Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Tanggul Irigasi Jebol di Bawang Banjarnegara, 161 Hektare Sawah Terancam Kekeringan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Tanggul Irigasi Jebol di Bawang Banjarnegara, 161 Hektare Sawah Terancam Kekeringan
Banjarnegara

Tanggul Irigasi Jebol di Bawang Banjarnegara, 161 Hektare Sawah Terancam Kekeringan

Afifah Anis CH
Last updated: 29 Mei 2026 12:51
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Tanggul irigasi di Desa Gemurih Jebol dan mengancam ratusan hektare lahan. (dok.warga)
SHARE

JEBOLNYA tanggul irigasi sekunder di Desa Gemuruh, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, mengancam ratusan hektare lahan pertanian di enam desa. Kerusakan tanggul yang terjadi pada Selasa (26/5/2026) menyebabkan aliran air menuju area persawahan terputus total.

Contents
  • Soal Irigasi Jebol, BPBD Siapkan Pompa Air
  • Warga Diminta Menjauh dari Lokasi Tanggul Jebol
  • Dinas Pertanian Kaji Dampak ke Enam Desa

Saluran irigasi tersebut selama ini menjadi sumber utama pengairan sawah di Desa Gemuruh, Masaran, Serang, Kutayasa, Binorong, hingga sebagian wilayah Mantrianom. Akibat tanggul ambles, sedikitnya 161 hektare sawah produktif di Kecamatan Bawang kini terancam mengalami kekeringan pada awal musim pengolahan lahan.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, mengatakan kerusakan tanggul tergolong cukup parah. Panjang tanggul yang jebol mencapai sekitar 50 meter dengan tinggi sekitar 15 meter.

“Kondisi ini mengakibatkan aliran air tidak bisa mengaliri sekitar 161 hektare lahan pertanian. Kami sedang menyiapkan langkah penanganan darurat agar petani tetap mendapatkan suplai air,” ujarnya.

Soal Irigasi Jebol, BPBD Siapkan Pompa Air

Sebagai langkah sementara, BPBD Banjarnegara menyiapkan pompa air darurat dari saluran irigasi terdekat untuk membantu memenuhi kebutuhan air sawah warga terdampak.

Selain itu, BPBD bersama Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO), DPUPR, dan Dinas Pertanian juga telah melakukan asesmen di lokasi guna menghitung tingkat kerusakan serta kebutuhan penanganan darurat maupun perbaikan permanen.

Menurut Aji, sebelum tanggul jebol, kondisi konstruksi sebenarnya sudah mengalami kerusakan dan sempat dilakukan penanganan sementara. Namun debit air yang tinggi membuat tanggul tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya ambles.

“Beberapa hari sebelumnya memang sudah dilakukan penanganan sementara, tetapi karena debit air cukup besar, kondisi tanggul tidak mampu menahan beban sehingga akhirnya jebol,” jelasnya.

Warga Diminta Menjauh dari Lokasi Tanggul Jebol

Selain mengganggu sektor pertanian, longsornya tanggul juga dinilai membahayakan keselamatan warga sekitar. BPBD Banjarnegara mengimbau masyarakat tidak mendekati area tanggul karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Kami mengimbau warga tidak mendekat ke lokasi tanggul jebol karena cukup berbahaya,” kata Aji.

Hingga kini, pemerintah daerah bersama instansi terkait masih berupaya mempercepat penanganan agar distribusi air ke lahan pertanian kembali normal dan risiko gagal panen dapat diminimalkan.

Dinas Pertanian Kaji Dampak ke Enam Desa

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara, Firman Sapta Adi, mengatakan sedikitnya enam desa terdampak akibat jebolnya saluran irigasi tersebut, yakni Desa Gemuruh, Masaran, Serang, Kutayasa, Binorong, dan sebagian wilayah Mantrianom.

Selain itu, kerusakan irigasi juga berdampak pada beberapa wilayah di Kecamatan Purwanegara. Meski demikian, sebagian area di wilayah tersebut diketahui telah memasuki masa panen dan persiapan tanam.

“Untuk total wilayah terdampak masih dalam kajian dan perhitungan. Sementara ini sekitar 161 hektare lahan terdampak langsung berada di wilayah Kecamatan Bawang,” ujarnya.

Firman menambahkan, pihaknya bersama BPBD Banjarnegara masih terus melakukan kajian terkait dampak kerusakan irigasi terhadap sektor pertanian, termasuk langkah penanganan lanjutan.

“Kami segera melakukan rapat koordinasi bersama pihak terkait untuk penanganan jebolnya irigasi ini,” katanya.

*Ikuti media sosial kami.

Parade Budaya Banjarnegara Jadi Magnet Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga
Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-30 Agustus, Jazz Atas Awan Kembali Hadir
GP Ansor Banjarnegara Lantik 55 Pengurus, Galang 1.056 Bibit Pohon untuk Mitigasi Longsor
HUT Lalu Lintas ke-71, Polres Banjarnegara Dorong Pelayanan Modern dan Budaya Keselamatan
Kemensos Salurkan Santunan Rp440 Juta untuk Korban Longsor Situkung Pandanarum Banjarnegara
TAGGED:irigasi jeboltanggul irigasiterancam kekeringan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Muscab Himni rumah bersama masyarakat Nias Muscab HIMNI Jadi Momentum Konsolidasi Masyarakat Nias di Jawa Tengah
Next Article remisi lansia Rutan Banjarnegara Peringati HLUN 2026, Narapidana Lansia di Rutan Banjarnegara Terima Remisi Khusus

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.