PROGRAM Kado Cinta Hari Donor Darah Sedunia 2026 PMI Banjarnegara menghadiahkan sepeda listrik kepada pendonor darah. Sebanyak 1.309 pendonor mengikuti pengundian sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian mereka menjaga ketersediaan stok darah.
Siapa tahu, niat tulus membantu sesama justru menghadirkan rezeki yang tak pernah disangka. Itulah yang dialami Susanto, warga Argasoka RT 02 RW 11, Banjarnegara, yang berhasil membawa pulang hadiah utama berupa sepeda listrik dalam program Kado Cinta Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day/WBDD) 2026 yang diselenggarakan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Banjarnegara.
Nama Susanto diumumkan sebagai pemenang hadiah utama melalui pengundian yang digelar secara terbuka dan disiarkan langsung melalui media sosial PMI Banjarnegara pada Senin (6/7/2026). Momen tersebut menjadi kejutan besar bagi pria yang selama ini rutin mendonorkan darah tanpa pernah berharap imbalan.
“Saya sama sekali tidak punya firasat apa pun. Selama ini saya donor darah dengan ikhlas dan memang sudah rutin datang ke UDD PMI Banjarnegara. Tidak pernah terpikir akan mendapatkan hadiah utama,” ungkap Susanto.
Hadiah untuk Istri, Donor Darah Tetap Jadi Prioritas
Bagi Susanto, hadiah sepeda listrik bukan sekadar keberuntungan, tetapi juga bentuk kebahagiaan yang ingin ia bagikan kepada keluarga.
Ia mengaku akan menghadiahkan sepeda listrik tersebut kepada sang istri sebagai ungkapan rasa syukur.
“Sepeda listrik ini saya hadiahkan untuk istri tercinta. Semoga bisa bermanfaat bagi keluarga kami. Terima kasih kepada PMI Banjarnegara,” katanya.
Meski telah meraih hadiah utama, Susanto menegaskan hal itu tidak akan mengubah niatnya untuk terus menjadi pendonor darah rutin.
Ia berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, menjadikan donor darah sebagai gaya hidup yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Tubuh terasa lebih segar, kesehatan juga lebih terpantau karena setiap donor selalu diperiksa terlebih dahulu. Yang terpenting, kita bisa membantu orang lain yang sedang membutuhkan darah,” ujarnya.
1.309 Pendonor Ikut Program Kado Cinta PMI Banjarnegara
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Banjarnegara, dr. Syarah Mutia Dewi, menjelaskan Program Kado Cinta merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah mendonorkan darah selama periode 1–30 Juni 2026, baik di Gedung UDD PMI maupun melalui layanan Mobile Unit.
Sebanyak 1.309 pendonor tercatat berhak mengikuti pengundian karena seluruh data donor telah masuk dalam aplikasi SIMDONDAR, sehingga proses pengundian berlangsung secara transparan, adil, dan akuntabel.
“Program ini adalah bentuk penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kepada para pendonor yang telah berkontribusi menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat Banjarnegara,” jelas dr. Syarah.
PMI Siapkan 98 Hadiah dari Sponsor dan Donatur
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor, PMI Kabupaten Banjarnegara menyiapkan 98 hadiah yang seluruhnya berasal dari dukungan sponsor dan para donatur.
Selain hadiah utama berupa sepeda listrik, tersedia pula berbagai hadiah menarik lainnya, seperti sepeda gunung, telepon seluler, televisi LED, kompor gas, oven listrik, dispenser, kipas angin, hingga beragam peralatan rumah tangga.
- Syarah menyampaikan penghargaan kepada seluruh sponsor dan donatur yang telah mendukung rangkaian kegiatan Hari Donor Darah Sedunia 2026.
“Terima kasih kepada seluruh sponsor dan para donatur yang telah menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan ini. Semoga kolaborasi yang sudah terjalin dapat terus berlanjut untuk mendukung berbagai kegiatan sosial PMI di Kabupaten Banjarnegara,” katanya.
PMI: Hadiah Hanya Bonus, Nilai Terbesar adalah Menyelamatkan Nyawa
Pelaksana Harian Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara, Noor Tamami, yang memimpin jalannya pengundian menegaskan bahwa hadiah bukanlah tujuan utama dalam kegiatan donor darah.
Menurutnya, penghargaan tersebut hanya bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah dengan sukarela berbagi darah demi menyelamatkan sesama.
“Hadiah ini hanyalah bonus. Bonus yang sesungguhnya adalah tubuh yang lebih sehat dan pahala yang terus mengalir karena telah ikut menyelamatkan nyawa sesama,” tegas Noor Tamami.
Ia berharap budaya donor darah semakin tumbuh di Kabupaten Banjarnegara sehingga kebutuhan darah di rumah-rumah sakit dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Selain menjaga ketersediaan stok darah, meningkatnya jumlah pendonor juga dinilai mampu memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“PMI tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan masyarakat, para relawan, sponsor, dan seluruh mitra menjadi kekuatan utama untuk terus menghadirkan aksi-aksi kemanusiaan bagi Banjarnegara,” ujarnya.
*Ikuti media sosial kami.
