Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Jateng Masih Puncak Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2026
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Jateng Masih Puncak Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2026
JatengNasional

Jateng Masih Puncak Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2026

Afifah Anis CH
Last updated: 21 Februari 2026 12:52
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Gubernur Ingatkan Cuaca Ekstrem saat Mudik Lebaran
Jateng Masih Puncak Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2026. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

JELANG arus mudik Lebaran 2026, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jawa Tengah masih berada dalam periode puncak musim hujan hingga akhir Maret 2026.

Contents
  • Hujan Ancam Wilayah Tengah dan Pegunungan Jateng Saat Mudik Lebaran
  • Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Curah Hujan Hampir 43 Persen
  • Gubernur Ahmad Luthfi Minta Pemudik Utamakan Keselamatan

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran perjalanan para pemudik, terutama yang melintasi jalur darat di kawasan rawan bencana.

Hujan Ancam Wilayah Tengah dan Pegunungan Jateng Saat Mudik Lebaran

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa intensitas hujan di Jawa Tengah pada Februari hingga Maret masih tergolong tinggi. Bahkan, sejumlah wilayah diperkirakan mengalami hujan kategori menengah hingga lebat, terutama di kawasan tengah dan daerah pegunungan.

“Jawa Tengah masih akan diguyur hujan cukup intens saat periode mudik Lebaran nanti. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan di kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Wilayah tengah dan pegunungan menjadi zona yang paling perlu diwaspadai karena memiliki risiko tinggi terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air di jalur utama mudik Lebaran.

Beberapa daerah juga masih dalam tahap pemulihan akibat dampak cuaca ekstrem sebelumnya, sehingga potensi gangguan perjalanan bisa meningkat jika hujan kembali terjadi dengan intensitas tinggi.

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Curah Hujan Hampir 43 Persen

Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama BMKG telah melaksanakan operasi modifikasi cuaca sejak 15 Januari hingga 3 Februari 2026.

Selama periode tersebut, dilakukan 148 penerbangan untuk menyemai awan guna mengurangi potensi hujan ekstrem. Hasilnya, intensitas curah hujan berhasil ditekan hingga 42,95 persen.

Meski tidak sepenuhnya menghentikan hujan, langkah ini dinilai efektif dalam meminimalkan risiko bencana. BMKG juga membuka peluang pelaksanaan operasi lanjutan jika kondisi atmosfer masih menunjukkan potensi cuaca ekstrem menjelang puncak arus mudik.

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Pemudik Utamakan Keselamatan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama perjalanan mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Ia meminta para pemudik untuk memantau perkembangan prakiraan cuaca secara berkala, memastikan kondisi kendaraan prima, serta mempertimbangkan waktu tempuh jika hujan deras terjadi.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memperkuat koordinasi untuk memastikan kesiapan jalur mudik, termasuk antisipasi terhadap potensi banjir, longsor, maupun gangguan cuaca lainnya.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

MTQ Nasional 2026 Hadirkan Bazar UMKM 35 Provinsi di Eks E Plaza Semarang
Tegal Business Forum 2026 Harus Hasilkan Investasi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni
Dorong Ekonomi Desa Lebih Mandiri, 5.503 Gedung KDMP Berdiri di Jateng
Sumarno Warning Sekda se-Jateng: KDMP Jangan Bernasib Seperti KUD yang Tumbang
Ratusan Anak Muda Berebut Kesempatan Magang ke Jepang, Bawa Mimpi Perbaiki Nasib Keluarga
TAGGED:cuaca ekstremJawa Tengahmudik lebaranpemudik
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article rsi banjarnegara RSI Banjarnegara Siaga Penuh Lebaran 2026: IGD Nonstop 24 Jam, 7 Ambulans Disiagakan
Next Article Tarling ramadan 2026 Tarhim Ramadan 2026 Dimulai, Bupati Amalia Tegaskan Pembangunan Banjarnegara Harus Terasa Nyata

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.