RATUSAN warga Desa Gununggiana, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Gununggiana menggelar aksi damai dengan mendatangi balai desa setempat, Rabu (6/5/2026).
Dalam aksi tersebut, warga secara tegas menuntut Kepala Dusun (Kadus) III untuk mundur dari jabatannya. Tuntutan ini muncul setelah adanya dugaan tindakan yang dinilai mencoreng marwah perangkat desa dan meresahkan masyarakat.
Sekretaris Aliansi Masyarakat Desa Gununggiana, Tri Rahardiono, menjelaskan bahwa aksi dilakukan setelah upaya mediasi sebelumnya belum memberikan hasil yang memuaskan bagi warga.
“Aksi ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat karena oknum perangkat desa dinilai melakukan tindakan yang meresahkan,” ujarnya.
Masuk Rumah Dinas Bidan Desa Tanpa Izin Jadi Pemicu
Menurut Tri, keresahan warga dipicu oleh dugaan tindakan oknum Kadus III yang memasuki rumah dinas bidan desa tanpa izin. Bahkan, yang bersangkutan disebut masuk melalui jendela.
“Peristiwa itu diketahui oleh anak dari bidan desa. Saat ketahuan, oknum tersebut langsung melarikan diri,” katanya.
Kejadian tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat yang menilai tindakan itu melanggar norma dan etika sebagai perangkat desa.
“Warga meminta keadilan dan mendesak yang bersangkutan segera mengundurkan diri. Dalam musyawarah tadi, yang bersangkutan akhirnya bersedia mundur secara legowo,” katanya.
Pemerintah Desa Apresiasi Aksi Damai Warga Gununggiana
Sementara itu, Kepala Desa Gununggiana, Kardiyo, menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan warga merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi desa.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah desa telah melakukan klarifikasi terhadap kedua pihak terkait insiden tersebut. Oknum Kadus III juga telah mengakui perbuatannya.
“Yang bersangkutan mengakui masuk ke rumah dinas bidan tanpa izin. Namun, tidak ada hubungan khusus antara keduanya,” katanya.
Meski demikian, Kardiyo menegaskan bahwa tindakan tersebut tetap tidak dapat dibenarkan, terutama karena dilakukan tanpa izin dan melalui cara yang tidak semestinya.
Kadus III Siap Mundur, Warga Diminta Tetap Kondusif
Hasil musyawarah antara warga dan pemerintah desa menyepakati bahwa oknum Kadus III bersedia mengundurkan diri dari jabatannya.
Pemerintah desa juga mengapresiasi cara masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib.
“Kami berharap setelah ini situasi kembali kondusif. Semoga yang bersangkutan bisa kembali ke masyarakat dan menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
*Ikuti media sosial kami.
