Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Muscab HIMNI Jadi Momentum Konsolidasi Masyarakat Nias di Jawa Tengah
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Muscab HIMNI Jadi Momentum Konsolidasi Masyarakat Nias di Jawa Tengah
Jateng

Muscab HIMNI Jadi Momentum Konsolidasi Masyarakat Nias di Jawa Tengah

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 28 Mei 2026 14:57
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Muscab Himni rumah bersama masyarakat Nias
Pembukaan Musyawarah Cabang Himpunan Masyarakat Nias di Kabupaten Semarang. (dok.HIMNI Semarang)
SHARE

MUSYAWARAH Cabang (Muscab) Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kabupaten Semarang yang digelar di Aula Gedung D Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Kompleks Tarubudaya, penuh dengan ornament dan budaya Nias.

Contents
  • Pembukaan Ditandai Pemukulan Alat Musik Tradisional Masyarakat Nias
  • HIMNI Jawa Tengah Dorong Konsolidasi Organisasi
  • Bupati Semarang Harap HIMNI Ikut Jaga Kerukunan

Muscab HIMNI tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD HIMNI Jawa Tengah Yasozisokhi Zebua, Muscab semakin semarak dengan ditampilkannya tarian tradisional khas Nias yang dibawakan Sanggar Budaya HIMNI Kabupaten Semarang.

Atraksi budaya itu dipadukan dengan iringan alat musik tradisional Nias yang berhasil memukau peserta dan tamu undangan.

Ketua Panitia Muscab, Kalebi Halawa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat soliditas masyarakat Nias di Kabupaten Semarang sekaligus memperkuat eksistensi organisasi Himpunan Masyarakat Nias di Jawa Tengah.

“Melalui Muscab ini kami berharap masyarakat Nias semakin kompak dan organisasi ini semakin aktif berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan, panitia turut menyematkan rompi khas Nias kepada Bupati Semarang dan unsur Forkopimda yang hadir dalam Muscab tersebut.

Pembukaan Ditandai Pemukulan Alat Musik Tradisional Masyarakat Nias

Pembukaan Muscab ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional masyarakat Nias berupa Göndra, Aramba, dan Faritia secara bersama-sama oleh Bupati Semarang, Plt Ketua DPD HIMNI Jawa Tengah, serta jajaran Forkopimda.

Prosesi budaya tersebut mendapat apresiasi dari seluruh peserta yang hadir karena dinilai mampu memperkenalkan kekayaan budaya Nias di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Semarang.

Dalam sidang pleno Muscab, peserta membahas sejumlah agenda penting mulai dari tata tertib organisasi, laporan pertanggungjawaban pengurus demisioner, hingga pemilihan ketua baru DPC HIMNI Kabupaten Semarang periode 2026–2030.

Melalui mekanisme musyawarah mufakat, seluruh peserta secara aklamasi memilih Sozanolo Waruwu sebagai Ketua DPC HIMNI Kabupaten Semarang yang baru.

HIMNI Jawa Tengah Dorong Konsolidasi Organisasi

Plt Ketua DPD HIMNI Jawa Tengah Yasozisokhi Zebua mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Muscab tersebut. Ia menilai Muscab Kabupaten Semarang menjadi yang pertama di tingkat DPC se-Jawa Tengah yang berjalan sesuai mekanisme AD/ART organisasi.

Menurutnya, DPD HIMNI Jawa Tengah saat ini tengah melakukan konsolidasi organisasi setelah sebelumnya mengalami kevakuman akibat berakhirnya masa kepengurusan lama.

“Pelaksanaan Muscab seperti ini sangat baik karena seluruh masyarakat dapat ikut bermusyawarah dan merasa memiliki organisasi HIMNI sebagai rumah bersama bagi Masyarakat Nias,” katanya.

Ia berharap keberhasilan Muscab HIMNI Kabupaten Semarang dapat menjadi contoh bagi DPC lainnya di Jawa Tengah untuk segera melaksanakan konsolidasi organisasi.

Bupati Semarang Harap HIMNI Ikut Jaga Kerukunan

Sementara itu, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menyampaikan bahwa Muscab bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan inklusif.

Ia mengaku terkesan dengan besarnya komunitas masyarakat Nias yang berdomisili di Kabupaten Semarang dan berharap keberadaan HIMNI mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Saya berharap masyarakat Nias dapat bersama-sama menjaga kerukunan dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Dalam pidato perdananya, Ketua DPC HIMNI Kabupaten Semarang terpilih Sozanolo Waruwu meminta dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat Nias, serta jajaran DPD dan DPP HIMNI agar program kerja organisasi dapat berjalan optimal.

Ia berharap kepengurusan baru HIMNI Kabupaten Semarang mampu menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat Nias dan memperkuat persaudaraan antarwarga di Kabupaten Semarang dan sekitarnya.

*Ikuti media sosial kami.

Dorong Perbankan Perkuat Ekonomi Umat, Wagub Jateng Luncurkan Gerakan Wakaf Sosial
Apindo Sebut Jawa Tengah Berpeluang Saingi Vietnam sebagai Magnet Investasi Asia Tenggara
Komite II DPD RI Kagum Terobosan Jawa Tengah di Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan
Ratusan Anak Muda Berebut Kesempatan Magang ke Jepang, Bawa Mimpi Perbaiki Nasib Keluarga
Tinjau Tanah Gerak di Tegal, Ahmad Luthfi Perintahkan Huntara dan Relokasi Dipercepat
TAGGED:budaya niashimnikabupaten semarangmasyarakat nias
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bupati Fahmi salat Iduladha di Alun-alun Purbalingga Iduladha 1447 H, Bupati Fahmi Ajak Warga Purbalingga Perkuat Kebersamaan dan Keamanan Lingkungan
Next Article Tanggul Irigasi Jebol di Bawang Banjarnegara, 161 Hektare Sawah Terancam Kekeringan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.