Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Khotib: Iduladha 1447 H Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Nilai Spiritual
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Khotib: Iduladha 1447 H Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Nilai Spiritual
Banjarnegara

Khotib: Iduladha 1447 H Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Nilai Spiritual

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 27 Mei 2026 14:33
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
Ribuan jemaah ikuti salat iduladha di Alun-alun Banjarnegara
Ribuan jemaah dari berbagai wilayah mengikuti salat Iduladha di Alun-alun Banjarnegara. (dok. kominfo)
SHARE

SEJAK matahari terbit, ribuan umat Muslim mulai memadati Alun-Alun Banjarnegara untuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026) pagi. Para jemaah ini datang dari berbagai penjuru Banjarnegara untuk mengikuti ibadah hari raya kurban tersebut.

Contents
  • Khotib Iduladha Soroti Gaya Hidup Hedonis dan Pudarnya Kedekatan Keluarga
  • Bantuan Sapi Kurban Presiden Disalurkan untuk Warga Banjarnegara

Suasana religius dan khusyuk terasa memenuhi kawasan alun-alun. Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema dari seluruh penjuru lokasi salat, menambah kekhidmatan perayaan Iduladha tahun ini.

Salat Iduladha dimulai sekitar pukul 06.15 WIB dengan imam Ustadz Aris Budiyanto dari DOC Syarikat Islam Banjarnegara. Sementara khutbah Iduladha disampaikan oleh Ustadz Adam Huda Haqiqi yang mengangkat tema pengendalian ego serta pentingnya membangun ketahanan keluarga di tengah tantangan kehidupan modern.

Dalam khutbahnya, Ustadz Adam menegaskan bahwa makna Iduladha tidak hanya sebatas penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi momentum spiritual untuk menundukkan hawa nafsu dan sifat egois dalam kehidupan sehari-hari.

“Iduladha mengajarkan manusia untuk mengendalikan keserakahan dan ego pribadi yang sering kali menjadi sumber kerusakan sosial,” ujarnya.

Khotib Iduladha Soroti Gaya Hidup Hedonis dan Pudarnya Kedekatan Keluarga

Ustadz Adam yang menjai khotib juga mengutip pesan ulama sufi Syekh Ibnu Atha’illah as-Sakandari mengenai bahaya menuruti hawa nafsu yang dapat menjerumuskan manusia pada kelalaian dan kemaksiatan.

Menurutnya, tantangan zaman modern telah melahirkan “berhala baru” berupa ambisi kekuasaan, budaya pamer, serta gaya hidup hedonis yang perlahan menjauhkan manusia dari nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial.

Selain persoalan moral, khutbah Iduladha turut menyoroti pentingnya membangun ketahanan keluarga. Dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, para orang tua diajak memperkuat komunikasi yang hangat, terbuka, dan penuh kasih sayang dengan anak-anak.

“Nabi Ibrahim memberi teladan melalui dialog yang penuh cinta kepada putranya. Ini menjadi pelajaran penting di tengah kondisi banyak keluarga yang mulai kehilangan kedekatan akibat kesibukan,” kata Ustadz Adam.

Pesan tersebut dinilai relevan dengan kondisi masyarakat modern yang dihadapkan pada tantangan perubahan sosial, perkembangan teknologi, hingga menurunnya kualitas interaksi dalam keluarga.

Bantuan Sapi Kurban Presiden Disalurkan untuk Warga Banjarnegara

Usai pelaksanaan Salat, Sekretaris Daerah Banjarnegara Hendro Cahyono melanjutkan agenda dengan menghadiri penyerahan bantuan hewan kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto di Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan.

Bantuan tersebut berupa seekor sapi kurban berbobot sekitar 1,2 ton yang disalurkan untuk masyarakat Banjarnegara sebagai bagian dari perayaan Iduladha 1447 Hijriah.

Momentum Hari Raya Kurban di Banjarnegara diharapkan tidak hanya memperkuat semangat berbagi melalui ibadah kurban, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya membangun kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian antarsesama.

*Ikuti media sosial kami.

Kupat Landan Klampok, Kuliner Merah Warisan Leluhur yang Terancam Punah
24 Tahun Mengabdi, Perawat RS Emanuel Sebut Program JKN Ringankan Beban Pasien
Kemensos Salurkan Santunan Rp440 Juta untuk Korban Longsor Situkung Pandanarum Banjarnegara
Klinik Ibunda Klampok Banjarnegara Raih Faskes Terbaik JKN 2026
Rutan Banjarnegara Gandeng Caremax, Rubara Carwash Didorong Lebih Kompetitif
TAGGED:alun-alun banjarnegarahari raya kurbaniduladhasalat iduladha
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur terima penghargaan dari Menteri Pendidikan Kemendikdasmen Beri Penghargaan untuk Program Pendidikan dan Inovasi Digital
Next Article Rayakan Iduladha bareng korban tanah gerak di Tegal Serahkan Sapi Kurban 906 Kilogram, Gubernur Rayakan Iduladha di Huntara Tegal

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.