KABARBANYUMASRAYA.COM – Pelatihan membekali pelaku usaha mitra binaan dengan kemampuan menghitung HPP, menghemat energi, dan memperkuat legalitas merek.
PLN Indonesia Power UBP Mrica terus mendorong pelaku usaha binaannya agar tidak berhenti pada keberlangsungan usaha, tetapi mitra binaan ini mampu berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.
Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan peningkatan kapasitas usaha yang digelar di Kantor PLN Indonesia Power UBP Mrica, Banjarnegara. Sejumlah mitra binaan seperti Serayu Network, SWP Dadi Mulya, Bamba Mulya, dan Mrica Corner turut mengikuti kegiatan tersebut.
Pelatihan melibatkan Ekonomi Kreatif (EKRAF) Banjarnegara serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Banjarnegara.
Mitra Binaan Dibekali Strategi Kelola Biaya Usaha
Materi pelatihan bagi para mitra binaan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha dalam menjalankan bisnis sehari-hari.
Salah satu materi yang diberikan adalah efisiensi energi. Pelaku usaha didorong menggunakan energi secara lebih efektif sehingga konsumsi dapat dikendalikan dan biaya operasional menjadi lebih efisien.
Selain itu, peserta mendapat pembekalan mengenai Harga Pokok Penjualan (HPP). Kemampuan menghitung HPP secara tepat dinilai penting agar pelaku usaha memahami struktur biaya produksi dan tidak keliru dalam menetapkan harga jual.
Dengan pengelolaan biaya yang lebih terukur, pelaku usaha diharapkan mampu mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat sekaligus menjaga keberlanjutan usaha.
Legalitas Merek Jadi Modal Tembus Pasar
Pelatihan juga memberikan perhatian pada aspek legalitas merek. Pelaku usaha dibekali pemahaman mengenai pentingnya melindungi identitas bisnis dan produk yang dikembangkan.
Legalitas merek menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk ketika mulai memasuki pasar yang lebih luas.
Manager Administrasi PLN Indonesia Power UBP Mrica, Kusharyanto, mengatakan program pendampingan harus disesuaikan dengan kebutuhan nyata para mitra binaan.
“Harapannya pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat yang bisa langsung diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari,” ujar Kusharyanto.
PLN Indonesia Power Perkuat Kemandirian UMKM
Kusharyanto menilai pemahaman mengenai efisiensi energi, HPP, dan legalitas merek dapat menjadi bekal penting bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis.
“Kami ingin mitra memiliki bekal yang lebih baik dalam mengelola usaha dan mengambil keputusan. Dengan penguatan ini, kami berharap mitra binaan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Keterlibatan EKRAF Banjarnegara dan Disperindagkop turut memperkuat kolaborasi dalam pengembangan kapasitas mitra binaan.
PLN Indonesia Power UBP Mrica memastikan pendampingan akan terus diarahkan pada peningkatan kapasitas dan kemandirian pelaku usaha.
Melalui pembinaan berkelanjutan, mitra binaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan bisnis, memperkuat identitas produk, serta membuka akses ke pasar yang lebih luas.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN Indonesia Power UBP Mrica untuk menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih nyata bagi mitra binaan dan masyarakat di sekitarnya.
*Ikuti media sosial kami.
