Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Duka di Cipari Cilacap, Pelajar Perempuan 13 Tahun Meninggal di Saluran Irigasi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Cilacap > Duka di Cipari Cilacap, Pelajar Perempuan 13 Tahun Meninggal di Saluran Irigasi
Cilacap

Duka di Cipari Cilacap, Pelajar Perempuan 13 Tahun Meninggal di Saluran Irigasi

kaisar
Last updated: 1 Februari 2026 18:41
By kaisar
3 Min Read
Share
Remaja tenggelam di saluran irigasi
Petugas Satpol PP saat membantu evakuasi korban tenggelam di saluran irigasi Cilacap. (Satpol PP Cilacap).
SHARE

SUASANA duka menyelimuti Desa Cipari, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, setelah seorang pelajar perempuan berusia 13 tahun, Wahyuni Dian Ningsih, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di saluran irigasi, Minggu (1/2/2026) pagi.

Contents
  • Tim Gabungan Bergerak Cepat Lakukan Pencarian
  • Korban Tenggelam Saat Bermain di Saluran Irigasi Bersama Teman Sebaya
  • Korban Ditemukan Dua Jam Kemudian
  • Imbauan Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak

Peristiwa tersebut terjadi saat korban bermain bersama dua temannya di sekitar aliran irigasi yang memiliki arus cukup deras. Aktivitas yang awalnya tampak biasa itu berujung tragedi.

Tim Gabungan Bergerak Cepat Lakukan Pencarian

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, menyampaikan bahwa laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 10.15 WIB. Tim dari Pos Damkar Sidareja langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Begitu laporan masuk, petugas langsung menuju lokasi dengan waktu respons sekitar 15 menit. Kami berkoordinasi dengan Polsek, TNI, BPBD, pemerintah desa, serta dibantu warga,” ujarnya.

Pencarian di saluran irgasi dilakukan secara bersama-sama oleh tim gabungan dan warga setempat di sekitar Dusun Karang Tengah, Desa Cipari.

Korban Tenggelam Saat Bermain di Saluran Irigasi Bersama Teman Sebaya

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIB. Korban bersama dua temannya yang juga berusia 13 tahun awalnya berkumpul di rumah salah satu saksi, sebelum kemudian bermain di pinggir saluran irigasi.

Salah satu saksi diketahui masuk ke saluran irigasi untuk berenang. Korban dan satu saksi lain ikut masuk, meski tidak memiliki kemampuan berenang. Kondisi tersebut membuat korban mengalami kesulitan dan akhirnya tenggelam terbawa arus.

Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh saksi yang bisa berenang, namun korban tidak berhasil diselamatkan dan hilang dari permukaan air.

Korban Ditemukan Dua Jam Kemudian

Pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 11.11 WIB, atau hampir dua jam setelah kejadian. Korban ditemukan dengan jarak sekitar 25 meter dari titik awal lokasi bermain.

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Cipari untuk pemeriksaan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Imbauan Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak

Gatot menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area berisiko seperti saluran irigasi, sungai, dan waduk.

“Saluran irigasi terlihat tenang, tetapi arusnya bisa sangat kuat dan berbahaya, terutama bagi anak-anak. Kami mengimbau agar lokasi seperti ini tidak dijadikan tempat bermain atau berenang,” tegasnya.

Dalam proses evakuasi, tim gabungan yang terlibat terdiri dari Polsek Cipari, Babinsa, Petugas Damkar Sidareja, UPT BPBD Sidareja, Satpol PP, pemerintah desa, serta warga setempat.

*Ikuti media sosial kami.

Proyek Embung Tak Boleh Ganggu Sawah yang Dilindungi
1,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kebumen Diamankan Bea Cukai Cilacap
Piala Soeratin U-17 2026: PSCS Cilacap Siap Tampil Habis-habisan di Surabaya
TMMD Jateng 2026 Fokus Bangun Desa Terpencil, Pemprov Gelontorkan Anggaran Rp33,2 Miliar
KONI Cilacap Bidik 10 Besar Porprov Jateng 2026, Tinju hingga Dayung Jadi Tumpuan Emas
TAGGED:saluran irigasi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Terjunkan dokter spesialis di lokasi bencana Jaga Kesehatan Pengungsi, Gubernur Jateng Kirim Dokter Spesialis ke Lokasi Bencana
Next Article kampoeng kopi sugara Kampoeng Kopi Sugara Cilacap, Wisata Kebun Kopi Edukatif Bernuansa Alam di Perdesaan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.