Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Masjid Nusantara Watu Sanggar Purbalingga Diresmikan, Perpaduan Islam dan Budaya Jawa
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Berita > Masjid Nusantara Watu Sanggar Purbalingga Diresmikan, Perpaduan Islam dan Budaya Jawa
Berita

Masjid Nusantara Watu Sanggar Purbalingga Diresmikan, Perpaduan Islam dan Budaya Jawa

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 8 Maret 2026 17:49
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
Persemian masjid nusantara satu sanggar Purbalingga
Masjid Nusantara Watu Sanggar di Mrebet, Purbalingga resmi diresmikan. Arsitekturnya unik memadukan kubah Islam dan ornamen gunungan Jawa sebagai simbol harmoni budaya dan spiritual. (dok. Humas Purbalingga)
SHARE

MASJID Nusantara Watu Sanggar Purbalingga menjadi satu perpaduian Islam dan budaya jawa di Purbalingga. Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menghadiri peresmian Masjid yang berada di Desa Mangunegara, Kecamatan Mrebet, menjadi menarik karena perpaduan budaya jawa dan islam.

Contents
  • Masjid Nusantara Watu Sanggar, Simbol Harmoni antara Spiritualitas dan Budaya Lokal
  • Ornamen Gunungan dan Kubah Sarat Makna Filosofis

Wakil Bupati Purbalingga Dimas menyebutkan jika masjid tersebut menarik perhatian karena desain arsitekturnya yang tidak biasa. Bangunan ini memadukan kubah masjid dengan ornamen gunungan khas budaya Jawa, mencerminkan perpaduan nilai Islam dengan kearifan lokal Nusantara.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid tersebut. Selamat atas selesainya pembangunan Masjid Nusantara Watu Sanggar ini. Arsitekturnya sangat unik karena menggabungkan nilai spiritual Islam dengan kekayaan budaya Nusantara,” ujarnya.

Masjid Nusantara Watu Sanggar, Simbol Harmoni antara Spiritualitas dan Budaya Lokal

Menurut Dimas, kehadiran Masjid Nusantara Watu Sanggar ini bukan sekadar menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi simbol harmoni antara ajaran agama dan budaya lokal.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kata dia, siap memberikan dukungan agar Masjid Nusantara Watu Sanggar tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah siap melakukan berbagai dukungan agar keberadaan masjid ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Dimas.

Ia juga menilai masjid ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi yang dapat menarik pengunjung sekaligus mendorong perekonomian masyarakat sekitar.

Ornamen Gunungan dan Kubah Sarat Makna Filosofis

Penanggung jawab pembangunan Masjid Nusantara Watu Sanggar, Amir Panoto, menjelaskan pembangunan masjid dimulai sejak awal tahun 2024 dan membutuhkan waktu sekitar dua tahun hingga tahap penyelesaian.

Konsep arsitektur masjid sengaja dirancang dengan memadukan seni Islam dan budaya Jawa sebagai representasi kekayaan budaya Nusantara.

Di bagian bangunan terdapat 25 ornamen gunungan yang melambangkan jumlah nabi dan rasul dalam ajaran Islam. Dalam tradisi pewayangan Jawa, gunungan juga dimaknai sebagai pusat kehidupan yang menggambarkan kebesaran Tuhan.

Selain itu, pada bagian atas masjid terdapat sembilan kubah yang menyerupai bentuk stupa. Elemen tersebut merupakan simbol penghormatan kepada Wali Songo yang dikenal sebagai tokoh penyebar agama Islam di tanah Jawa.

Sementara di sekeliling bangunan terdapat lima kubah kecil yang merepresentasikan lima rukun Islam, sehingga memperkuat pesan spiritual yang ingin disampaikan melalui desain masjid tersebut.

*Ikuti media sosial kami.

Piala Dunia 2026 Tayang di TVRI, Sekda Jateng Ingin Sepak Bola Kampung Hidup Lagi
Wabup Banjarnegara Dorong Muslimat NU Lahirkan Program Bermanfaat
Wagub Jateng Kawal Langsung Penanganan Banjir Pekalongan dari Lapangan
Jateng Siapkan KITB Berbasis Energi Terbarukan Tanpa Kedip, Bidik Investor Kelas Dunia
Kunjungi Peternakan Ayam di Kudus, Nawal Yasin Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Keluarga
TAGGED:masjid jawa dan islammasjid nusantara watu sanggar purbalinggamasjid purbaliingga
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article kebakaran kandang ayam Api Melalap Kandang Ayam di Purwonegoro, 14 Ribu Ayam Mati Terbakar
Next Article Peluncuran program agus Wagub Jateng Dukung Program AGUS, Perkuat Literasi Al-Qur’an dan Gizi Santri

Berita Terbaru

Reses
Reses di Cilacap, David Ishaq Aryadi Serap Aspirasi Warga dan Paparkan Program Pembangunan
Cilacap Jateng
GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.