Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Kemendikdasmen Beri Penghargaan untuk Program Pendidikan dan Inovasi Digital
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Kemendikdasmen Beri Penghargaan untuk Program Pendidikan dan Inovasi Digital
Jateng

Kemendikdasmen Beri Penghargaan untuk Program Pendidikan dan Inovasi Digital

Afifah Anis CH
Last updated: 26 Mei 2026 13:02
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Gubernur terima penghargaan dari Menteri Pendidikan
Gubernur Jateng saat menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan. (dok.Pemprov Jateng)
SHARE

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah kembali mencatat prestasi dan meraih penghargaan di tingkat nasional di sektor pendidikan. Di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Pemprov Jateng berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 2026.

Contents
  • Jawa Tengah Raih Penghargaan Wajib Belajar 13 Tahun dan SIBI Terbaik Nasional
  • Ahmad Luthfi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Peningkatan SDM Jawa Tengah
  • Pemprov Jateng Sediakan 5.000 Kuota Sekolah Gratis untuk Siswa Kurang Mampu
  • Siswa dan Guru Asal Jawa Tengah Turut Borong Penghargaan Nasional

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dalam acara Malam Tasyakuran Hari Pendidikan 2026 di Jakarta, Senin (25/5/2026) malam.

Capaian itu menjadi indikator meningkatnya kualitas pendidikan di Jawa Tengah sepanjang 2025, mulai dari penguatan wajib belajar, pemerataan akses pendidikan, hingga inovasi digital di lingkungan sekolah.

Jawa Tengah Raih Penghargaan Wajib Belajar 13 Tahun dan SIBI Terbaik Nasional

Salah satu penghargaan utama yang diterima Jawa Tengah adalah kategori Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA sederajat.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendapatkan apresiasi karena dinilai berhasil membangun kolaborasi dengan sekolah swasta dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026.

Prestasi lain yang diraih yakni predikat Terbaik 1 Nasional dalam kategori Praktik Baik Pemanfaatan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) untuk pembelajaran.

Tak hanya itu, Jawa Tengah juga menempati posisi terbaik kedua tingkat nasional dalam kategori Praktik Baik Dukungan Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026.

Ahmad Luthfi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Peningkatan SDM Jawa Tengah

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov Jawa Tengah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat.

“Pendidikan adalah syarat mutlak untuk meningkatkan SDM ke depannya. Kami siapkan pendidikan 13 tahun, mulai dari SD, SMP, SMA ditambah PAUD,” kata Luthfi.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama pemerintah daerah agar generasi muda Jawa Tengah memiliki daya saing tinggi di masa mendatang.

Ia juga menyoroti pentingnya mengubah pola pikir masyarakat terkait pendidikan anak setelah lulus SMP. Sebab, masih banyak keluarga yang menganggap anak cukup bekerja setelah menyelesaikan pendidikan dasar karena faktor ekonomi.

Pemprov Jateng Sediakan 5.000 Kuota Sekolah Gratis untuk Siswa Kurang Mampu

Sebagai solusi untuk memperluas akses pendidikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan lebih dari 5.000 kuota sekolah gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Program tersebut menyasar sekolah-sekolah swasta yang berada dekat dengan tempat tinggal siswa agar akses pendidikan menjadi lebih mudah dijangkau.

“Mereka bisa sekolah gratis. Dapat seragam gratis juga,” ujar Ahmad Luthfi.

Program sekolah gratis itu diharapkan mampu menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan partisipasi pendidikan menengah di Jawa Tengah.

Siswa dan Guru Asal Jawa Tengah Turut Borong Penghargaan Nasional

Selain penghargaan untuk pemerintah daerah, sejumlah pelajar dan tenaga pendidik asal Jawa Tengah juga berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional.

Salah satunya diraih siswa kelas V SD Al Kautsar Temanggung, Anantacetta Reugra Abiraya, yang memenangkan kategori Talenta Muda Inovasi Digital.

Sementara penghargaan guru pendamping berdedikasi Program Afirmasi Pendidikan Menengah 2025 terbaik kedua diraih Rakhmi Oktarini dari SMAN 1 Bojongsari.

Raihan tersebut semakin memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi dengan perkembangan pendidikan terbaik di Indonesia pada 2026.

*Ikuti media sosial kami.

Gencarkan Layanan Kesehatan Ternak Keliling untuk Menjamin Kesehatan Hewan Kurban
Tetap Kuliah di Tengah Kekhawatiran Pascagempa, 224 Mahasiswa NTT Dapat Bantuan Kos
Tak Tunggu APBD Perubahan, Ahmad Luthfi Geser Anggaran Rp200 Miliar Jalan Rusak
Kabar Baik! Brebes Selatan Selangkah Lagi Jadi Kabupaten Baru, Ini Penjelasan Pemprov Jateng
90,2 Ton Kratom Senilai Hampir Rp 5 Miliar Berhasil Digagalkan Bea Cukai di Tanjung Emas
TAGGED:gubernurJateng terima penghargaanMendiknasmenpenghargaan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article tradisi perang obor jepara Perang Obor Jepara, Tradisi Warisan Leluhur Tegalsambi Kembali Jadi Magnet Wisata Budaya
Next Article Ribuan jemaah ikuti salat iduladha di Alun-alun Banjarnegara Khotib: Iduladha 1447 H Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Nilai Spiritual

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.