Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Gencarkan Layanan Kesehatan Ternak Keliling untuk Menjamin Kesehatan Hewan Kurban
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Gencarkan Layanan Kesehatan Ternak Keliling untuk Menjamin Kesehatan Hewan Kurban
JatengBanjarnegara

Gencarkan Layanan Kesehatan Ternak Keliling untuk Menjamin Kesehatan Hewan Kurban

Afifah Anis CH
Last updated: 16 April 2026 12:25
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Pantau kesehatan ternak melalui program healing
Jelang Idul Adha, Pemrpov Gencarkan program Healing untuk pastikan kesehatan ternak. (dok. Pemprov)
SHARE

MENJELANG Hari Raya Iduladha 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pengawasan kesehatan ternak melalui program layanan kesehatan hewan keliling atau healing. Langkah ini dilakukan guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular.

Contents
  • Populasi Ternak Besar, Pengawasan Diperketat
  • Program “Healing” Jadi Solusi Jemput Bola
  • Efektif Pantau Kesehatan Ternak dan Tekan Kasus PMK
  • Pengawasan Perbatasan Diperketat
  • Peternak Sambut Positif Program
  • Harapan Jelang Iduladha

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung meninjau pelaksanaan program tersebut di sejumlah wilayah, termasuk pemeriksaan ternak di Kabupaten Banjarnegara dan Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.

“Pengecekan dilakukan di berbagai wilayah Jawa Tengah, terutama menjelang Iduladha karena kebutuhan hewan kurban meningkat signifikan,” ujarnya.

Populasi Ternak Besar, Pengawasan Diperketat

Berdasarkan data tahun 2026, populasi ternak di Jawa Tengah mencapai sekitar 6,3 juta ekor. Rinciannya meliputi 1,32 juta sapi potong, 23 ribu kerbau, 3,7 juta kambing, dan 1,33 juta domba.

Sementara itu, kebutuhan hewan kurban tahun ini diperkirakan mencapai 593 ribu ekor. Dengan jumlah yang besar tersebut, pemerintah menilai pengawasan kesehatan ternak menjadi langkah krusial untuk mencegah potensi wabah penyakit.

“Kami tidak ingin saat Iduladha justru muncul kasus penyakit menular. Semua ternak harus dipastikan dalam kondisi sehat,” katanya.

Program “Healing” Jadi Solusi Jemput Bola

Program layanan kesehatan hewan keliling merupakan inovasi dari Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah sebagai pelengkap layanan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang telah tersedia di 35 kabupaten/kota.

Melalui program ini, tenaga medis hewan turun langsung ke kandang peternak, termasuk di wilayah terpencil. Layanan yang diberikan pun beragam dan gratis, mulai dari:

  • Pemeriksaan kesehatan ternak
  • Pengobatan
  • Vaksinasi
  • Pemeriksaan kebuntingan menggunakan ultrasonografi (USG)

“Dokter hewan datang langsung ke kandang tanpa biaya. Ini penting agar kesehatan ternak terus terpantau,” jelasnya.

Efektif Pantau Kesehatan Ternak dan Tekan Kasus PMK

Sejak diluncurkan pada Februari 2026, program ini terbukti efektif dalam menekan penyebaran penyakit dan memantau kesehatan ternak, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Hingga pertengahan April 2026, tercatat hanya 10 kasus PMK di Jawa Tengah dan seluruhnya berhasil ditangani dengan cepat.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, menyebut bahwa program ini juga mengedepankan deteksi dini serta respons cepat terhadap laporan peternak.

Pengawasan Perbatasan Diperketat

Selain layanan kesehatan, pemerintah juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak di wilayah perbatasan untuk mencegah masuknya penyakit dari luar daerah.

“Pos pengawasan telah disiapkan di perbatasan untuk memastikan setiap ternak yang masuk dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Peternak Sambut Positif Program

Program ini mendapat sambutan positif dari para peternak, termasuk di Kabupaten Banjarnegara. Widodo, salah satu peternak sapi, mengaku merasa terbantu dengan adanya layanan tersebut.

“Bayang-bayang PMK masih ada. Dengan layanan ini, kami lebih tenang. Harapannya bisa lebih sering dilakukan,” katanya.

Harapan Jelang Iduladha

Masyarakat berharap program layanan kesehatan hewan keliling dapat terus ditingkatkan, sehingga kesehatan ternak tetap terjaga dan keamanan hewan kurban bagi masyarakat dapat terjamin saat Iduladha mendatang.

*Ikuti media sosial kami.

Hari Jadi Ke-81 Jateng, Beasiswa Santri Buka Jalan untuk Menggapai Cita-Cita
Jelang Mudik Lebaran 2026, Ahmad Luthfi Targetkan Jalan Jateng Bebas Keluhan
Limbah Cucian Pasir Putih di Banjarnegara Jadi Bata Merah, Target Kurangi Timbunan 70 Persen
Jateng Bidik Investasi India, Tawarkan Ekonomi Hijau hingga Industri Medis Bernilai Strategis
Tren Suspek Campak Meningkat, Tiga Daerah Masuk KLB, Pemprov Jateng Perkuat Imunisasi dan Edukasi
TAGGED:healinghewan kurbankesehatan ternak
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sekda ajak ASN jadi bapak asuh penerima Beasiswa ke Korsel Sekda Ajak ASN Jadi Bapak Asuh Bagi 62 Penerima Beasiswa ke Korsel
Next Article Dekem menjadi satu solusi tangani krisis air irigasi petani Atasi Krisis Air Irigasi, Warga Pasang Dekem di Sungai Merawu

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.