PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif meminta 135 kepala sekolah yang baru dikukuhkan tidak hanya piawai memberi arahan, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi guru dan peserta didik.
Pesan itu disampaikan Fahmi saat mengukuhkan 135 kepala sekolah di Pendapa Dipokusumo, Purbalingga.
135 Kepala Sekolah Dikukuhkan
Sebanyak 135 kepala sekolah yang dikukuhkan terdiri atas tiga kepala TK, 108 kepala SD, dan 24 kepala SMP.
Fahmi menegaskan, kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda Purbalingga agar mampu menghadapi tantangan global.
Karena itu, ia meminta para kepala sekolah tidak menerapkan prinsip jarkoni, yakni bisa mengajar tetapi tidak mampu menjalankan atau memberi contoh.
“Jangan jarkoni, jangan cuma omdo (omong doang),” katanya.
Menurutnya, kepemimpinan di sekolah harus dibuktikan melalui tindakan nyata. Arahan yang diberikan kepada guru maupun siswa harus sejalan dengan perilaku dan keteladanan kepala sekolah.
Tiga Pesan Bupati untuk Kepala Sekolah
Fahmi menitipkan tiga hal penting kepada para kepala sekolah agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan pendidikan di Purbalingga.
Pertama, performa terbaik, dengan menunjukkan kinerja optimal untuk meningkatkan mutu sekolah.
Kedua, integritas, melalui kejujuran, kedisiplinan, sikap amanah, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Ketiga, loyalitas, yakni menjaga komitmen pengabdian serta memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Purbalingga.
Fahmi juga mendorong para kepala sekolah membangun kolaborasi, baik dengan guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah maupun dengan berbagai pihak di luar sekolah.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan melahirkan generasi muda Purbalingga yang unggul serta berdaya saing.
*Ikuti media sosial kami.
