Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Jelang Mudik Lebaran 2026, Ahmad Luthfi Targetkan Jalan Jateng Bebas Keluhan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Jelang Mudik Lebaran 2026, Ahmad Luthfi Targetkan Jalan Jateng Bebas Keluhan
JatengBeritaNasional

Jelang Mudik Lebaran 2026, Ahmad Luthfi Targetkan Jalan Jateng Bebas Keluhan

Afifah Anis CH
Last updated: 4 Februari 2026 23:12
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Jalur Mudik Lebaran
Gubernur Ahmad Luthfi meminta jalur jawa tengah beres sebelum arus mudik lebaran. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

MENYONGSONG arus mudik Lebaran Idulfitri 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tancap gas memantapkan infrastruktur jalan. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, perbaikan jalan harus clear tanpa sisa masalah, demi menjamin keselamatan pemudik sekaligus menjaga denyut ekonomi dan investasi daerah.

Contents
  • Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas Utama Jelang Mudik Lebaran
  • Jalan Provinsi Hampir 97 Persen Mantap, Hujan Jadi Tantangan
  • Target Lebaran, Jalan Harus Bebas “Public Complain”
  • Jalan Desa Jadi Kewenangan Daerah, Koordinasi Tetap Jalan

Penegasan itu disampaikan Ahmad Luthfi usai menghadiri Outlook Ekonomi Solo Raya 2026 di The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (4/2/2026).

Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas Utama Jelang Mudik Lebaran

Ahmad Luthfi menyatakan, menjelang arus mudik Lebaran seluruh pemerintah daerah diminta fokus pada pemantapan infrastruktur jalan sesuai kemampuan APBD masing-masing kabupaten dan kota.

“Menjelang arus mudik Lebaran, kita fokus pada infrastruktur. Dengan kemampuan APBD kabupaten/kota, prioritas kita adalah memantapkan jalan,” katanya.

Menurutnya, kondisi jalan yang layak merupakan kunci kelancaran arus mudik, distribusi logistik, serta mobilitas masyarakat yang meningkat tajam menjelang hari raya.

Jalan Provinsi Hampir 97 Persen Mantap, Hujan Jadi Tantangan

Berdasarkan data Pemprov Jawa Tengah, kondisi jalan provinsi saat ini telah mencapai hampir 97 persen mantap, sementara jalan kabupaten dan kota berada di kisaran 87 persen.

Meski demikian, Ahmad Luthfi mengakui tantangan utama datang dari curah hujan tinggi yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.

“Tantangan kita adalah curah hujan yang tinggi. Karena itu, perbaikan dilakukan secara cepat dan adaptif agar tidak mengganggu arus mudik mudik Lebaran,” katanya.

Gubernur menegaskan, setiap keluhan masyarakat terkait jalan rusak menjadi perhatian serius pemerintah. Ia mencontohkan peristiwa di Kabupaten Sragen, ketika seorang kepala desa melakukan aksi simbolik mandi lumpur akibat terpeleset di jalan rusak.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sragen langsung melakukan perbaikan di ruas Mlale–Ngepringan, yang menjadi akses utama warga.

Target Lebaran, Jalan Harus Bebas “Public Complain”

Ahmad Luthfi memastikan, evaluasi menyeluruh kondisi jalan akan dilakukan menjelang Idulfitri dan puncak arus mudik. Evaluasi tersebut mengacu pada roadmap pembangunan infrastruktur 2025.

“Menjelang Idulfitri dan arus mudik, kita evaluasi. Infrastruktur harus mantap. Jalan provinsi dan kabupaten harus clear dari public complain,” katanya.

Menurut Luthfi, kepastian kondisi jalan tidak hanya berdampak pada pemudik, tetapi juga sangat menentukan iklim investasi. Infrastruktur yang andal dibutuhkan untuk menopang kawasan industri, pariwisata, serta pengembangan Solo Raya sebagai kawasan aglomerasi ekonomi.

Jalan Desa Jadi Kewenangan Daerah, Koordinasi Tetap Jalan

Untuk jalan desa dan jalan lingkungan, Gubernur menegaskan kewenangan perbaikan berada di tangan pemerintah kabupaten dan kota. Meski demikian, koordinasi lintas daerah tetap dilakukan agar persoalan infrastruktur dasar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Untuk jalan desa dan jalan lingkungan, itu menjadi kewenangan dan prioritas masing-masing bupati dan wali kota,” katanya.

*Ikuti media sosial kami.

Wamenko Polkam Pimpin Pemusnahan 4.364 Cartridge Vape Narkotika Senilai Rp34,9 Miliar
Jadi Pusat Investasi Baru, Dorong Revitalisasi Pelabuhan dan Perluasan Pasar Global
Masjid Bersejarah Berusia 100 Tahun di Boyolali Terbakar, Wagub Jateng Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan
Halaman Kantor Gubernur Jateng Jadi Pasar Tiban, Ratusan UMKM Buka Stand Produk Lokal
Pesilat Muda Banjarnegara Siap Harumkan Nama Indonesia
TAGGED:mudik lebaran
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article jaga sawah dari alih fungsi lahan Ahmad Luthfi Pasang Badan Lindungi Sawah Jateng, Alih Fungsi Lahan Ditegaskan Haram
Next Article Kartu zilenial jadi primadona Kartu Zilenial Diserbu Anak Muda, 25 Ribu Pemuda Jateng Sudah Ikut Pelatihan dan Wirausaha

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.