JELANG arus mudik Lebaran 2026, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jawa Tengah masih berada dalam periode puncak musim hujan hingga akhir Maret 2026.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran perjalanan para pemudik, terutama yang melintasi jalur darat di kawasan rawan bencana.
Hujan Ancam Wilayah Tengah dan Pegunungan Jateng Saat Mudik Lebaran
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa intensitas hujan di Jawa Tengah pada Februari hingga Maret masih tergolong tinggi. Bahkan, sejumlah wilayah diperkirakan mengalami hujan kategori menengah hingga lebat, terutama di kawasan tengah dan daerah pegunungan.
“Jawa Tengah masih akan diguyur hujan cukup intens saat periode mudik Lebaran nanti. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan di kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Wilayah tengah dan pegunungan menjadi zona yang paling perlu diwaspadai karena memiliki risiko tinggi terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air di jalur utama mudik Lebaran.
Beberapa daerah juga masih dalam tahap pemulihan akibat dampak cuaca ekstrem sebelumnya, sehingga potensi gangguan perjalanan bisa meningkat jika hujan kembali terjadi dengan intensitas tinggi.
Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Curah Hujan Hampir 43 Persen
Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama BMKG telah melaksanakan operasi modifikasi cuaca sejak 15 Januari hingga 3 Februari 2026.
Selama periode tersebut, dilakukan 148 penerbangan untuk menyemai awan guna mengurangi potensi hujan ekstrem. Hasilnya, intensitas curah hujan berhasil ditekan hingga 42,95 persen.
Meski tidak sepenuhnya menghentikan hujan, langkah ini dinilai efektif dalam meminimalkan risiko bencana. BMKG juga membuka peluang pelaksanaan operasi lanjutan jika kondisi atmosfer masih menunjukkan potensi cuaca ekstrem menjelang puncak arus mudik.
Gubernur Ahmad Luthfi Minta Pemudik Utamakan Keselamatan
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama perjalanan mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Ia meminta para pemudik untuk memantau perkembangan prakiraan cuaca secara berkala, memastikan kondisi kendaraan prima, serta mempertimbangkan waktu tempuh jika hujan deras terjadi.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memperkuat koordinasi untuk memastikan kesiapan jalur mudik, termasuk antisipasi terhadap potensi banjir, longsor, maupun gangguan cuaca lainnya.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.
