Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Salurkan Bantuan Rp 210 Juta
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Salurkan Bantuan Rp 210 Juta
Jateng

Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Salurkan Bantuan Rp 210 Juta

Afifah Anis CH
Last updated: 4 Februari 2026 22:42
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Penanganan tanah gerak
Gubernur Jateng pastikan penanganan tanah gerak di Tegal berjalan maksimal. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menangani bencana tanah gerak yang melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung ke lokasi pada Rabu (4/2/2026) sekaligus menyalurkan bantuan senilai Rp210 juta untuk mempercepat penanganan pascabencana.

Contents
  • Bantuan Rp210 Juta Disalurkan Melalui Koordinasi Pemprov dan Pemkab
  • Relokasi atau Perbaikan Permukiman Akibat Tanah Gerak Masih Dalam Kajian
  • 104 Rumah Terdampak, 80 Rusak Berat hingga Roboh
  • Infrastruktur Desa Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

Bantuan tersebut digelontorkan menyusul rusaknya ratusan rumah warga serta berbagai infrastruktur desa akibat bencana tanah gerak yang terjadi sejak awal Februari 2026.

Bantuan Rp210 Juta Disalurkan Melalui Koordinasi Pemprov dan Pemkab

Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa bantuan telah disalurkan ke wilayah terdampak tanah gerak melalui koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Tegal, serta BPBD.

“Sekitar Rp210 juta sudah kita geser ke lokasi tanah gerak. Bupati sudah melaporkan kepada saya bahwa bantuan tersebut sudah sampai di lokasi,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menegaskan, Pemprov Jateng terus melakukan pemantauan dan evaluasi lapangan guna memastikan penanganan berjalan tepat sasaran.

Relokasi atau Perbaikan Permukiman Akibat Tanah Gerak Masih Dalam Kajian

Terkait langkah penanganan jangka menengah dan panjang, Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pemerintah masih mengkaji sejumlah opsi, termasuk relokasi warga maupun perbaikan permukiman yang terdampak tanah gerak.

“Kita lakukan pengecekan langsung di lapangan. Nantinya akan kita rapatkan, apakah dilakukan relokasi atau perbaikan. Prinsipnya, bantuan awal sudah sampai di sana,” katanya.

Keputusan akhir akan diambil berdasarkan kajian teknis dan pertimbangan keselamatan warga.

104 Rumah Terdampak, 80 Rusak Berat hingga Roboh

Bencana tanah gerak di Desa Padasari mulai terjadi sejak Minggu (1/2/2026) dan mencapai puncaknya pada Senin (2/2/2026), setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama beberapa hari berturut-turut.

Data sementara mencatat 104 rumah warga terdampak, dengan sekitar 80 rumah mengalami kerusakan berat hingga roboh. Dampak bencana ini dirasakan oleh 150 kepala keluarga atau sekitar 470 jiwa.

Sebanyak 17 jiwa dari lima keluarga terpaksa mengungsi dan saat ini menempati SDN Padasari 01 sebagai lokasi pengungsian sementara.

Infrastruktur Desa Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

Selain permukiman warga, sejumlah infrastruktur desa turut mengalami kerusakan, meliputi jalan desa dan kabupaten, jembatan, bendung irigasi, serta fasilitas pendidikan, keagamaan, dan kesehatan, termasuk Pondok Pesantren Al-Adalah.

Meski kerusakan tergolong luas, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana tanah gerak di Desa Padasari.

*Ikuti media sosial kami.

Dugaan Keracunan Program MBG di Kudus, Pemprov Jateng Turun Tangan Lakukan Evaluasi
Kartu Zilenial Diserbu Anak Muda, 25 Ribu Pemuda Jateng Sudah Ikut Pelatihan dan Wirausaha
Nawal Yasin Dorong Duta Genre Jadi Penggerak Remaja hingga Pelosok Jawa Tengah
Jateng Uji Model Baru Pengentasan Kemiskinan, Pemuda Keluarga Miskin Jadi Sasaran Utama
Speling Jangkau 18 Juta Warga, Taj Yasin Bidik Penguatan Medical Tourism Jateng
TAGGED:bantuanbencanatanah gerak
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article beasiswa santri resmi dibuka Kesempatan Emas! Beasiswa Santri Jateng 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal dan Skemanya
Next Article jaga sawah dari alih fungsi lahan Ahmad Luthfi Pasang Badan Lindungi Sawah Jateng, Alih Fungsi Lahan Ditegaskan Haram

Berita Terbaru

Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.