Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Pekerja Non Formal Terima Bantuan Beras, Pemprov Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran 2026
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Pekerja Non Formal Terima Bantuan Beras, Pemprov Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran 2026
Jateng

Pekerja Non Formal Terima Bantuan Beras, Pemprov Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran 2026

Afifah Anis CH
Last updated: 13 Maret 2026 15:57
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Pasar murah pemprov Jateng jelang lebaran
Gubernur saat mengunjungi pasar murah jelang lebaran untuk membantu masyarakat dapatkan harga sembako lebih murah. (dok. pemprov)
SHARE

Ratusan Pekerja Informal di Jawa Tengah Dapat Bantuan 2 Ton Beras

UNTUK Meringankan beban masyarakat terkait kebutuhan bahan pokok jelang Lebaran, Pemerintah provinsi Jawa Tengah menggelar pasar murah serta bantuan beras bagi pekerja informal yang ada.

Contents
  • Ratusan Pekerja Informal di Jawa Tengah Dapat Bantuan 2 Ton Beras
  • Menyasar Pekerja Rentan di Sekitar Lingkungan Pemerintahan
  • Pasar Murah Hadirkan Bahan Pokok dengan Harga Terjangkau
  • Bantuan Sangat Membantu Pekerja Kecil

Bantuan beras diserahkan pada ratusan pekerja informal seperti penggali kubur, pemulasar jenazah, hingga sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) menerima bantuan beras menjelang perayaan Idulfitri 2026.

Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi.

Penyerahan bantuan berlangsung dalam kegiatan bazar dan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Kompleks Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (13/3/2026).

Sebanyak 200 penerima manfaat dari wilayah Ungaran dan Banyumanik mendapatkan bantuan dengan total mencapai dua ton beras yang berasal dari cadangan pangan pemerintah daerah.

Menyasar Pekerja Rentan di Sekitar Lingkungan Pemerintahan

Para penerima bantuan berasal dari berbagai profesi yang selama ini berada dalam kelompok ekonomi rentan. Selain penggali kubur dan pemulasar jenazah, bantuan juga diberikan kepada pengambil sampah, supeltas, tukang parkir, takmir masjid, hingga para janda.

Menurut Ahmad Luthfi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memperkuat kedekatan sosial antara birokrasi dan masyarakat.

Ia menilai pendekatan social bonding dan empathy bonding penting dilakukan agar pemerintah tetap dekat dengan masyarakat yang berada di sekitar lingkungan kantor pemerintahan.

“Hari ini kita buktikan bahwa pekerja informal seperti supeltas, penjaga makam, tukang parkir, dan penjaga masjid di sekitar kantor pemerintahan juga harus mendapat perhatian,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar lebih aktif menjangkau masyarakat di sekitar wilayah kerja mereka.

Pasar Murah Hadirkan Bahan Pokok dengan Harga Terjangkau

Selain pembagian beras, kegiatan tersebut juga menghadirkan bazar dan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Program pasar murah ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran, periode yang biasanya diikuti kenaikan harga sejumlah komoditas.

“Ketersediaan dan keterjangkauan pangan harus kita jaga. Jangan sampai terjadi kelangkaan yang membuat harga melonjak. Masyarakat juga tidak perlu melakukan panic buying,” kata Luthfi.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, menjelaskan bahwa kegiatan bazar dan pembagian beras tersebut tidak menggunakan anggaran dinas.

Pendanaan kegiatan berasal dari kontribusi yang dihimpun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pasar murah tersebut juga melibatkan 102 bidang di lingkungan Distanak, JTAB, serta sejumlah komunitas yang ikut menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

“Tujuan utamanya agar ketersediaan pangan tetap terjamin sekaligus harganya bisa dijangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Bantuan Sangat Membantu Pekerja Kecil

Bagi para penerima manfaat, bantuan tersebut terasa sangat berarti, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

Salah satu penerima bantuan, Arso, yang bekerja sebagai tukang parkir di Ungaran, mengaku bantuan beras tersebut sangat membantu keluarganya.

Ia mengatakan penghasilan dari pekerjaan parkir dan kerja serabutan tidak selalu stabil setiap hari.

“Bahagia sekali, matur nuwun sanget. Ini sangat membantu. Sehari kadang hanya dapat Rp100 ribu sampai Rp150 ribu, itu pun masih dipotong setoran. Anak juga masih sekolah dan kuliah,” katanya.

Bagi Arso dan ratusan pekerja informal lainnya, bantuan tersebut bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga menjadi bukti bahwa keberadaan mereka tetap mendapat perhatian dari pemerintah.

*Ikuti media sosial kami.

Hari Bumi 2026, Jateng Genjot Energi Baru Terbarukan, Bauran EBT Capai 22,33 Persen
Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Ahmad Luthfi: Clean Government Berawal dari Pemimpin
Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai 14 Juli, Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Siap Beroperasi
Taj Yasin Buka Pintu Pemeriksaan BPK di Jateng, OPD Diminta Siapkan Data
Ahmad Luthfi Digelari Pendobrak Kemajuan Jateng, Raih Special Achievement Award
TAGGED:bagi berasgali kuburpasar murah
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gas melon LPG 3 Kg Banjarnegara Dapat Tambahan LPG 3 Kg Hingga 300 Persen Jelang Lebaran 2026
Next Article Pertamina pastikan pasokan bbm aman selama arus mudik lebaran Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Pertamina Tambah Stok BBM hingga 20 Persen

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.