Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dari “Gerimis” hingga “Tentang Kita”, KLa Project Bikin Ribuan Penonton Harmony of Java 2026 Bernostalgia
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Dari “Gerimis” hingga “Tentang Kita”, KLa Project Bikin Ribuan Penonton Harmony of Java 2026 Bernostalgia
Jateng

Dari “Gerimis” hingga “Tentang Kita”, KLa Project Bikin Ribuan Penonton Harmony of Java 2026 Bernostalgia

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 23 Agustus 2026 13:20
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Kla Project ajak ribuan penonton bernostalgia
Kla Project ajak ribuan penonton bernostalgia (Pemprov Jateng)
SHARE

SEMARANG – Malam perayaan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah berubah menjadi ruang nostalgia ketika KLa Project tampil sebagai penutup Harmony of Java 2026 di PRPP Jawa Tengah, Kota Semarang, Sabtu (22/8/2026) malam.

Contents
  • KLa Project Hidupkan Nostalgia Generasi 1980-an
  • Rela Datang dari Salatiga Demi Bernostalgia
  • KLa Project Satukan Orang Tua dan Anak
  •  “Tentang Kita” Jadi Penutup Penuh Makna

Begitu Lilo, Adi, dan Katon Bagaskara muncul di atas panggung, ribuan penonton langsung bergemuruh. “Gerimis” menjadi lagu pembuka yang seketika membawa suasana ke masa ketika musik KLa Project menemani perjalanan banyak orang.

Penampilan tersebut turut disaksikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, serta Sekda Jateng Sumarno.

KLa Project Hidupkan Nostalgia Generasi 1980-an

Bagi para penggemar KLa Project atau KLanis, konser malam itu bukan sekadar hiburan. Lagu-lagu yang dibawakan menjadi semacam mesin waktu yang membawa penonton kembali pada kenangan masa muda.

Katon, Lilo, dan Adi membawakan sejumlah lagu populer, di antaranya “Menjemput Impian”, “Belahan Jiwa”, “Semoga”, “Lagu Baru”, hingga “Terpuruk”.

Menariknya, lagu “Terpuruk” yang bernuansa sedih justru dinyanyikan penonton dengan penuh keceriaan. “Kalian ini gimana, lagu Terpuruk kan liriknya sedih tapi kalian kok tetap saja nyanyinya ceria?” ujar Katon dari atas panggung.

Suasana semakin hangat karena sebagian penonton datang bukan hanya untuk menyaksikan idola, tetapi juga berbagi nostalgia bersama orang-orang terdekat.

Rela Datang dari Salatiga Demi Bernostalgia

Eli Rahmawati, warga Salatiga, datang bersama lima sahabatnya. Mereka rela menempuh perjalanan cukup jauh dan menunggu hingga malam demi menikmati penampilan Kla Project yang telah menjadi bagian dari masa muda mereka.

Menurut Eli, konser gratis tersebut menjadi kesempatan langka untuk kembali menikmati lagu-lagu KLa Project bersama sahabat lama.

“Kebetulan ini gratis, jadi semua teman-teman berminat. Bisa bernostalgia, terutama untuk kami yang seusia, yang masih tahun 80-an,” katanya.

Bagi Eli dan teman-temannya, kebersamaan menjadi bagian penting dari pengalaman malam itu. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada masa mendatang.

KLa Project Satukan Orang Tua dan Anak

Antusiasme tidak hanya datang dari generasi yang tumbuh bersama musik KLa Project. Penonton usia muda juga ikut menyanyikan lagu seperti “Tak Bisa ke Lain Hati” dan “Yogyakarta”.

Antonius, warga Kota Semarang, bahkan datang bersama istri dan dua anaknya. Ia mengaku sudah menjadi penggemar KLa Project sejak grup tersebut dikenal luas pada era 1980-an.

“Mengikuti konser ini asyik, Mas. Mantap,” ujarnya.

Menurut Antonius, konser musik dengan menghadirkan musisi legendaris dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis layak terus digelar.

“Semoga bisa kembali dihadirkan artis-artis yang populer, yang legendaris dan gratis. Tetap harus merakyat,” katanya.

 “Tentang Kita” Jadi Penutup Penuh Makna

Setelah membawa penonton menyusuri berbagai lagu penuh kenangan, KLa Project menutup penampilan dengan “Tentang Kita”.

Lagu tersebut seolah menjadi penegas suasana malam itu: musik tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempertemukan kenangan, keluarga, sahabat, dan berbagai generasi dalam satu ruang.

Harmony of Java 2026 akhirnya bukan sekadar panggung musik dalam rangka Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah. Acara tersebut menjadi ruang perjumpaan berbagai generasi yang disatukan oleh lagu dan nostalgia.

Di bawah cahaya panggung dan lantunan KLa Project, ribuan orang merayakan sesuatu yang sederhana tetapi berarti: mengingat masa lalu, berkumpul bersama orang tercinta, dan bernostalgia dengan bahagia.

*Ikuti media sosial kami.

Dari Dua Sapi, Peternak Milenial di Purworejo Tembus Pasar Premium
NPCI Jateng Kini Miliki Asrama Atlet Disabilitas, Dorong Lahirnya Prestasi Paralympic
Jateng Siapkan KITB Berbasis Energi Terbarukan Tanpa Kedip, Bidik Investor Kelas Dunia
Tanggul Sungai Tuntang di Grobogan Jebol, 9 Alat Berat Dikebut, Ditarget Tuntas 3 Hari
Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa, Lawan Pinjol Ilegal dan Judi Online
TAGGED:hari jadi jawa tengahharmony of javakla projectnostalgia
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Hantu gentayangan di Desa Purwanegara Bukan Adu Nyali, Puluhan “Hantu” Gentayangan Bikin Heboh Warga Purwanegara
Next Article Kafilah MTQ Korpri Jateng saat berpamitan dengan Wagub Jateng Wagub Taj Yasin Minta Kafilah MTQ Korpri Jateng Tak Sekadar Mengejar Prestasi, tetapi Mendalami Makna Al-Qur’an

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.