Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Hunian Tetap Segera Dibangun, Warga Korban Tanah Gerak Tegal Mulai Merasa Tenang
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Hunian Tetap Segera Dibangun, Warga Korban Tanah Gerak Tegal Mulai Merasa Tenang
Jateng

Hunian Tetap Segera Dibangun, Warga Korban Tanah Gerak Tegal Mulai Merasa Tenang

Afifah Anis CH
Last updated: 27 Mei 2026 15:30
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Gubernur siapkan hunian tetap korban tanah gerak Tegal
Gubernur saat meninjau Huntara dan menyiapkan hunian tetap bagi korban tanah gerak di Kabupaten Tegal. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan warga terdampak bencana tanah gerak di Kabupaten Tegal akan mendapatkan hunian tetap (huntap) sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana.

Contents
  • Pemerintah Siapkan Hunian Tetap untuk Korban Tanah Gerak
  • Fasilitas Huntara Dinilai Memadai dan Nyaman
  • Warga Berharap Huntap Segera Direalisasikan

Kepastian pembangunan hunian tetap tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat mengunjungi hunian sementara (huntara) di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (27/5/2026).

Dalam kunjungan itu, gubernur merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah bersama warga korban bencana tanah gerak Desa Padasari. Selain menyerahkan bantuan sapi kurban berbobot 906 kilogram, Ahmad Luthfi juga meninjau langsung kondisi huntara dan berdialog dengan masyarakat.

“Kami lakukan pengecekan dari huntara ini untuk memastikan tidak ada public complaint dari masyarakat. Dari mulai rumahnya yang kemarin, sudah kita geser ke sini. Mereka sudah nyaman,” ujar Ahmad Luthfi usai meninjau lokasi.

Pemerintah Siapkan Hunian Tetap untuk Korban Tanah Gerak

Ahmad Luthfi mengatakan, pemerintah saat ini terus mematangkan proses pembangunan hunian tetap agar warga memiliki kepastian tempat tinggal dan dapat kembali menjalani kehidupan dengan tenang.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan pemerintah pusat terus berkoordinasi dalam penanganan dampak bencana tanah gerak yang terjadi pada Februari 2026 lalu.

Bencana tersebut mengakibatkan sekitar 900 rumah warga Desa Padasari mengalami kerusakan sehingga masyarakat harus direlokasi ke hunian sementara.

Sebagai langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah membangun huntara berbentuk rumah modular di atas lahan bengkok Desa Capar seluas 47 ribu meter persegi.

Pada tahap pertama, sebanyak 456 unit huntara telah selesai dibangun dan kini ditempati warga terdampak.

Fasilitas Huntara Dinilai Memadai dan Nyaman

Gubernur mengaku senang melihat kondisi huntara yang bersih, rapi, dan cukup nyaman untuk ditempati warga selama masa pemulihan.

Berbagai fasilitas dasar juga telah tersedia, mulai dari listrik, air bersih, masjid, lapangan olahraga, balai warga, pos kesehatan, taman bermain anak, tempat pembuangan sampah, toilet umum, hingga dapur keluarga di setiap modul rumah.

“Nanti kekurangannya akan ditambah, Bupati Tegal sudah menyiapkan lahan. Artinya, negara hadir dalam rangka representasi bencana alam,” katanya.

Selain meninjau fasilitas, Ahmad Luthfi juga membagikan alat tulis dan mainan kepada anak-anak penghuni huntara. Kehadiran gubernur disambut hangat warga yang antusias mengajak bersalaman dan berfoto bersama.

Warga Berharap Huntap Segera Direalisasikan

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi memastikan proses penyiapan lahan untuk pembangunan hunian tetap masih terus berjalan.

“Huntap nanti setelah huntara. Sekarang sedang disiapkan lahannya. Kalau sudah huntap, hak milik rumah dan tanah jadi punya warga,” jelasnya.

Salah satu penghuni huntara blok H5.1, Wasitoh, mengaku bersyukur karena kini memiliki tempat tinggal sementara yang dinilai cukup nyaman dan lengkap fasilitasnya.

Ia bersama suaminya, Syafi’i, juga masih dapat melanjutkan usaha kecil yang sebelumnya dijalankan di kampung asal mereka.

“Bersyukur sekali. Terima kasih kepada pemerintah, sudah diberikan semua fasilitas ini,” ujarnya.

Warga lainnya, Rifai, berharap pembangunan hunian tetap dapat segera direalisasikan agar masyarakat tidak terus dihantui ketidakpastian.

“Harapannya segera ditangani masalah huntap biar warganya tenang. Kalau masih di sini kan masih kepikiran untuk ke depan seperti apa,” katanya.

*Ikuti media sosial kami.

Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng Dimulai 21 September 2026, Denda Dihapus
Kesempatan Emas! Beasiswa Santri Jateng 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal dan Skemanya
Taj Yasin Buka Pintu Pemeriksaan BPK di Jateng, OPD Diminta Siapkan Data
Ahmad Luthfi Sebut Jateng “Minimarket” Bencana, Minta PMI Perkuat Respons Cepat
Tekankan Persatuan, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Warga Gumregut Nyawiji Bangun Jawa Tengah
TAGGED:gubernur ahmad luthfihunian tetapkorban tanah gerak
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bantuan hewan kurban Presiden Prabowo Hewan Kurban Jenis Simental Charolais Presiden Prabowo Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
Next Article Gubernur Jateng siapkan Pariwisata dan ekonomi syariah Gubernur Siapkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 2027

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.