Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dipicu Dugaan Pelanggaran Etika, Warga Gununggiana Tuntut Kadus III Mundur
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Dipicu Dugaan Pelanggaran Etika, Warga Gununggiana Tuntut Kadus III Mundur
Banjarnegara

Dipicu Dugaan Pelanggaran Etika, Warga Gununggiana Tuntut Kadus III Mundur

Afifah Anis CH
Last updated: 6 Mei 2026 16:10
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Polisi amankan aksi damai warga Desa Gununggiana
Polisi saat mengamankan aksi damai warga Desa Gununggiana terkait tuntutan Kadus III untuk mundur dari jabatannya. (dok. warga)
SHARE

RATUSAN warga Desa Gununggiana, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Gununggiana menggelar aksi damai dengan mendatangi balai desa setempat, Rabu (6/5/2026).

Contents
  • Masuk Rumah Dinas Bidan Desa Tanpa Izin Jadi Pemicu
  • Pemerintah Desa Apresiasi Aksi Damai Warga Gununggiana
  • Kadus III Siap Mundur, Warga Diminta Tetap Kondusif

Dalam aksi tersebut, warga secara tegas menuntut Kepala Dusun (Kadus) III untuk mundur dari jabatannya. Tuntutan ini muncul setelah adanya dugaan tindakan yang dinilai mencoreng marwah perangkat desa dan meresahkan masyarakat.

Sekretaris Aliansi Masyarakat Desa Gununggiana, Tri Rahardiono, menjelaskan bahwa aksi dilakukan setelah upaya mediasi sebelumnya belum memberikan hasil yang memuaskan bagi warga.

“Aksi ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat karena oknum perangkat desa dinilai melakukan tindakan yang meresahkan,” ujarnya.

Masuk Rumah Dinas Bidan Desa Tanpa Izin Jadi Pemicu

Menurut Tri, keresahan warga dipicu oleh dugaan tindakan oknum Kadus III yang memasuki rumah dinas bidan desa tanpa izin. Bahkan, yang bersangkutan disebut masuk melalui jendela.

“Peristiwa itu diketahui oleh anak dari bidan desa. Saat ketahuan, oknum tersebut langsung melarikan diri,” katanya.

Kejadian tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat yang menilai tindakan itu melanggar norma dan etika sebagai perangkat desa.

“Warga meminta keadilan dan mendesak yang bersangkutan segera mengundurkan diri. Dalam musyawarah tadi, yang bersangkutan akhirnya bersedia mundur secara legowo,” katanya.

Pemerintah Desa Apresiasi Aksi Damai Warga Gununggiana

Sementara itu, Kepala Desa Gununggiana, Kardiyo, menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan warga merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi desa.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah desa telah melakukan klarifikasi terhadap kedua pihak terkait insiden tersebut. Oknum Kadus III juga telah mengakui perbuatannya.

“Yang bersangkutan mengakui masuk ke rumah dinas bidan tanpa izin. Namun, tidak ada hubungan khusus antara keduanya,” katanya.

Meski demikian, Kardiyo menegaskan bahwa tindakan tersebut tetap tidak dapat dibenarkan, terutama karena dilakukan tanpa izin dan melalui cara yang tidak semestinya.

Kadus III Siap Mundur, Warga Diminta Tetap Kondusif

Hasil musyawarah antara warga dan pemerintah desa menyepakati bahwa oknum Kadus III bersedia mengundurkan diri dari jabatannya.

Pemerintah desa juga mengapresiasi cara masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib.

“Kami berharap setelah ini situasi kembali kondusif. Semoga yang bersangkutan bisa kembali ke masyarakat dan menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

*Ikuti media sosial kami.

Tak Disangka! Endapan Sungai Serayu di Banjarnegara Disulap Jadi Kebun Penghasil Uang
Bupati Amalia Tegaskan Stunting Tak Melulu Soal Kemiskinan, Pola Asuh Jadi Kunci Utama
Gerakan “Batur Zero Miras” Lahir dari Aspirasi Masyarakat
Tak Mau Putus, Pria di Banjarnegara Sebar Video Syur Sang Mantan ke Medsos
Rutan Banjarnegara Perkuat Integritas dan Deteksi Dini Gangguan Kamtib
TAGGED:banjarnegarabidan desagununggianakadus mundur
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article bupati tekankan pelayanan publik dalam rakor bersama OPD Dongkrak Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Tekankan “Super Team” OPD
Next Article Percepat pembangunan rumah warga miskin 281 Ribu Rumah Warga Miskin Rampung Dibangun, Kolaborasi Multi Sumber Anggaran Percepat Penyediaan Hunian Layak

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.