GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali menunjukkan komitmen dan membuktikan bahwa negara hadir dalam melindungi warganya. Kali ini, Gubernur Ahmad Luthfi mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang melakukan kunjungan ke lokasi bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jumat (6/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Kehadiran pimpinan nasional dan daerah ini menjadi sinyal kuat bahwa penanganan bencana tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga menyentuh kepastian masa depan warga terdampak.
Bagi Gubernur Ahmad Luthfi, kunjungan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, ia telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi tanah gerak sekaligus memimpin rapat koordinasi darurat bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
Langkah tersebut menegaskan konsistensi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan berpihak pada masyarakat.
Wapres Gibran Tiba di Posko Pengungsian Desa Padasari
Wapres Gibran tiba di posko pengungsian tanah gerak yang berada di rumah warga bernama Kamal sekitar pukul 09.35 WIB. Setibanya di lokasi, Wapres langsung berdialog singkat dengan Gubernur Ahmad Luthfi, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Kapolda Jawa Tengah, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam dialog tersebut, dibahas sejumlah hal krusial, mulai dari:
- Perkembangan terbaru pergerakan tanah
- Kebutuhan mendesak para pengungsi
- Langkah lanjutan penanganan bencana
Tinjau Langsung Rumah Warga di Zona Tanah Labil
Usai dari posko pengungsian, Wapres Gibran bersama Gubernur Ahmad Luthfi meninjau langsung sejumlah rumah warga di titik terdampak pergerakan tanah.
Keduanya menyusuri area dengan kondisi tanah yang masih labil dan berisiko, untuk melihat secara langsung dampak kerusakan yang dialami warga. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kondisi riil di lapangan menjadi dasar pengambilan kebijakan selanjutnya.
Gubernur Ahmad Luthfi: Negara Hadir Sejak Awal
Sebelumnya, dalam rapat koordinasi darurat di Posko Terpadu Kesehatan Desa Padasari, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kehadiran negara sejak awal menjadi kunci utama penanganan bencana tanah gerak di Kabupaten Tegal.
“Hadirnya negara adalah memberikan kepastian bahwa masyarakat di hunian tetap bisa eksis dan mandiri. Inilah hadirnya negara yang kita tunggu-tunggu,” tegas Ahmad Luthfi.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada evakuasi, tetapi berlanjut pada jaminan kehidupan layak bagi warga terdampak.
Ratusan Rumah Terdampak Tanah Gerak, Ratusan Warga Mengungsi
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melaporkan bahwa kondisi pergerakan tanah di Desa Padasari masih bersifat dinamis dan berpotensi meluas.
Hingga sore hari, tercatat:
- Sekitar 250 rumah terdampak
- 804 jiwa terpaksa mengungsi
Pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi dan pusat terus melakukan penanganan darurat, sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang, termasuk relokasi dan hunian tetap bagi warga terdampak tanah gerak di Pandasari.
*Ikuti media sosial kami.
