Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Gubernur Luthfi Ultimatum BUMD: Tingkatkan PAD atau Siap Dievaluasi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Gubernur Luthfi Ultimatum BUMD: Tingkatkan PAD atau Siap Dievaluasi
Jateng

Gubernur Luthfi Ultimatum BUMD: Tingkatkan PAD atau Siap Dievaluasi

kaisar
Last updated: 5 Agustus 2026 17:29
By kaisar
4 Min Read
Share
Gubernur Luthfi Ultimatum BUMD: Tingkatkan PAD atau Siap Dievaluasi
Gubernur Luthfi Ultimatum BUMD: Tingkatkan PAD atau Siap Dievaluasi. (dok.pemprov)
SHARE

SEMARANG, KABARBANYUMASRAYA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan peringatan tegas kepada seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar segera meningkatkan kinerja dan memperbesar kontribusi terhadap tingkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). BUMD yang gagal menunjukkan perbaikan dalam tingkatkan PAD akan mendapat evaluasi khusus di bawah pengawasan langsung Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Contents
  • BUMD Harus Jadi Penggerak Ekonomi Daerah dan Tingkatkan PAD
  • PT PRPP Jawa Tengah Diminta Segera Berbenah
  • Penguatan PAD Jadi Prioritas Pemerintah Provinsi

Penegasan tersebut disampaikan Luthfi saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Direksi dan Dewan Komisaris dalam Meningkatkan Kinerja dan Tata Kelola BUMD di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

Menurutnya, BUMD harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah, bukan sekadar pelengkap organisasi pemerintah. Perusahaan milik daerah dituntut mampu menciptakan inovasi bisnis, menghasilkan keuntungan, sekaligus memperkuat kemampuan fiskal pemerintah daerah, dan tentunya harus tingkatkan PAD.

“BUMD kita harus punya daya dobrak untuk mengembangkan pendapatan di wilayah. BUMD yang masih di bawah garis merah, saya peringatkan agar menggelar rapat tersendiri dengan pengawasnya di bawah kendali Pak Sekda,” katanya.

BUMD Harus Jadi Penggerak Ekonomi Daerah dan Tingkatkan PAD

Luthfi menilai tantangan fiskal yang semakin besar membuat pemerintah daerah tidak bisa lagi bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh sebab itu, keberadaan BUMD harus benar-benar memberikan nilai tambah melalui tata kelola yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pendapatan dengan tingkatkan PAD.

Menurutnya, kontribusi BUMD terhadap PAD akan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah, terutama untuk membiayai sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga program kesejahteraan masyarakat.

“Di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas, kita harus mencari sumber pendapatan baru. BUMD harus mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus menopang pembangunan daerah,” ujarnya.

PT PRPP Jawa Tengah Diminta Segera Berbenah

Dalam evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, masih terdapat satu BUMD yang dinilai memiliki kinerja kurang optimal, yakni PT PRPP Jawa Tengah.

Gubernur meminta jajaran direksi dan dewan komisaris segera melakukan pembenahan menyeluruh agar perusahaan tersebut mampu berkembang menjadi aset strategis daerah.

Menurut Luthfi, kawasan PRPP memiliki potensi besar sebagai pusat kegiatan bisnis, pameran, hingga destinasi wisata yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Jawa Tengah.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bahkan tengah menyiapkan pengembangan kawasan PRPP menjadi pusat Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) bertaraf nasional dengan menggandeng investor.

“Mereka saya ajak bermusyawarah untuk mengetahui kendala yang dihadapi. Kita juga sedang berupaya mencarikan investor. Direktur utamanya saya tantang agar mampu mengembangkan PRPP menjadi lebih maju,” kata Luthfi.

Penguatan PAD Jadi Prioritas Pemerintah Provinsi

Luthfi menegaskan, peningkatan performa BUMD bukan semata-mata mengejar keuntungan perusahaan, melainkan bagian dari strategi memperkuat Pendapatan Asli Daerah agar pemerintah memiliki ruang fiskal yang lebih luas.

Dengan PAD yang meningkat, pemerintah daerah akan memiliki kapasitas lebih besar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta memperluas berbagai program kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.

Langkah evaluasi terhadap BUMD ini juga menjadi sinyal bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ingin memastikan seluruh perusahaan daerah dikelola secara profesional, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

*Ikuti media sosial kami.

Ahmad Luthfi Pasang Badan Lindungi Sawah Jateng, Alih Fungsi Lahan Ditegaskan Haram
1.100 Pelari Ramaikan Friendship Run Semarang, Borobudur Marathon 2026 Kian Dekat
Rp5,25 Miliar Modal Usaha Disalurkan, 1.750 Pelaku UMKM Jateng Didorong Naik Kelas
Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Salurkan Bantuan Rp 210 Juta
Ajang Trail Run Internasional Merbabu Skyrace 2026 Diikuti Pelari dari 14 Negara
TAGGED:bumdgubernur luthfipenguatan padtingkatkan pad
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pemkab Purbalingga dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi, Fokus Kendalikan Inflasi Daerah Pemkab Purbalingga dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi, Fokus Kendalikan Inflasi Daerah
Next Article Pemprov Jateng Gandeng Mercy Corps Perkuat Ketahanan Iklim, Delapan Daerah Bersinergi Kurangi Risiko Banjir Pemprov Jateng Gandeng Mercy Corps Perkuat Ketahanan Iklim, Delapan Daerah Bersinergi Kurangi Risiko Banjir

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.