Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Kolaborasi Jateng–Jepang Tak Lagi Sekadar Kirim Tenaga Kerja
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Nasional > Kolaborasi Jateng–Jepang Tak Lagi Sekadar Kirim Tenaga Kerja
Nasional

Kolaborasi Jateng–Jepang Tak Lagi Sekadar Kirim Tenaga Kerja

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 24 Januari 2026 09:42
By Adel Maulina Zulfa
5 Min Read
Share
Jateng-Jepang tak hanya sekadar tenaga kerja
Kerja sama strategis Jawa Tengah dan Jepang kini melampaui penempatan tenaga kerja. (dok.Pemprov Jateng)
SHARE

KERJA sama strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Jepang menunjukkan peningkatan signifikan. Kolaborasi kedua pihak kini tidak lagi terbatas pada penempatan tenaga kerja, tetapi naik level dengan menyiapkan pekerja asal Jawa Tengah untuk menduduki posisi manajerial atau head manager di perusahaan-perusahaan Jepang.

Contents
  • Kepercayaan Jepang Jadi Bukti Kualitas SDM Jawa Tengah
  • Dorong Investasi Jepang Masuk Jateng, Buka Lapangan Kerja Lokal
  • Jepang Apresiasi Kontribusi Tenaga Kerja Jateng

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai menerima kunjungan kehormatan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito, yang membahas penguatan kerja sama di sektor ketenagakerjaan, pendidikan vokasi, serta promosi peningkatan investasi Jepang di Jawa Tengah, di Resto Bunga Rampai, Menteng, Jakarta Pusat.

“Pemerintah Prefektur Kagawa menyampaikan ketertarikannya terhadap SDM Jawa Tengah. Bahkan mereka berharap tenaga kerja dari Jateng tidak hanya bekerja dalam jangka waktu tertentu, tetapi juga dipersiapkan dan dilatih menjadi head manager di perusahaan Jepang,” kata Gus Yasin.

Kepercayaan Jepang Jadi Bukti Kualitas SDM Jawa Tengah

Menurut Gus Yasin, kepercayaan tersebut menjadi indikator kuat bahwa kualitas serta etos kerja tenaga kerja asal Jawa Tengah semakin diakui di tingkat internasional. Ia menegaskan, kerja sama ini merupakan lompatan penting dari pola lama penempatan tenaga kerja menuju pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan.

Jawa Tengah, lanjutnya, memiliki modal besar untuk memenuhi kebutuhan industri Jepang. Setiap tahun, provinsi ini menghasilkan sekitar 245 ribu lulusan SMK dari berbagai bidang keahlian strategis, mulai dari manufaktur, otomotif, konstruksi, pertanian modern, pariwisata, hingga pelayanan keperawatan lansia.

“Kami terus melakukan standarisasi kompetensi, sertifikasi, serta penyelarasan kurikulum pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan industri global,” ujarnya.

Data penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menunjukkan tren yang sangat positif. Pada 2024, jumlah PMI asal Jawa Tengah yang bekerja di Jepang tercatat sebanyak 3.760 orang.

Angka tersebut melonjak tajam pada 2025 menjadi 5.712 orang, atau meningkat sekitar 52 persen. Kenaikan ini menjadikan Jepang sebagai salah satu negara tujuan utama PMI asal Jawa Tengah.

Dorong Investasi Jepang Masuk Jateng, Buka Lapangan Kerja Lokal

Selain penempatan tenaga kerja, Gus Yasin juga mendorong agar industri Jepang semakin banyak menanamkan investasi di Jawa Tengah. Menurutnya, tidak semua masyarakat harus bekerja ke luar negeri, sehingga mendekatkan industri Jepang ke dalam negeri menjadi strategi penting untuk membuka lapangan kerja lokal.

“Kami berharap industri Jepang bisa semakin banyak masuk ke Jawa Tengah. Kami siap memberikan dukungan penuh berupa kemudahan investasi,” tegasnya.

Pemprov Jateng telah menerapkan sistem perizinan Online Single Submission (OSS) berbasis risiko dengan proses yang semakin sederhana. Selain itu, tersedia berbagai insentif fiskal seperti tax holiday, tax allowance, serta pembebasan bea masuk mesin dan bahan baku industri manufaktur.

Dari sisi investasi, kinerja Jawa Tengah terus menunjukkan tren positif. Realisasi investasi meningkat dari Rp52,71 triliun pada 2021 menjadi Rp88,57 triliun pada 2025, sekaligus melampaui target yang ditetapkan.

Jepang secara konsisten masuk sebagai salah satu investor utama dengan total investasi mencapai Rp24,216 triliun sepanjang 2021–2025, menempatkannya di peringkat ketiga investor terbesar di Jawa Tengah.

Investasi Jepang tersebar di berbagai daerah strategis seperti Jepara, Batang, Kota Semarang, Pemalang, dan Kendal, dengan dominasi sektor listrik, gas, dan air, tekstil, kendaraan bermotor, mesin, serta elektronik.

Jepang Apresiasi Kontribusi Tenaga Kerja Jateng

Gubernur Prefektur Kagawa, Ikeda Toyohito, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi tenaga kerja Indonesia, khususnya dari Jawa Tengah, yang jumlahnya mencapai sekitar 4.000 orang dan bekerja di berbagai sektor industri di wilayah Kagawa.

“Saya sangat berterima kasih atas kontribusi tenaga kerja Indonesia di Kagawa. Mereka bekerja dengan baik dan menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian daerah kami,” kata Ikeda.

Ia menegaskan, Pemerintah Prefektur Kagawa berkomitmen menjamin tenaga kerja Indonesia dapat hidup dengan aman dan nyaman selama bekerja di Jepang, termasuk melalui dukungan pendidikan bahasa Jepang sebelum keberangkatan.

Dari sisi pendidikan, Pemprov Jawa Tengah mulai menyiapkan langkah konkret untuk menangkap peluang kerja sama tersebut. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Syamsudin Isnaeni, mengatakan pihaknya menyambut baik terbukanya peluang kolaborasi, khususnya melalui jalur pendidikan.

“Potensi yang terbuka sangat besar, terutama dari sisi pendidikan yang ke depan dapat mendukung penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.

Salah satu kunci utama adalah penguasaan bahasa Jepang bagi lulusan SMA dan SMK yang berminat bekerja ke Jepang.

“Kami akan menyiapkan pelatihan bahasa Jepang, khususnya di SMK, bagi anak-anak yang memang memiliki cita-cita bekerja di Jepang,” katanya.

Program ini akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat melalui program Go Global, dengan proses identifikasi ketat agar peserta benar-benar siap dan mendapat dukungan orang tua.

*Baca media group Kami

Kabar OTT Pejabat Klaten Jadi Perhatian, Gubernur Jateng Tunggu Penjelasan KPK
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Semarang Buka 24 Jam untuk Kafilah MTQ
KPK Ungkap Nasib Barang Rampasan yang Tak Laku Dilelang
17 Gubernur Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Sekda Jateng Ajak Warga Muliakan Tamu
Dialog Intensif dengan Serikat Pekerja, May Day Diarahkan Lebih Produktif
TAGGED:investasiJateng-Jepangtenaga kerja
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Perkuat layanan Posyandu Perkuat Layanan, Posyandu dan PAUD Jateng Lakukan Kolaborasi dengan Akademisi
Next Article Menko Zulhas tinjau SPPG Zulhas Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Banjarnegara, Nilai SPPG Masuk Terbaik
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.