Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Sawah Masuk Era Digital! Banjarnegara Optimalkan Drone untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Sawah Masuk Era Digital! Banjarnegara Optimalkan Drone untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Banjarnegara

Sawah Masuk Era Digital! Banjarnegara Optimalkan Drone untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Afifah Anis CH
Last updated: 9 Februari 2026 11:45
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Dorne untuk ketahanan pangan
Pemkab Banjarnegara manfaatkan teknologi drone pertanian untuk pemupukan dan pengendalian hama. Langkah strategis ini dorong produktivitas dan ketahanan pangan berkelanjutan. (dok. Distan)
SHARE

DINAS Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPPKP) Kabupaten Banjarnegara menegaskan komitmennya dalam mendorong pemanfaatan teknologi modern di sektor pertanian. Salah satunya melalui penggunaan drone pertanian yang dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjawab tantangan perubahan iklim.

Contents
  • Efisiensi Tinggi, Lebih Aman, dan Ramah Lingkungan
  • Lima Unit Drone Siap Dukung Lahan Pertanian
  • Bagian dari Program Nasional Brigade Pangan
  • Sejalan Regulasi dan Strategi Ketahanan Pangan Nasional

Kepala DPPPKP Banjarnegara, Firman Sapta Adi, menyampaikan bahwa adopsi teknologi merupakan langkah penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

“Pemanfaatan teknologi, termasuk drone untuk pemupukan dan pengendalian hama, adalah bentuk lompatan maju dalam mendukung program ketahanan pangan,” ujarnya.

Efisiensi Tinggi, Lebih Aman, dan Ramah Lingkungan

Firman menjelaskan, penggunaan drone menjadi bagian dari komitmen bersama antara pemerintah dan industri pertanian dalam menerapkan pengelolaan pestisida yang aman, efektif, dan sesuai standar mutu.

“Teknologi drone tidak hanya membuat pekerjaan petani lebih efisien, tetapi juga membantu menjaga kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Menurutnya, harmonisasi antara teknologi dan praktik pertanian menjadi kunci agar penggunaan pestisida tetap tepat sasaran tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Lima Unit Drone Siap Dukung Lahan Pertanian

Saat ini, DPPPKP Banjarnegara telah mengoperasikan lima unit drone pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari pemupukan, penyemprotan pestisida, hingga pengendalian gulma.

“Penggunaan drone jauh lebih cepat dan efektif dibandingkan metode konvensional, terutama di lahan luas atau wilayah terasering yang sulit dijangkau,” jelas Firman.

Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan presisi kerja sekaligus meminimalkan risiko paparan bahan kimia bagi petani.

Bagian dari Program Nasional Brigade Pangan

Firman menambahkan, drone pertanian tersebut merupakan alat mesin pertanian modern yang disalurkan pemerintah melalui program Brigade Pangan. Ke depan, pengelolaannya akan dilakukan oleh satuan tugas pangan yang telah terbentuk di sejumlah wilayah.

“Dengan dikelola satgas pangan, pemanfaatan drone bisa dilakukan secara lebih terkoordinasi dan masif, terutama untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman,” ujarnya.

Sejalan Regulasi dan Strategi Ketahanan Pangan Nasional

Pemanfaatan drone pertanian ini juga sejalan dengan regulasi pemerintah terkait penggunaan pestisida. Firman menegaskan bahwa setiap produk pestisida wajib terdaftar dan memiliki izin edar sesuai Permentan Nomor 43 Tahun 2019.

Lebih jauh, penggunaan teknologi pertanian modern menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menghadapi tantangan sektor pertanian nasional, mulai dari peningkatan produktivitas, adaptasi perubahan iklim, hingga penerapan teknologi ramah lingkungan.

“Ini langkah tepat untuk mendukung swasembada pangan dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.

*Ikuti media sosial kami.

Dari Bangku Sekolah ke Mesin Espresso, Siswa SMAN 1 Sigaluh Disiapkan Jadi Barista Profesional
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Kuduran Budaya Wanayasa ke-16: Bentang Ondol Sepanjang 1 Kilometer Jadi Magnet
Pemkab Banjarnegara Perketat Izin Alun-alun Usai Polemik Smesh Hepi
Krisis Air Bersih di Banjarnegara, Polres Salurkan 25 Ribu Liter ke Kebutuhduwur
TAGGED:drone pertanianketahanan pangansawah digital
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pemanah berkuda latber Sambut Ramadan, Pemanah Berkuda Banjarnegara Padukan Latihan Fisik dan Spirit Ibadah
Next Article barista SMAN 1 Sigaluh Dari Bangku Sekolah ke Mesin Espresso, Siswa SMAN 1 Sigaluh Disiapkan Jadi Barista Profesional

Berita Terbaru

Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.