Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Waspada WhatsApp Palsu Catut Nama Sekda Kebumen, Modusnya Minta Uang
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Waspada WhatsApp Palsu Catut Nama Sekda Kebumen, Modusnya Minta Uang
Jateng

Waspada WhatsApp Palsu Catut Nama Sekda Kebumen, Modusnya Minta Uang

Afifah Anis CH
Last updated: 9 September 2026 15:49
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Penipuan modus jual beli jabatan catut nama Sekda Kebumen
Sekda Kebumen memberikan klarifikasi resmi terkait pencatutan namanya untuk penipuan.(Foto: Prokompim Setda Kebumen)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM–Sekda Kebumen Edi Rianto mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pesan WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya. Pelaku menggunakan foto profil Sekda untuk menjalankan modus penipuan terkait dana hibah, bantuan tempat ibadah, hingga promosi jabatan ASN.

Contents
  • Modus Penipuan Dana Hibah dan ADD
  • Penipu Catut Nama Sekda Kebumen Juga Jual Janji Promosi Jabatan ASN
  • Pemkab Kebumen Koordinasi dengan Polisi

Untuk itu, dia meminta masyarakat Kabupaten Kebumen untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mencatut nama dan foto profil Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen Edi Rianto.

Dalam dua pekan terakhir, pengaduan mengenai akun WhatsApp palsu tersebut semakin banyak diterima. Pelaku menyasar warga, pengurus tempat ibadah, pemerintah desa, hingga aparatur sipil negara (ASN).

Edi menegaskan dirinya tidak pernah menghubungi masyarakat secara pribadi untuk menawarkan bantuan, mengurus dana hibah, meminta transfer uang, maupun menjanjikan mutasi atau promosi jabatan.

Modus Penipuan Dana Hibah dan ADD

Salah satu modus yang digunakan pelaku adalah mengaku telah mencairkan dana hibah dari Bagian Kesra Pemkab Kebumen. Korban kemudian diberitahu terjadi kelebihan transfer dan diminta mengembalikan uang ke rekening tertentu.

Modus lainnya, pelaku meminta uang muka dengan dalih biaya pajak pencairan bantuan atau Alokasi Dana Desa (ADD).

Edi menegaskan mekanisme penyaluran bantuan pemerintah dilakukan melalui prosedur resmi dan sistem perbankan.

“Pajak hanya dibayarkan setelah transfer dari pemerintah diterima pihak penerima manfaat. Jika terjadi kekeliruan nominal, sistem Bank Jateng akan melakukan pendebitan ulang secara otomatis,” katanya.

Menurutnya, penerima hibah Pemkab Kebumen jumlahnya mencapai sekitar 200 pihak setiap tahun. Karena itu, tidak masuk akal jika Sekda menghubungi penerima bantuan satu per satu melalui pesan pribadi.

Penipu Catut Nama Sekda Kebumen Juga Jual Janji Promosi Jabatan ASN

Tak hanya menyasar penerima bantuan, pelaku juga menggunakan nama Sekda Kebumen untuk menawarkan mutasi maupun promosi jabatan ASN. Dengan menggunakan foto pejabat dalam profil WhatsApp, pelaku berusaha meyakinkan calon korban bahwa proses pengangkatan atau pemindahan jabatan dapat dibantu.

Edi menegaskan manajemen kepegawaian di Pemkab Kebumen menerapkan sistem merit. Promosi, mutasi, dan penempatan ASN ditentukan berdasarkan kinerja serta kebutuhan organisasi. Sehingga oknum yang mengatasnamakan Sekda Kebumen dan menawarkan jabatan jelas penipuan.

“Prosesnya dilakukan melalui mekanisme yang berlaku dan tidak dapat diintervensi oleh pihak tertentu,” tegasnya.

Pemkab Kebumen Koordinasi dengan Polisi

Aksi penipuan yang mengatasnamakan Sekda tersebut disebut telah berlangsung sekitar tiga bulan. Pemkab Kebumen kini berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika serta Polres Kebumen untuk mengungkap pelaku.

Edi meminta masyarakat tidak langsung merespons pesan yang meminta uang atau menawarkan bantuan dan jabatan.

Jika menerima pesan mencurigakan, warga diminta melakukan verifikasi melalui instansi terkait:

  • Bantuan hibah dan tempat ibadah: Bagian Kesra Pemkab Kebumen.
  • Alokasi Dana Desa (ADD): Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
  • Mutasi atau jabatan ASN: Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan dugaan penipuan kepada pihak berwajib agar tidak semakin banyak korban.

Pesan utama Pemkab Kebumen: jangan transfer uang hanya karena menerima pesan WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat. Pastikan informasi melalui saluran resmi sebelum mengambil tindakan.

*Ikuti media sosial kami.

45 Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional II Jateng Lulus, Pemprov Minta Inovasi Tak Berhenti
Samsat Corner Juwana Resmi Dibuka, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah di Pati
Dorong Muria Trail Run 2026 Jadi Ikon Sport Tourism Jateng
Dari Dua Sapi, Peternak Milenial di Purworejo Tembus Pasar Premium
Desa Mandiri di Jateng Meningkat, Bukti Kebijakan Pembangunan Desa Berjalan Efektif
TAGGED:modus hibah dan jabatanpenipuan catut nama sekdasekda kebumen
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono sebut TKA SD bukan sekadar mengejar nilai akhir. Hal ini diungkapkan dalam Talkshow Sukses Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SD TKA SD di Banyumas Tak Boleh Hanya Kejar Nilai Akhir, Ini Pesan Bupati Sadewo
Next Article Jateng belajar digitalisasi pariwisata dan desa wisata ke Jogjakarta Belajar dari DIY, PKA VII Jateng Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Desa Wisata

Berita Terbaru

Selam
Tim Selam Banyumas Raih 8 Medali di Porprov Jateng 2026, Ini Daftar Atletnya
Banyumas Jateng
BPBD
BPBD Cilacap Salurkan 9,8 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Cilacap
Tiga perusahaan menyatakan minat investasi di Purbalingga melalui Business Forum 2026. Rencana usaha mencakup industri sayuran beku, perdagangan, dan cincau.
Tiga Perusahaan Lirik Investasi di Purbalingga, Siap Kembangkan Usaha di Tiga Kecamatan
Purbalingga
Peraih medali emas Porprov Jateng 2026 cabor selam
Selam Kolam Tambah Emas untuk Banjarnegara, Kini Koleksi 5 Emas di Porprov Jateng 2026
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.