Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: PPD 2026: Jawa Tengah Masuk Tiga Besar Nasional, Kendal Terbaik 1 Kabupaten
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > PPD 2026: Jawa Tengah Masuk Tiga Besar Nasional, Kendal Terbaik 1 Kabupaten
JatengNasional

PPD 2026: Jawa Tengah Masuk Tiga Besar Nasional, Kendal Terbaik 1 Kabupaten

Reza Sanjaya
Last updated: 30 September 2026 19:12
By Reza Sanjaya
3 Min Read
Share
Jawa Tengah meraih Terbaik 3 PPD 2026 kategori provinsi. Kabupaten Kendal menjadi Terbaik 1 kategori kabupaten dan Kota Pekalongan Terbaik 3 kategori kota
Jawa Tengah meraih Terbaik 3 PPD 2026 kategori provinsi. Kabupaten Kendal menjadi Terbaik 1 kategori kabupaten dan Kota Pekalongan Terbaik 3 kategori kota. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

“Jawa Tengah masuk tiga besar provinsi dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD 2026). Kendal meraih terbaik pertama kategori kabupaten dan Kota Pekalongan terbaik ketiga kategori kota”.

Contents
  • Jawa Tengah Andalkan Program yang Berdampak ke Masyarakat
  • Penilaian PPD 2026 Berlangsung dalam Beberapa Tahap
  • Kendal dan Kota Pekalongan Juga Raih Penghargaan
  • PPD Bukan Sekadar Penghargaan

KABARBANYUMASRAYA.COM– Jawa Tengah kembali mencatatkan capaian dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD 2026). Jawa Tengah meraih Terbaik 3 kategori provinsi, sementara Kabupaten Kendal meraih Terbaik 1 kategori kabupaten dan Kota Pekalongan masuk Terbaik 3 kategori kota.

Penghargaan tersebut diterima Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang mewakili Gubernur Ahmad Luthfi di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

PPD merupakan penghargaan yang menilai kualitas perencanaan sekaligus pelaksanaan pembangunan daerah. Penilaian mencakup dokumen perencanaan, capaian pembangunan, pelaksanaan program, hingga inovasi daerah.

Jawa Tengah Andalkan Program yang Berdampak ke Masyarakat

Taj Yasin mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Menurut dia, perencanaan pembangunan harus diterjemahkan menjadi program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

Salah satu program yang menjadi bagian dari paparan Jawa Tengah dalam PPD 2026 adalah Speling (Spesialis Keliling). Program tersebut dikembangkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dokter spesialis.

“Ini selaras dengan pemerintah pusat yaitu cek kesehatan gratis. Lalu kita kuatkan dengan spesialisnya,” ujar Taj Yasin.

Penilaian PPD 2026 Berlangsung dalam Beberapa Tahap

Kepala Bappeda Jawa Tengah Yusmanto menjelaskan, penilaian PPD tidak berhenti pada kualitas dokumen perencanaan. Tim penilai juga melihat pencapaian pembangunan, pelaksanaan program, serta inovasi yang dijalankan pemerintah daerah.

Proses penilaian berlangsung sejak Februari hingga Agustus 2026. Pada tahapan akhir, Gubernur Ahmad Luthfi turut memimpin langsung tim Pemprov Jateng dalam menjawab pertanyaan dari tim penilai.

Yusmanto mengatakan capaian tersebut menunjukkan pentingnya memastikan perencanaan pembangunan dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satunya melalui pembangunan yang inklusif, dengan pertumbuhan ekonomi diarahkan untuk membuka lapangan kerja sekaligus mendukung penurunan kemiskinan dan kesenjangan.

Kendal dan Kota Pekalongan Juga Raih Penghargaan

Selain capaian tingkat provinsi, dua daerah Jawa Tengah juga mencatat hasil dalam PPD 2026.

Kabupaten Kendal meraih Terbaik 1 kategori kabupaten, sedangkan Kota Pekalongan meraih Terbaik 3 kategori kota. Sebelumnya, Kendal juga menjadi daerah yang mewakili Jawa Tengah dalam penilaian PPD tingkat nasional setelah meraih predikat terbaik pada tingkat provinsi.

Capaian tersebut menambah catatan Jawa Tengah dalam ajang PPD. Pada 2019, Jawa Tengah juga pernah meraih predikat terbaik pertama kategori provinsi.

PPD Bukan Sekadar Penghargaan

Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan PPD yang telah diselenggarakan sejak 2011 tidak semata-mata ditujukan sebagai ajang penghargaan.

Menurutnya, apresiasi tersebut diharapkan menjadi pemacu pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Dengan masuknya Jawa Tengah dalam tiga besar PPD 2026, pemerintah provinsi kembali mendapat evaluasi sekaligus apresiasi atas proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang dijalankan sepanjang periode penilaian.

Jelang Kejuaraan Dunia, Atlet Pencak Silat Rizky Mieko Berpamitan ke Bupati Banjarnegara
Simbol Perdamaian, 2.570 Lentera Terangi Langit Borobudur di Waisak 2570 BE
Wagub Taj Yasin Pastikan Jateng Siap Jadi Jalur Utama Arus Mudik 2026
Gubernur Jateng Gencarkan “Ngontel Meng Kantor”, Dorong ASN Hidup Hemat Energi
Infrastruktur Jalan dan Jembatan Jadi Prioritas Pemprov Jawa Tengah Tahun 2026
TAGGED:ahmad luthfiJawa Tengah terbaik 3 PPD 2026Kabupaten Kendal PPD 2026Kota Pekalongan PPD 2026Penghargaan Pembangunan Daerah 2026Speling Jatengtaj yasin
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Raperda APBD 2027 memproyeksikan pendapatan daerah Rp2,071 triliun, dengan target PAD Purbalingga Rp440,46 miliar. Sejumlah fraksi meminta peningkatan pendapatan dilakukan tanpa mengorbankan daya beli masyarakat. DPRD Dorong PAD Purbalingga Naik, Masyarakat Jangan Dibebani
Next Article Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, melakukan audiensi langsung dengan Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, terkait penerapan manmajemen talenta ASN di Kantor BKN Pusat, Jakarta.(Foto: Pemkab Banyumas) Banyumas Kantongi Persetujuan BKN, Manajemen Talenta ASN Segera Diterapkan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.