Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Waspada Longsor! 250 Warga Banjarnegara Ikuti Simulasi Bencana Jelang Musim Hujan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Waspada Longsor! 250 Warga Banjarnegara Ikuti Simulasi Bencana Jelang Musim Hujan
Banjarnegara

Waspada Longsor! 250 Warga Banjarnegara Ikuti Simulasi Bencana Jelang Musim Hujan

Afifah Anis CH
Last updated: 15 September 2026 18:29
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Waspada longsor, Polres Banjarnegara bersama BPBD gelar simulasi
Waspada longsor, Polres Banjarnegara bersama BPBD gelar simulasi jelang musim penghujan. (dok. Humas Polres Banjarnegara)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Menjelang musim penghujan, ancaman tanah longsor di wilayah perbukitan Banjarnegara kembali menjadi perhatian. Warga diminta tidak menunggu bencana terjadi untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Contents
  • Warga Diminta Kenali Tanda-Tanda Longsor
  • Dusun Klesem Pernah Dilanda Pergerakan Tanah
  • BPBD Beri Edukasi hingga Simulasi Evakuasi
  • Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Bencana

Pesan tersebut disampaikan Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi saat memimpin Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Tanah Longsor di Lapangan Desa Ambal, Kecamatan Karangkobar, Selasa (15/9/2026).

Sekitar 250 warga mengikuti kegiatan yang melibatkan TNI-Polri, BPBD, pemerintah desa dan kecamatan, Linmas, relawan, Damkar, Perhutani, Puskesmas, pelajar hingga berbagai unsur masyarakat.

Warga Diminta Kenali Tanda-Tanda Longsor

Kapolres mengatakan kondisi geografis wilayah perbukitan dengan kontur tanah yang labil membuat sejumlah kawasan memiliki risiko longsor lebih tinggi, terutama saat curah hujan meningkat.

“Wilayah Dukuh Klesem Desa Ambal Kecamatan Karangkobar ini berada di daerah perbukitan dengan kontur tanah yang labil. Ditambah saat ini kita akan memasuki musim penghujan, sehingga potensi terjadinya bencana tanah longsor perlu kita waspadai bersama,” katanya.

Menurut Aruma, sosialisasi dan simulasi tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Pengetahuan mengenai kebencanaan harus menjadi kebiasaan agar masyarakat mampu mengambil keputusan dengan cepat ketika kondisi darurat terjadi.

Ada empat hal yang ditekankan kepada warga, yakni mengenali tanda awal bencana, melakukan pencegahan, meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan evakuasi, serta memperkuat sinergi antarelemen.

Kapolres juga menyerahkan kentongan secara simbolis kepada Linmas. Sarana sederhana tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai bagian dari sistem peringatan dini di lingkungan masyarakat.

Dusun Klesem Pernah Dilanda Pergerakan Tanah

Kepala Desa Ambal Supriyanto mengatakan Dukuh Klesem dipilih sebagai lokasi kegiatan karena berdasarkan hasil mitigasi terdapat potensi kerawanan pergerakan tanah.

Riwayat kejadian juga menjadi perhatian. Kondisi serupa pernah terjadi pada 2014. Kemudian pada 2023 ditemukan retakan tanah di bukit bagian atas Dusun Klesem dengan panjang sekitar 75 meter dan kedalaman mencapai 40 sentimeter.

Retakan tersebut kemudian ditangani melalui gotong royong masyarakat bersama dukungan instansi terkait dengan melakukan pengurukan.

“Melalui gotong royong bersama dan dukungan instansi terkait, retakan tersebut kemudian dilakukan pengurukan. Pemerintah Desa Ambal juga terus berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan langkah-langkah penanggulangan bencana,” ujar Supriyanto.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa kewaspadaan harus terus dibangun, terutama ketika hujan mulai intensif mengguyur kawasan perbukitan.

BPBD Beri Edukasi hingga Simulasi Evakuasi

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Banjarnegara memberikan edukasi mengenai penanganan bencana secara menyeluruh, mulai dari tahap pra-bencana, saat bencana hingga pascabencana.

Edukasi kemudian dilanjutkan dengan simulasi penanganan tanah longsor. Masyarakat bersama unsur terkait diperlihatkan bagaimana sistem peringatan dini, proses evakuasi dan koordinasi dilakukan ketika terjadi kondisi darurat.

Simulasi tersebut diharapkan membuat warga tidak panik dan mampu mengambil langkah penyelamatan secara cepat dan tepat ketika menghadapi ancaman longsor.

Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Bencana

Kapolres mengingatkan penanganan bencana tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Kesiapsiagaan membutuhkan kepedulian dan kerja sama antara pemerintah, aparat, relawan dan masyarakat.

Ia juga memperkenalkan filosofi DAWET AYU sebagai gambaran kehidupan masyarakat yang aman, tertib dan sejahtera, yakni Damai masyarakatnya, Welas asih warganya, Tertib lingkungannya, Aman kota/desanya, serta Yang unggul adabnya.

Melalui sosialisasi dan simulasi tersebut, Polres Banjarnegara bersama BPBD dan seluruh unsur terkait memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana longsor. Harapannya, masyarakat tidak hanya mengetahui risiko, tetapi juga mampu bertindak cepat ketika tanda-tanda bencana mulai muncul.

*Ikuti media sosial kami.

Sidang TPP Rutan Banjarnegara, 7 WBP Diusulkan Ikuti Program Integrasi
Tak Mau Putus, Pria di Banjarnegara Sebar Video Syur Sang Mantan ke Medsos
Gus Wakhid Ajak Warga Binaan Rutan Banjarnegara Menjemput Hidayah di Bulan Ramadan
145 Warga Binaan Rutan Banjarnegara Jalani Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Penyakit
Gerakan “Batur Zero Miras” Lahir dari Aspirasi Masyarakat
TAGGED:ancaman longsorbpbd banjarnegaralongsorPolres Banjarnegarasimulasiwaspada bencana
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Penyandang tuli saat mengikuti lomba tartil Al-Qur'an dalam MTQ Nasional Sejarah Baru di MTQ Nasional, Penyandang Tuli Ikut Tartil Al-Qur’an Isyarat
Next Article Gubernur Ahmad Luthfi saat bertemu dengan Investor Dubai yang siap menanamkan modalnya di Jawa Tengah. (dok. Pemprov Jateng) Investor Dubai Siapkan Rp5 Triliun untuk Bangun Mini Refinery di Jepara

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.