Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Kebangkitan Desa Wisata Dawuhan Disambut Antusias Wisatawan Usai Diterjang Bencana
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Kebangkitan Desa Wisata Dawuhan Disambut Antusias Wisatawan Usai Diterjang Bencana
Banjarnegara

Kebangkitan Desa Wisata Dawuhan Disambut Antusias Wisatawan Usai Diterjang Bencana

Afifah Anis CH
Last updated: 26 Maret 2026 14:02
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
desa wisata dawuhan bangkit setelah diterjang bencana
Desa Wisata Dawuhan bangkit usai diterjang bencana banjir. (dok. Kominfo)
SHARE

SEMPAT Rusak akibat diterjang bencana banjir, Desa Wisata Dawuhan di Kecamatan Wanayasa kembali menggeliat. Momentum libur Idulfitri 1447 Hijriah menjadi titik balik kebangkitan destinasi yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hal ini ditandai dengan lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan.

Contents
  • Pasar Renggang dan Kuliner Tradisional Jadi Magnet Utama Desa Wisata Dawuhan
  • Wahana Wisata Keluarga Kian Lengkap dan Atraktif
  • Pulih Berkat Gotong Royong dan Peran Pokdarwis
  • Dorong Ekonomi Desa, Mulai Dilirik Wisatawan Mancanegara

Dalam empat hari pasca-Lebaran, jumlah pengunjung Desa Wisata Dawuhan ini tercatat mencapai rata-rata 3.000 orang per hari. Mayoritas wisatawan berasal lokal dan beberapa daerah di dalam negeri yang ingin menikmati suasana pedesaan yang asri, sejuk, dan sarat kearifan lokal.

Lonjakan ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata desa yang sebelumnya sempat terpuruk akibat kerusakan fasilitas.

Pasar Renggang dan Kuliner Tradisional Jadi Magnet Utama Desa Wisata Dawuhan

Salah satu daya tarik unggulan Desa Wisata Dawuhan adalah Pasar Renggang, yang mengusung konsep pasar tradisional dengan sajian kuliner khas daerah.

Beragam makanan tradisional tersedia, mulai dari bakmi Jawa, mi ayam, nasi jagung, hingga aneka jajanan seperti onde-onde, pecel, bakwan, dan rujak. Selain itu, kuliner khas seperti klepon, intip, dan bubur srintil menjadi favorit pengunjung.

Bubur srintil bahkan dikenal sebagai menu ikonik yang wajib dicicipi saat berkunjung ke kawasan ini, sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian kuliner tradisional lokal.

Wahana Wisata Keluarga Kian Lengkap dan Atraktif

Tidak hanya kuliner, Desa Wisata Dawuhan juga menghadirkan berbagai wahana rekreasi yang ramah keluarga. Kolam renang dengan wahana hujan busa yang sempat viral di media sosial menjadi primadona, khususnya bagi anak-anak.

Selain itu, tersedia playground serta kereta wisata yang mengajak pengunjung berkeliling desa. Aktivitas tubing di aliran Sungai Panaraban juga menjadi pilihan menarik, meski pelaksanaannya tetap memperhatikan kondisi cuaca demi keamanan.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Eryantho Arief, menilai konsep wisata yang memadukan alam dan tradisi menjadi kekuatan utama Dawuhan.

“Lingkungan di tepi sungai menghadirkan suasana sejuk dan nyaman, sangat cocok untuk wisata keluarga,” ujarnya.

Pulih Berkat Gotong Royong dan Peran Pokdarwis

Sebelumnya, Desa Wisata Dawuhan terdampak banjir yang menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas wisata dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Namun, berkat kerja keras Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bersama masyarakat, berbagai fasilitas berhasil dipulihkan secara bertahap. Kebangkitan ini tidak lepas dari semangat gotong royong warga setempat.

Pengelola Pokdarwis, Supri, menyebut pengelolaan berbasis pemberdayaan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengembangan wisata desa.

“Saat ini ada sekitar 15 karyawan inti. Saat libur, kami menambah tenaga kerja untuk meningkatkan pelayanan,” katanya.

Dorong Ekonomi Desa, Mulai Dilirik Wisatawan Mancanegara

Pengelolaan wisata yang memanfaatkan aset desa terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pendapatan yang diperoleh kembali dialokasikan untuk pengembangan fasilitas dan peningkatan kualitas layanan.

Menariknya, meski masih didominasi wisatawan domestik, Desa Wisata Dawuhan mulai menarik perhatian wisatawan mancanegara. Hal ini membuka peluang besar bagi pengembangan pariwisata ke depan.

Dengan perpaduan alam yang asri, kekayaan kuliner tradisional, serta konsep wisata berbasis masyarakat, Desa Wisata Dawuhan kini kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Banjarnegara untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga.

*Ikuti media sosial kami.

Bukan Sekadar Berdoa Minta Hujan, PLN UBP Mrica Soroti Pentingnya Menjaga DAS Serayu
Bupati Amalia Dorong BUMDesma Banjarnegara Inovatif dan Patuh Regulasi
Kirab 1.000 Tenong di Sirukun, Tradisi Syukur Hasil Bumi yang Perkuat Kebersamaan
Wisata Tersembunyi Banjarnegara: Karanggemantung Stone Park hingga Curug Pitu
Pengobatan Gratis PMI Banjarnegara Diserbu Warga, Ratusan Peserta Periksa Kesehatan
TAGGED:desa wisata waduhanlibur lebaranwisata banjarnegarawisata diterjang bencana
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article halalbihalal bareng kepala daerah dan disabilitas Halalbihalal di Kantor Gubernur, Ahmad Luthfi Rangkul Disabilitas dan Kepala Daerah Perkuat Sinergitas
Next Article Wagub tinjau masjid bersejarah di Boyolali Masjid Bersejarah Berusia 100 Tahun di Boyolali Terbakar, Wagub Jateng Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.