PENCAPAIAN Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta menjadi salah satu target penting dalam pembangunan kesehatan nasional. Melalui UHC, seluruh penduduk diharapkan memiliki akses layanan kesehatan yang berkualitas, berkesinambungan, dan bebas dari beban finansial.
Dalam upaya mewujudkan target tersebut, pemerintah daerah memegang peran strategis, khususnya melalui dukungan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat kurang mampu.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pembiayaan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dukungan ini berkontribusi langsung dalam memperluas cakupan kepesertaan JKN sekaligus menjadi penentu tercapainya status UHC di suatu wilayah.
BPJS Kesehatan Tekankan Pentingnya Komitmen Pemerintah Daerah
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Mujiatin, menegaskan bahwa keberhasilan UHC tidak lepas dari komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah daerah memiliki peran yang sangat strategis dalam mewujudkan UHC. Melalui pembiayaan PBI APBD, masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan dapat terdaftar sebagai peserta JKN dan memperoleh layanan kesehatan sesuai ketentuan,” ujar Mujiatin.
Ia menambahkan, sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan harus terus diperkuat agar pelayanan JKN berjalan efektif dan berkelanjutan. Selain itu, pemutakhiran data kependudukan dan kepesertaan menjadi aspek penting untuk menjaga kesinambungan program UHC.
Warga Kebumen Rasakan Langsung Manfaat JKN PBI APBD
Manfaat nyata dari dukungan pemerintah daerah terhadap Program JKN dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya Munirah (65), warga Desa Candi, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, yang menjalani perawatan akibat penyakit darah tinggi dan gastroenteritis.
Munirah mengaku sangat terbantu karena terdaftar sebagai peserta PBI APBD, sehingga seluruh biaya perawatan selama sakit ditanggung oleh Program JKN.
“Saya dirawat selama empat hari dan kontrol lanjutan tanpa dipungut biaya. Alhamdulillah sangat membantu,” katanya.
Hal serupa dirasakan Ma’minah (52), warga Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen. Sejak terdaftar sebagai peserta PBI APBD, ia mengaku lebih mudah mengakses layanan kesehatan.
“Terima kasih karena seluruh keluarga saya didaftarkan sebagai peserta PBI APBD. Sekarang saya lebih tenang karena kesehatan keluarga terjamin,” katanya.
Sinergi Lintas Sektor Perkuat Keberlanjutan UHC
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, sinergi lintas sektor, serta optimalisasi peran BPJS Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan, pencapaian UHC diharapkan dapat terus dipertahankan.
Upaya ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan kesehatan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
*Baca dan ikuti media sosial kami.
