Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Pilgub Jateng 2029 Butuh Rp1,2 Triliun, Pemprov Mulai Siapkan Dana Cadangan Sejak 2027
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Pilgub Jateng 2029 Butuh Rp1,2 Triliun, Pemprov Mulai Siapkan Dana Cadangan Sejak 2027
Jateng

Pilgub Jateng 2029 Butuh Rp1,2 Triliun, Pemprov Mulai Siapkan Dana Cadangan Sejak 2027

Reza Sanjaya
Last updated: 5 Agustus 2026 18:07
By Reza Sanjaya
3 Min Read
Share
Pemprov mulai siapkan dana cadangan Pilgub
Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah Tahun 2029 di Gedung Berlian, Semarang. (dok. Pemprov)
SHARE

SEMARANG, KABARBANYUMASRAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan strategi pembiayaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2029 dengan membentuk dana cadangan senilai sekitar Rp1,2 triliun. Anggaran tersebut akan disisihkan secara bertahap mulai tahun 2027 agar tidak membebani APBD dalam satu tahun anggaran.

Contents
  • Dana Pilgub Disiapkan Selama Tiga Tahun
  • DPRD Nilai Dana Cadangan Jaga Stabilitas APBD
  • Pengelolaan Dana Harus Transparan dan Akuntabel

Rencana tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah dengan agenda penyampaian pendapat gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah Tahun 2029 di Gedung Berlian, Semarang, Rabu (5/8/2026).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Yasin itu, pembentukan dana cadangan menjadi langkah strategis untuk memastikan kebutuhan pembiayaan pesta demokrasi lima tahunan dapat dipenuhi tanpa mengganggu program pembangunan maupun pelayanan publik.

“Tidak bisa kita anggarkan dalam waktu satu tahun, sehingga dana ini kita siapkan dan dialokasikan setiap tahun,” ujar Gus Yasin.

Dana Pilgub Disiapkan Selama Tiga Tahun

Gus Yasin menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan akan mengalokasikan dana cadangan sekitar Rp400 miliar setiap tahun selama tiga tahun, mulai 2027 hingga 2029. Dengan skema tersebut, total dana cadangan yang terkumpul diproyeksikan mencapai sekitar Rp1,2 triliun.

Ia berharap pembahasan Raperda Pembentukan Dana Cadangan segera diselesaikan DPRD sehingga memiliki dasar hukum yang kuat sebagai pijakan pemerintah daerah dalam mulai menyisihkan anggaran.

Menurutnya, mekanisme ini menjadi solusi agar kebutuhan pendanaan Pilgub dapat dipersiapkan lebih matang tanpa mengurangi ruang fiskal untuk pembangunan daerah.

DPRD Nilai Dana Cadangan Jaga Stabilitas APBD

Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Hafidz Alhaq Fatih, menyambut baik rencana pembentukan dana cadangan tersebut. Ia menilai langkah itu merupakan bagian dari strategi pengelolaan keuangan daerah yang lebih terencana dan berkelanjutan.

Menurut Hafidz, pemilihan kepala daerah bukan sekadar agenda politik, melainkan amanat konstitusi yang membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.

“Dengan mekanisme dana cadangan, tekanan terhadap APBD dapat dikurangi sehingga kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik tetap terjaga,” kata Hafidz.

Ia menjelaskan, penyisihan anggaran secara bertahap akan menghindari penumpukan beban belanja pada satu tahun anggaran sekaligus memberikan kepastian pembiayaan ketika tahapan Pilgub dimulai.

Pengelolaan Dana Harus Transparan dan Akuntabel

Selain menjadi instrumen kesiapsiagaan fiskal, Hafidz mengingatkan bahwa dana cadangan harus dikelola secara disiplin dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia menegaskan, penggunaan dana tersebut hanya diperbolehkan untuk tujuan pembentukannya, yakni membiayai penyelenggaraan Pilgub Jawa Tengah 2029, dengan mekanisme yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pembiayaan cadangan harus memiliki dasar hukum yang jelas, digunakan sesuai peruntukannya, serta dipertanggungjawabkan melalui mekanisme pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.

Apabila Raperda disahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mulai menyisihkan anggaran sejak 2027 sebagai bentuk kesiapan fiskal menghadapi pelaksanaan Pilgub 2029, sekaligus menjaga agar program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

*Ikuti media sosial kami.

Wagub Taj Yasin Pastikan Jateng Siap Jadi Jalur Utama Arus Mudik 2026
181 Anak Disabilitas Jateng Terima Kursi Roda Adaptif, Ahmad Luthfi: Mereka Berhak Setara
Ahmad Luthfi Desak Raperda Perlindungan Pekerja Informal Segera Disahkan
Setahun Pesantren Obah Luthfi–Yasin: 230 Ribu Guru Agama Terima Insentif, Hafiz dan Santri Disiapkan Beasiswa
17,7 Juta Pemudik Bakal Serbu Jateng! 4.817 Titik Jalan Dikebut Jelang Mudik Lebaran 2026
TAGGED:dana cadangandasar hukummekanisme anggaranpilgub jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pemprov Jateng Gandeng Mercy Corps Perkuat Ketahanan Iklim, Delapan Daerah Bersinergi Kurangi Risiko Banjir Pemprov Jateng Gandeng Mercy Corps Perkuat Ketahanan Iklim, Delapan Daerah Bersinergi Kurangi Risiko Banjir
Next Article Calon Paskibraka Purbalingga 30 Calon Paskibraka Purbalingga Mulai Digembleng, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT RI ke-81

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.