KABARBANYUMASRAYA.COM – Sebanyak 7.990 atlet dari 35 kabupaten/kota siap berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov Jateng) XVII 2026. Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini tidak hanya menjadi arena pembuktian prestasi, tetapi juga ditargetkan menjadi wadah menemukan bibit atlet untuk prestasi nasional dan internasional.
Para atlet tersebut akan didampingi 1.911 ofisial dan bersaing memperebutkan 2.769 medali dari 58 cabang olahraga.
Porprov Jateng 2026 Jadi Tahapan Pembinaan Atlet
Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Panitia Besar Porprov Jateng ke XVII, Taj Yasin Maimoen, mengatakan Porprov harus dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Hal itu disampaikan saat membuka Chef de Mission Meeting Porprov Jateng di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (2/10/2026).
Menurut Taj Yasin, seluruh kabupaten/kota perlu memiliki misi yang sama, yakni menyukseskan penyelenggaraan sekaligus menemukan atlet potensial yang dapat diproyeksikan ke jenjang lebih tinggi.
“Tujuan kita adalah menyatukan misi bahwa kita ingin sukses dalam agenda Porprov ke-17 dan juga sukses membina para atlet kita dari bibit-bibit atlet, sehingga ke depan kita bisa menambah medali untuk Indonesia,” ujar Taj Yasin.
Ia menilai potensi atlet Jawa Tengah sudah terlihat dari sejumlah capaian di level internasional. Pada Asian Games 2026, atlet asal Jawa Tengah turut menyumbangkan medali bagi Indonesia.
Taj Yasin menyebut dua dari lima medali emas Indonesia berasal dari atlet Jawa Tengah. Selain itu, kontingen Jawa Tengah juga menyumbang medali perak dari cabang menembak serta dua medali perunggu dari wushu.
Target Pembinaan Mengarah ke PON 2028
Taj Yasin menegaskan pembinaan atlet tidak boleh berhenti setelah Porprov berakhir. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi salah satu tahapan untuk mempersiapkan atlet menuju PON 2028.
Ia juga berharap seluruh 35 kabupaten/kota dapat bergerak bersama dalam membangun prestasi olahraga Jawa Tengah.
Kesuksesan Porprov Jateng tahun 2026, lanjutnya, juga diharapkan dapat menunjukkan kesiapan Jawa Tengah apabila mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah PON pada masa mendatang.
“Goal-nya pada PON tahun 2028. Kita berharap ketika sukses dalam perhelatan ini, kita bisa dilirik menjadi tuan rumah PON berikutnya,” katanya.
Masyarakat Diajak Ramaikan Porprov Jateng
Selain prestasi olahraga, penyelenggaraan Porprov Jateng ini diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Pergerakan atlet, ofisial, suporter, dan masyarakat selama kompetisi diperkirakan turut menggerakkan sektor ekonomi di daerah.
Sebagian pertandingan berlangsung di wilayah Semarang Raya. Karena itu, Taj Yasin mengajak masyarakat ikut menyaksikan dan mendukung para atlet.
“Saya mengajak bukan hanya masyarakat olahraga saja, tetapi seluruh elemen masyarakat, khususnya yang ada di Semarang Raya. Yuk, kita ramaikan dan kita sukseskan bersama,” ajaknya.
Chef de Mission Diminta Jaga Kebutuhan dan Mental Atlet
Dalam Chef de Mission Meeting, Taj Yasin juga menekankan peran penting pimpinan kontingen kabupaten/kota. Chef de Mission (CdM) tidak hanya memastikan kebutuhan atlet terpenuhi, tetapi juga menjadi penghubung antara kontingen dan panitia.
Kebutuhan yang harus dipastikan antara lain akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, hingga berbagai keperluan selama pertandingan.
CdM juga diminta ikut menjaga kondisi mental atlet, terutama ketika menghadapi tekanan selama kompetisi.
“Ketika mental mereka turun, kita sekaligus menjadi motivator untuk para atlet. Ini yang harus kita bantu dan kita tekankan pada acara kali ini,” katanya.
Porprov Jateng XVII Mulai 20 Oktober 2026
Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto Dwiatmoko mengatakan Chef de Mission Meeting menjadi forum untuk menyamakan persepsi seluruh kontingen.
Berbagai aspek dibahas, mulai dari kesiapan venue, akomodasi, konsumsi, transportasi, keamanan, kesehatan, perangkat pertandingan hingga pelayanan bagi peserta.
“Kami berharap seluruh peserta, khususnya Chef de Mission kontingen kabupaten/kota, memperoleh gambaran yang jelas mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov,” ujar Sudjarwanto.
Porprov Jateng XVII 2026 dijadwalkan mulai mempertandingkan sejumlah cabang olahraga pada 20 Oktober 2026. Pembukaan resmi berlangsung 25 Oktober 2026, sedangkan seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai pada 30 Oktober 2026.
