KABARBANYUMASRAYA.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjarnegara membidik posisi tujuh besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov Jateng) XVII tahun 2026. Untuk mewujudkan target tersebut, kontingen Banjarnegara ditargetkan mampu meraih 30 medali emas dalam ajang olahraga tingkat provinsi yang berlangsung pada 25–31 Oktober 2026.
Optimisme itu disampaikan Ketua Umum KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, saat pelepasan kontingen di Pendopo Dipayudha Banjarnegara, Minggu (18/10/2026). Sebanyak 327 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial disiapkan untuk memperkuat Banjarnegara dalam persaingan dengan kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah.
Target tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik setelah menjalani persiapan dan latihan secara rutin.
Sekda Banjarnegara Optimistis Atlet Mampu Bersaing
Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarnegara, Hendro Cahyono, menyatakan optimistis terhadap kesiapan kontingen yang akan berlaga di Porprov Jateng 2026. Ia berharap persiapan yang telah dilakukan dapat menjadi bekal bagi atlet untuk meraih hasil maksimal.
“Target akan prestasi yang sudah dicatatkan, yaitu tujuh besar di Jawa Tengah. Saya optimis ini bisa kita lakukan bersama,” ujar Hendro saat melepas kontingen.
Hendro juga berpesan agar para atlet, pelatih, dan ofisial menjaga kesehatan, kebugaran, serta kekompakan selama mengikuti pertandingan. Menurutnya, perjuangan dalam kompetisi tidak hanya berorientasi pada raihan medali, tetapi juga menyangkut nama baik Kabupaten Banjarnegara.
Ia meminta seluruh atlet bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
250 Atlet Siap Berlaga di Porprov Jateng
Ketua Umum KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, menjelaskan bahwa kontingen yang diberangkatkan terdiri atas 250 atlet serta 77 pelatih dan ofisial. Mereka adalah kontingen Banjarnegara yang siap terjun pada Porprov Jateng 2026 yanng akan mengikuti pertandingan di lima wilayah penyelenggaraan, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Blora.
Dengan komposisi tersebut, Banjarnegara berharap dapat memaksimalkan peluang meraih medali dari berbagai cabang olahraga yang diikuti.
Nurohman mengingatkan para atlet agar tidak merasa minder ketika menghadapi pesaing dari daerah lain. Ia menilai Banjarnegara memiliki modal pengalaman untuk kembali bersaing di papan atas klasemen Porprov.
“Di Porprov Jateng 2023 lalu kita membuktikan mampu sejajar dengan kota-kota besar di Jawa Tengah. Jadi, tidak usah minder, tidak usah berkecil hati. Ada ribuan masyarakat Banjarnegara ikut mendoakan kontingen Kabupaten Banjarnegara,” katanya.
Ia menegaskan, setiap atlet membawa harapan keluarga, pelatih, dan masyarakat yang mendukung perjuangan mereka. Karena itu, seluruh anggota kontingen diminta menjaga semangat kebersamaan dan menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
“Atlet berangkat bukan hanya membawa seragam, tetapi membawa sebuah harapan dari orang tua, pelatih dan masyarakat Banjarnegara,” tutur Nurohman.
Arung Jeram hingga Atletik Jadi Andalan Medali
Untuk mengejar target tujuh besar, KONI Banjarnegara mengandalkan sejumlah cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang menyumbangkan medali emas. Cabang olahraga tersebut meliputi arung jeram, pencak silat, renang, selam, dan atletik.
Meski demikian, upaya mencapai target tidak lepas dari sejumlah tantangan. Salah satunya adalah pengurangan nomor pertandingan pada cabang arung jeram, dari sebelumnya 24 nomor menjadi delapan nomor.
Berkurangnya jumlah nomor pertandingan tersebut berpotensi memengaruhi peluang perolehan medali. Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan KONI dalam menetapkan sasaran prestasi pada Porprov Jateng 2026.
Nurohman menyebut target 30 medali emas disusun dengan mempertimbangkan capaian pada Porprov 2023, ketika Banjarnegara berhasil mengumpulkan 29 medali emas.
“Target kita insyaallah masuk tujuh besar. Untuk target medali, karena ada pengurangan nomor di arung jeram, kami menargetkan bisa menyamai medali di Porprov 2023, kalau 2023 29 medali emas, kini kita targetkan 30 medali emas. Itu adalah target realistis,” katanya.
Dengan target tersebut, para atlet diharapkan mampu memaksimalkan setiap peluang pada nomor pertandingan yang diikuti. Konsistensi performa, kesiapan mental, dan strategi bertanding akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir kontingen Banjarnegara.
Dapat Dukungan Vitamin Booster Jelang Pertandingan
Selain mematangkan persiapan teknis dan fisik, aspek kesehatan atlet juga menjadi perhatian menjelang kompetisi. Dalam rangkaian pelepasan kontingen, seluruh anggota kontingen mendapatkan vitamin booster dengan dukungan dari RSI Banjarnegara.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu menunjang kesiapan fisik para atlet sebelum bertanding di berbagai lokasi penyelenggaraan Porprov Jateng 2026.
Dengan 250 atlet yang didampingi 77 pelatih dan ofisial, kontingen Banjarnegara kini bersiap menghadapi persaingan olahraga terbesar di tingkat Jawa Tengah tersebut.
Target masuk tujuh besar dan meraih 30 medali emas menjadi tantangan bagi seluruh anggota kontingen untuk memberikan penampilan terbaik. Lebih dari sekadar mengejar medali, perjuangan mereka juga membawa harapan masyarakat untuk mengharumkan nama Kabupaten Banjarnegara di kancah olahraga provinsi.
