025. Forum tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan, hingga dinas-dinas terkait di lingkungan Pemkab Banyumas.

Ia juga mengaku memiliki dokumen pendukung, berupa surat undangan dan perintah pelaksanaan Musyawarah Desa dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, yang tembusannya disampaikan kepada Bupati. Namun demikian, ia menilai proses lanjutan justru dilakukan tanpa keterbukaan.

“Hasil akhir kajian teknis tidak dipaparkan secara transparan. Seharusnya desa-desa yang dinyatakan layak diundang untuk mengikuti pemaparan tersebut,” ungkapnya.

Lahan Kasegeran Dinilai Lebih Efisien dan Strategis

Saifuddin juga membeberkan sejumlah alasan mengapa Desa Kasegeran dinilainya layak menjadi lokasi Puskesmas II Cilongok, termasuk dari sisi efisiensi anggaran.

Harga tanah di Kasegeran disebut berkisar Rp35 juta–Rp38 juta per ubin, jauh lebih murah dibandingkan lokasi lain yang mencapai Rp50 juta–Rp60 juta per ubin, sehingga berpotensi menghemat anggaran daerah secara signifikan.

Selain faktor harga, ia menyebut sejumlah keunggulan teknis lahan, antara lain:

  • Status lahan: Non-LSD (bukan lahan sawah dilindungi) dan siap bangun
  • Keamanan: Tidak memiliki riwayat banjir maupun longsor
  • Aksesibilitas: Berada di tepi jalan raya, dekat lapangan, sekolah, dan balai desa
  • Pengembangan: Cukup luas untuk puskesmas rawat inap dan area parkir memadai

Pengunduran Diri Sebagai Kepala Desa Akan Disampaikan Lewat Musdesus

Sebagai langkah lanjutan, Saifuddin menyatakan akan menyampaikan pengunduran dirinya secara resmi sebagai kepala desa melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Ia juga menyebut bahwa dalam pra-musdes, warga berharap Bupati Banyumas dapat hadir langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan memberikan penjelasan terkait kebijakan yang dipersoalkan.

Pengunduran diri Saifuddin ini diperkirakan akan menjadi perhatian luas, mengingat posisinya sebagai ketua paguyuban kepala desa dan dampaknya terhadap dinamika pemerintahan desa di Banyumas.

*Ikuti media sosial kami.

Resmikan Madrasah Diniyah Darul Anwar, Gus Yasin Apresiasi Gotong Royong Warga Bangun Pendidikan Agama
Coco Sheet Karya Warga Binaan Tembus China, Rutan Banjarnegara Dorong Pembinaan Berorientasi Pasar
Wisata Gratis di Purwokerto, Taman Rasam Jadi Spot Favorit Nonton Kereta Api dari Dekat
Dana Desa Menyusut, Kades Banyumas Sampaikan Aspirasi Langsung ke Gubernur
Jaringan Pengedar Obat Keras dan Psikotropika di Purwokerto Dibongkar, 2.612 Butir Disita
TAGGED:kepala desa
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article kampoeng kopi sugara Kampoeng Kopi Sugara Cilacap, Wisata Kebun Kopi Edukatif Bernuansa Alam di Perdesaan
Next Article Gubernur saat meninjau lokasi bencana Cuaca Ekstrem Belum Usai, Warga Diminta Siaga, 54 Bencana Terjang Jateng dalam Sebulan

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.