Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: GP Ansor Banjarnegara Lantik 55 Pengurus, Galang 1.056 Bibit Pohon untuk Mitigasi Longsor
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > GP Ansor Banjarnegara Lantik 55 Pengurus, Galang 1.056 Bibit Pohon untuk Mitigasi Longsor
Banjarnegara

GP Ansor Banjarnegara Lantik 55 Pengurus, Galang 1.056 Bibit Pohon untuk Mitigasi Longsor

Afifah Anis CH
Last updated: 11 Februari 2026 18:49
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
pelantikan pengurus GP Ansor
GP Ansor Banjarnegara melantik 55 pengurus baru dan menghimpun 1.056 bibit pohon untuk ditanam di lahan rawan longsor. Gerakan ini ditegaskan sebagai bentuk ibadah sekaligus mitigasi bencana berbasis konservasi. (dok. GP Ansor)
SHARE

GERAKAN Pemuda (GP) Ansor Banjarnegara menegaskan komitmennya terhadap isu lingkungan dan mitigasi bencana saat melantik 55 pengurus baru dalam agenda bertajuk Menuju Ansor Masa Depan, Selasa (10/2/2026).

Contents
  • Tiga Pilar Gerakan GP Ansor: Ngaji, Ngader, Makaryo
  • 1.056 Bibit Pohon untuk Kawasan Rawan Longsor
  • Konservasi sebagai Khidmah Keagamaan dan Kebangsaan

Pelantikan kali ini tidak berhenti pada seremoni organisasi. Para kader langsung menginisiasi aksi nyata berupa penghimpunan bibit tanaman yang akan ditanam di lahan rawan longsor.

Momentum tersebut semakin istimewa dengan kehadiran mantan Ketua Ansor Banjarnegara yang kini menjabat Wakil Bupati Banjarnegara, H. Wakhid Jumali.

Tiga Pilar Gerakan GP Ansor: Ngaji, Ngader, Makaryo

Ketua GP Ansor Banjarnegara, Attabik Hasan Ma’ruf, menegaskan bahwa arah gerak organisasi ke depan bertumpu pada tiga pilar utama: ngaji, ngader, dan makaryo.

Menurutnya, ketiga pilar itu tidak hanya memperkuat ideologi dan struktur kaderisasi, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif dalam menjawab persoalan sosial, termasuk krisis lingkungan.

“Kami ingin Ansor hadir bukan hanya dalam ruang keagamaan, tetapi juga menjawab persoalan nyata masyarakat. Konservasi adalah bagian dari mitigasi bencana,” ujar Attabik.

1.056 Bibit Pohon untuk Kawasan Rawan Longsor

Sebagai wujud komitmen tersebut, GP Ansor Banjarnegara menghimpun 1.056 bibit pohon yang akan ditanam di kawasan Situkung, Kecamatan Pandanarum, wilayah yang belum lama ini terdampak tanah longsor.

Bibit tanaman berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, kementerian, partai politik, hingga organisasi kepemudaan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan bencana harus berjalan beriringan dengan konservasi jangka panjang.

“Mitigasi tidak cukup hanya dengan penanganan darurat. Kita harus menjaga alamnya agar risiko bencana bisa ditekan,” katanya.

Konservasi sebagai Khidmah Keagamaan dan Kebangsaan

Bagi GP Ansor Banjarnegara, menjaga lingkungan bukan sekadar program sosial, tetapi bagian dari khidmah keagamaan dan tanggung jawab kebangsaan. Wilayah Banjarnegara yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi menuntut peran aktif generasi muda dalam membangun ketangguhan masyarakat.

Ketua panitia, Saeful Fadly, menambahkan bahwa pelantikan tersebut juga dihadiri oleh 236 Pimpinan Ranting GP Ansor dari 20 kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara.

“Kehadiran pimpinan ranting menunjukkan kesiapan struktur hingga tingkat desa untuk terlibat langsung dalam kerja-kerja sosial, termasuk pendampingan masyarakat di wilayah rawan bencana,” katanya.

Melalui langkah ini, GP Ansor Banjarnegara berupaya menegaskan bahwa menjaga alam adalah bentuk ibadah sekaligus investasi masa depan, demi menciptakan masyarakat yang lebih tangguh menghadapi potensi bencana.

*Ikuti media sosial kami

Bupati Tekankan Percepatan Serapan APBD 2026, OPD Diminta Kerja Tepat Sasaran
Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkab Banjarnegara Bekali Pelaku Usaha Digital Marketing
146 Warga Binaan Jalani Skrining Kesehatan, Fokus Deteksi Dini TBC dan HIV
Tak Sekadar Kompetisi, MKKS Cup X Perkuat Persaudaraan Antar Kepala Sekolah se-Banyumas Raya
Kuduran Budaya Wanayasa ke-16: Bentang Ondol Sepanjang 1 Kilometer Jadi Magnet
TAGGED:gp ansorkonservasi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article donor darah kesehatan dan keselamatan kerja Bulan K3 2026, PLN Indonesia Power Mrica Gaungkan Kesehatan Mental dan Aksi Donor Darah
Next Article kadin banjarnegara Aklamasi di Mukab 2026, Akhmad Fajar Kembali Nahkodai KADIN Banjarnegara

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.