Insiden kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil pikap di wilayah Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Senin (26/1/2026) sore. Mobil jenis Suzuki Carry tersebut terperosok ke dalam sungai irigasi setelah mengalami kendala pada sistem kemudi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di wilayah Menganti ini sempat menggegerkan warga sekitar. Beruntung, aksi cepat tanggap petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang bersinergi dengan puluhan warga membuat proses evakuasi berjalan dramatis namun singkat.
Kendala Akses Jalan Sempit
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menerjunkan tim rescue setelah menerima laporan dari Kepala Dusun Nusa Indah, Riyanto.
Namun, setibanya di lokasi, petugas menghadapi tantangan besar. Medan yang sempit membuat kendaraan berat untuk evakuasi tidak bisa masuk ke titik kejadian.
“Begitu kami cek lokasi, kondisi jalan tidak memungkinkan untuk kendaraan berat. Akhirnya petugas bersama warga melakukan evakuasi manual dengan cara ditarik beramai-ramai,” jelas Gatot kepada Tribun, Senin sore.
Evakuasi Hanya 5 Menit
Pemandangan luar biasa terlihat saat puluhan warga bahu-membahu bersama petugas Damkar memegang tali tambat. Dengan aba-aba yang kompak, mobil pikap tersebut berhasil ditarik keluar dari parit hanya dalam waktu sekitar lima menit.
“Alhamdulillah penanganan cepat, tidak ada korban jiwa dan tidak menimbulkan kerusakan lebih parah. Ini contoh sinergi yang baik antara petugas dan masyarakat,” tambahnya.
Penyebab Kecelakaan
Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, insiden ini dipicu oleh gangguan teknis pada sistem kemudi. Sopir dilaporkan kehilangan kendali saat melintasi jalur tersebut hingga mobil keluar jalur dan terjun ke irigasi.
Meski mobil sempat terendam, dipastikan tidak ada korban luka dalam kejadian ini. Kerusakan utama hanya terkonsentrasi pada bagian setir yang sempat tidak berfungsi.
Layanan Non-Kebakaran Damkar Cilacap
Selain melakukan evakuasi, petugas di lapangan juga memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada warga. Gatot menegaskan bahwa Damkar Cilacap selalu siap sedia menangani kejadian non-kebakaran yang membahayakan nyawa atau harta benda masyarakat.
Ia juga menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Satkartaru Siap atau layanan darurat yang tersedia agar laporan kecelakaan atau kondisi darurat lainnya bisa direspons secara kilat.
“Kami selalu siap siaga. Masyarakat diharapkan segera melapor jika ada kejadian darurat agar bisa ditangani dengan cepat,” pungkasnya.
