Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: MUI Jateng 2026-2013 Dikukuhkan, Ahmad Luthfi Dorong Ulama Jaga Harmoni dan Ekonomi Umat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > MUI Jateng 2026-2013 Dikukuhkan, Ahmad Luthfi Dorong Ulama Jaga Harmoni dan Ekonomi Umat
Jateng

MUI Jateng 2026-2013 Dikukuhkan, Ahmad Luthfi Dorong Ulama Jaga Harmoni dan Ekonomi Umat

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 25 Agustus 2026 14:11
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Pengukuhan MUI Jateng masa khidmat 2026-2031
Pengukuhan MUI Jateng masa khidmat 2026-2031. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

SEMARANG – Pengurus Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah (MUI Jateng) masa khidmat 2026-2031 resmi dikukuhkan. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong kepengurusan baru MUI Jateng tidak hanya memperkuat peran keumatan, tetapi juga ikut menjawab persoalan sosial dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Contents
  • MUI Jateng Didorong Ikut Perkuat Ekonomi Umat
  • MUI Pusat Dorong Kaderisasi Ulama Perempuan
  • MUI Jateng Diharapkan Jadi Jembatan Umat dan Pemerintah

Menurut Gubernur Luthfi, ulama memiliki posisi penting dalam menjaga suasana Jawa Tengah tetap aman, guyub, dan kondusif sebagai fondasi pembangunan daerah. Pergantian kepengurusan MUI Jateng bukan sekadar pergantian personel. Momentum tersebut harus menjadi bagian dari kesinambungan pengabdian ulama sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.

“MUI adalah partner collaborative government dalam rangka menjadi cooling system permasalahan-permasalahan di wilayah kita, sehingga tercipta situasi aman sebagai syarat kesejahteraan masyarakat,” kata Luthfi.

Ia menegaskan pembangunan Jawa Tengah tidak mungkin dilakukan pemerintah seorang diri. Pemerintah membutuhkan dukungan ulama, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, pelaku ekonomi, hingga media.

Karena itu, Luthfi mengapresiasi kerja sama yang telah dibangun MUI Jateng dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, Masyarakat Ekonomi Syariah, Bank Jateng Syariah, dan media massa.

“Aspek persatuan ini yang harus dikedepankan. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang terjalin itu menjadi bagian integral dan kebanggaan bersama dalam membangun wilayah,” ujarnya.

MUI Jateng Didorong Ikut Perkuat Ekonomi Umat

Luthfi menilai keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi. Stabilitas sosial dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat juga menjadi bagian penting. Karena itu, MUI Jateng diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Ketua Umum MUI Jateng Noor Achmad mengatakan kepengurusan 2026-2031 akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Pemprov Jateng.

“Kami mencoba untuk bersama Gubernur, bagaimana membangkitkan ekonomi umat terutama ekonomi masyarakat Islam. Sudah ada kerja sama dengan masyarakat ekonomi syariah, rektor, dan media massa,” kata Noor.

Menurutnya, penguatan ekonomi umat harus diarahkan agar potensi masyarakat dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan.

MUI Pusat Dorong Kaderisasi Ulama Perempuan

Ketua Umum MUI Pusat M Anwar Iskandar mengatakan MUI memiliki dua peran utama, yakni sebagai pelayan umat dan mitra pemerintah.

Menurutnya, tantangan bangsa ke depan semakin kompleks, mulai dari persoalan ekonomi, stabilitas, hingga kesejahteraan masyarakat. Karena itu, sinergi antara ulama dan pemerintah menjadi penting untuk menjaga persatuan.

“Bagaimana mewujudkan sinergitas bersama untuk menjaga NKRI dengan baik, menyejahterakan masyarakat, dan menjaga agama supaya baik. Hubungan ini tercermin baik di Jawa Tengah,” ujarnya.

Anwar juga mendorong Jawa Tengah memperkuat kaderisasi ulama perempuan. Ia melihat provinsi ini memiliki potensi besar untuk melahirkan lebih banyak ulama perempuan yang aktif dalam organisasi dan kehidupan masyarakat.

“Kami menantikan lebih banyak ulama perempuan lahir di Jawa Tengah dan ikut berkiprah di Majelis Ulama,” katanya.

MUI Jateng Diharapkan Jadi Jembatan Umat dan Pemerintah

Dengan kepengurusan baru, MUI Jateng diharapkan semakin aktif menjadi jembatan antara kepentingan umat, pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat luas.

Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui dakwah dan pembinaan keagamaan, tetapi juga melalui penguatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, serta upaya menjaga kerukunan.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai kekuatan sosial untuk menjaga persatuan, meredam persoalan di tengah masyarakat, dan mendorong kesejahteraan Jawa Tengah.

*Ikuti media sosial kami.

Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa, Lawan Pinjol Ilegal dan Judi Online
Apindo Sebut Jawa Tengah Berpeluang Saingi Vietnam sebagai Magnet Investasi Asia Tenggara
Libur Sekolah 2026, Pertamina Tambah Stok BBM di Kawasan Wisata
Gowes Sambil Wisata, Jasirah Heritage Cycling 2026 Kenalkan Destinasi Bersejarah
Manfaat Nyata BPJS Kesehatan, Operasi Batu Empedu Gratis Berkat JKN
TAGGED:harmoni dan ekonomi umatmui jatengpengukuhan mui jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pesta lampion menjadi bagian dari kegiatan Dieng Culture Festival yang banyak ditunggu wisatawan Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-30 Agustus, Jazz Atas Awan Kembali Hadir
Next Article Bantuan sarana air bersih dari PLN Indonesia Power UBP Mrica Banjarnegara di Desa Kaliajir PLN Indonesia Power UBP Mrica Salurkan Air Bersih untuk Warga Kaliajir Hadapi Kekeringan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.