Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Tinjau Tanah Longsor di Cilibur Brebes, Gubernur Minta Perbaikan Jalan dan Sekolah Dipercepat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Tinjau Tanah Longsor di Cilibur Brebes, Gubernur Minta Perbaikan Jalan dan Sekolah Dipercepat
Jateng

Tinjau Tanah Longsor di Cilibur Brebes, Gubernur Minta Perbaikan Jalan dan Sekolah Dipercepat

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 12 Maret 2026 14:47
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Tanah longsor
Kondisi tanah longsor di Paguyangan, Kabupaten Brebes merusak jalan dan bangunan sekolah. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

PERCEPATAN perbaikan jalan dan sekolah menjadi prioritas utama dalam penanganan tanah ongsor di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Hal ini ditegaskan Gubernur Ahmad Luthfi saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi tanah longsor pada, Rabu (11/3/2026).

Contents
  • Hujan Deras Picu Tanah Longsor dan Gerus Jalan Penghubung
  • Jalan Vital Diminta Segera Dipulihkan
  • Dua Opsi Penanganan Jalan Ambrol
  • Aktivitas Belajar Dipindah Sementara
  • Sekolah Siapkan Lokasi Relokasi

Tanah longsor yang terjadi di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah fasilitas umum mulai dari inftasruktur jalan hingga bangunan sekolah rusak akibat diterjang tanah longsor.

Bencana tanah longsor sendiri dipicu hujan deras yang mengakibatkan sebagian badan jalan penghubung antardesa hingga antarkecamatan ambrol. Selain itu, bangunan di SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan juga mengalami kerusakan setelah tanah di tepi sungai tergerus.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor dan Gerus Jalan Penghubung

Berdasarkan laporan pemerintah daerah, tanah longsor di Desa Cilibur dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak awal Maret 2026.

Curah hujan yang tinggi membuat debit air di Sungai Longkrang meningkat tajam. Aliran sungai yang deras mengikis tebing hingga menyebabkan tanah jenuh air dan memicu longsor pertama pada 1 Maret 2026.

Kondisi semakin memburuk setelah hujan deras kembali turun pada 8 Maret 2026. Tebing sungai kembali tergerus sehingga memicu longsor susulan yang menghilangkan sebagian badan jalan. Meski kerusakan cukup parah, dua peristiwa longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Jalan Vital Diminta Segera Dipulihkan

Saat meninjau lokasi, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa akses jalan harus segera dipulihkan karena menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat. Ia meminta koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dilakukan secara cepat agar proses perbaikan tidak berlarut-larut.

“Jalan ini harus segera dibangun kembali. Karena statusnya jalan kabupaten, nanti kabupaten menyiapkan alternatif sementara provinsi akan memberikan intervensi agar penanganannya bisa dipercepat,” ujar Luthfi.

Dua Opsi Penanganan Jalan Ambrol

Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah mengkaji dua opsi untuk memulihkan akses jalan yang hilang akibat longsor.

Opsi pertama adalah merelokasi jalur jalan dengan memanfaatkan lahan bengkok di sekitar lokasi longsor. Sedangkan opsi kedua tetap mempertahankan jalur lama dengan membangun talud atau penahan tebing sungai agar tanah tidak kembali longsor.

“Jika menggunakan jalur lama, kemungkinan bangunan di bagian depan harus dibongkar agar akses jalan bisa dibuka kembali. Setelah itu penanganan dilanjutkan di tikungan jalan yang terdampak,” katanya.

Aktivitas Belajar Dipindah Sementara

Selain infrastruktur jalan, longsor juga berdampak pada fasilitas pendidikan di SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan. Sebagian bangunan sekolah mengalami kerusakan, termasuk kamar mandi yang roboh dan beberapa bagian bangunan yang berada di area rawan longsor.

Untuk menjaga keselamatan siswa, kegiatan belajar mengajar sementara dipindahkan ke gedung Madrasah Diniyah Muhammadiyah yang berjarak sekitar 200 hingga 300 meter dari lokasi sekolah.

Gubernur menegaskan proses pendidikan harus tetap berjalan meskipun sekolah terdampak bencana.

“Anak-anak harus tetap belajar. Jika ada kekurangan segera dilaporkan kepada dinas terkait. Walaupun kewenangan SMP ada di kabupaten, provinsi tetap akan membantu,” katanya.

Sekolah Siapkan Lokasi Relokasi

Kepala SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan, Ahmad Najib, mengatakan proses belajar tetap berjalan normal meski dipindahkan sementara. Saat ini sekolah tersebut memiliki 108 siswa yang mengikuti kegiatan belajar di gedung madrasah terdekat.

Menurutnya, pihak sekolah bersama Amal Usaha Muhammadiyah juga telah menyiapkan lokasi baru untuk relokasi sekolah agar lebih aman dari potensi longsor. “Lokasi alternatif sudah kami siapkan dan telah dilaporkan ke dinas terkait. Sekarang tinggal menunggu proses pengecekan,” ujarnya.

Relokasi sekolah dinilai menjadi langkah penting untuk memastikan kegiatan belajar dapat berlangsung dengan aman tanpa ancaman longsor susulan.

*Ikuti media sosial kami.

Porprov XVII Jateng Digelar 25–31 Oktober 2026 di Semarang Raya
325 Bus Mudik Gratis Angkut 16.186 Pemudik Jateng dari Jakarta
Banjir dan Longsor Belum Reda, Status Tanggap Darurat Pati Diperpanjang hingga 6 Februari
Pernah Juara Umum PeSONas, Ahmad Luthfi Bidik Emas Bersama Atlet Disabilitas Jateng
Desa Mandiri di Jateng Meningkat, Bukti Kebijakan Pembangunan Desa Berjalan Efektif
TAGGED:gubernur jatengpaguyangantanah longsor
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Paket sembako pasar ramadan Ratusan Warga Serbu Sembako Gratis PT PLN Indonesia Power di Pasar Ramadan Banjarnegara
Next Article peresmian jalan beton program tmmd Jalan Penghubung Pagentan–Wonosobo Kini Berlapis Beton Berkat Program TMMD 2026

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.