Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Selamatkan DAS Serayu, PLN Indonesia Power Libatkan Masyarakat dalam Program Lingkungan 2026
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Selamatkan DAS Serayu, PLN Indonesia Power Libatkan Masyarakat dalam Program Lingkungan 2026
Banjarnegara

Selamatkan DAS Serayu, PLN Indonesia Power Libatkan Masyarakat dalam Program Lingkungan 2026

Afifah Anis CH
Last updated: 26 Januari 2026 19:06
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
FGD untuk DAS Serayu
PT Indonesia Power UBP Mrica saat melaksanakan FGD bersama warga sekitar untuk selamatkan DAS Serayu dan waduk Mrica. (Afifah CH)
SHARE

UPAYA penyelamatan Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu dan Waduk Mrica terus diperkuat oleh PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Mrica. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melibatkan masyarakat secara langsung melalui Focus Group Discussion (FGD).

Contents
  • Eceng Gondok Disulap Jadi Pakan Unggas dan Ikan
  • CSR Berbasis Partisipasi Warga, Kolaborasi Jadi Kunci
  • Reforestasi Hulu Sungai Tekan Sedimentasi Waduk Mrica
  • Camat Bawang Apresiasi FGD Lintas Wilayah Hulu–Hilir untuk DAS Serayu

FGD ini bertujuan menyerap aspirasi dan masukan warga sebagai dasar penyusunan program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang akan dijalankan pada tahun 2026.

Senior Manager PT Indonesia Power UBP Mrica, Nazrul Very Andhi, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya telah menjalankan berbagai program penanganan limbah dan sedimentasi waduk, termasuk pengolahan eceng gondok menjadi pupuk organik.

“Pada 2026, program ini akan kami kembangkan lebih jauh berdasarkan hasil FGD dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyelamatan DAS Serayu mulai hulu sampai hilir,” kata Nazrul.

Eceng Gondok Disulap Jadi Pakan Unggas dan Ikan

Nazrul mengungkapkan, eceng gondok yang selama ini menjadi masalah utama di Waduk Mrica tidak hanya akan diolah menjadi pupuk, tetapi juga dikembangkan menjadi pakan unggas dan pakan ikan.

“Dengan pengolahan yang tepat, eceng gondok bisa memiliki nilai ekonomi. Harapannya, ini membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar waduk,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan limbah waduk dilakukan secara berkelanjutan agar tidak hanya berdampak pada perbaikan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi warga.

CSR Berbasis Partisipasi Warga, Kolaborasi Jadi Kunci

Seluruh program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indonesia Power UBP Mrica, kata Nazrul, selalu berbasis partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, FGD menjadi ruang penting untuk menyelaraskan program perusahaan dengan kebutuhan riil warga.

“Hasil FGD ini akan kami sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan. Kami menyadari, penyelamatan DAS Serayu dan waduk tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kolaborasi dari masyarakat di wilayah hulu hingga hilir,” tegasnya.

Reforestasi Hulu Sungai Tekan Sedimentasi Waduk Mrica

Selain fokus di kawasan waduk, PT Indonesia Power juga menggencarkan upaya penyelamatan kawasan hulu Sungai Serayu, bekerja sama dengan pemerintah kabupaten, provinsi, pemerintah pusat, TNI, Polri, serta masyarakat.

Sepanjang 2025, salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah reforestasi atau penanaman kembali pohon di kawasan hutan yang terdegradasi.

“Sekitar 20 ribu pohon telah ditanam di kawasan hulu sungai. Tujuannya memulihkan fungsi ekosistem, mengurangi dampak perubahan iklim, sekaligus menjaga keanekaragaman hayati,” kata Nazrul.

Langkah ini diharapkan mampu menekan laju sedimentasi Sungai Merawu, yang selama ini menjadi penyumbang sedimen terbesar ke Waduk Mrica.

Camat Bawang Apresiasi FGD Lintas Wilayah Hulu–Hilir untuk DAS Serayu

Camat Bawang, Akmad Kudasi, mengapresiasi pelaksanaan FGD yang melibatkan unsur masyarakat dari wilayah hulu hingga hilir DAS Serayu.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif seperti ini sangat penting untuk merumuskan solusi jangka panjang yang berkelanjutan.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. FGD menjadi sarana strategis untuk mencari formula bersama dalam menyelamatkan Waduk Mrica dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Pemkab Banjarnegara Perketat Pengelolaan Sampah untuk Kejar Target Nasional 2030
Kopi Sengkuyung Serap 2,5 Ton Kopi Petani, Dukung Ekonomi dan Konservasi DAS Serayu
Dari Bangku Sekolah ke Mesin Espresso, Siswa SMAN 1 Sigaluh Disiapkan Jadi Barista Profesional
GP Ansor Banjarnegara Lantik 55 Pengurus, Galang 1.056 Bibit Pohon untuk Mitigasi Longsor
Perkuat Keamanan dan Penegakan Hukum, Rutan Banjarnegara Gandeng Kejaksaan
TAGGED:das serayu
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Lereng Gunung Slamet Gus Yasin Soroti Kerusakan Hutan Usai Banjir Bandang Lereng Gunung Slamet
Next Article Rekomendasi angkringan di purwokerto 7 Angkringan di Purwokerto Paling Recomended, Cocok untuk Kuliner Malam Murah Meriah Mulai Rp 1.000
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.