Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Kekeringan Banjarnegara Meluas, BPBD Distribusikan 10 Juta Liter Air Bersih ke 68 Desa
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Kekeringan Banjarnegara Meluas, BPBD Distribusikan 10 Juta Liter Air Bersih ke 68 Desa
Banjarnegara

Kekeringan Banjarnegara Meluas, BPBD Distribusikan 10 Juta Liter Air Bersih ke 68 Desa

Afifah Anis CH
Last updated: 3 Oktober 2026 12:34
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Distribusi air bersih terus dilakukan pada musim kemarau ini
Relawan PMI Banjarnegara saat melakukan distribusi air bersih pada masyarakat. (dok. PMI Banjarnegara)
SHARE

“Krisis air bersih di Kabupaten Banjarnegara meluas seiring kemarau berkepanjangan. BPBD setempat telah menyalurkan sekitar 10 juta liter air bersih ke 68 desa dan kelurahan.”

Contents
  • BPBD Banjarnegara Kerahkan Tujuh Mobil Tangki
  • BPBD Cari Sumber Air Alternatif
  • Distribusi Air Bersih Disesuaikan Kondisi Lapangan

KABARBANYUMASRAYA.COM – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Banjarnegara membuat akses air bersih semakin terbatas. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara terus mengintensifkan distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami krisis air.

Hingga saat ini, sekitar 10 juta liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat di 60 desa dan delapan kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan.

BPBD Banjarnegara Kerahkan Tujuh Mobil Tangki

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan warga dan kondisi sumber air di masing-masing wilayah.

Kekeringan yang berlangsung selama beberapa bulan menyebabkan sejumlah sumur dan mata air milik warga mulai mengering. Akibatnya, masyarakat kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Hingga saat ini, kami masih terus melakukan distribusi atau dropping air bersih pada sejumlah wilayah terdampak kekeringan,” kata Aji.

Untuk mempercepat penanganan, BPBD mengerahkan tujuh armada tangki air dengan kapasitas masing-masing sekitar 5.000 liter. Sebanyak 30 personel gabungan BPBD dan relawan turut dilibatkan dalam proses distribusi.

Penyaluran diprioritaskan ke wilayah yang sumber airnya tidak lagi mencukupi kebutuhan masyarakat.

BPBD Cari Sumber Air Alternatif

Selain mengandalkan bantuan air menggunakan mobil tangki, BPBD Banjarnegara juga berupaya menemukan sumber mata air alternatif yang masih dapat dimanfaatkan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan jaringan pipanisasi untuk mengalirkan air dari sumber yang tersedia agar lebih dekat dengan permukiman warga.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pasokan air secara lebih mudah, terutama di wilayah yang mengalami kekeringan cukup parah.

Distribusi Air Bersih Disesuaikan Kondisi Lapangan

BPBD Banjarnegara terus memantau perkembangan kekeringan di berbagai wilayah untuk mengantisipasi meluasnya krisis air bersih.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga berupaya mengoptimalkan sumber air alternatif guna menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.

Distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan selama kekeringan masih berlangsung.

Langkah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mengurangi dampak kemarau berkepanjangan di Kabupaten Banjarnegara.

HUT Lantas ke-71, Polres Banjarnegara Ingatkan Bahaya Berkendara Tanpa SIM
Ramadan Berlalu, Pembinaan Spiritual Berlanjut, Jadi Fondasi Perubahan Warga Binaan
Hadirkan Hangatnya Ramadan di Balik Jeruji, Bupati Banjarnegara Buka Puasa Bersama Warga Binaan Rutan
Bupati Amalia Tegaskan Stunting Tak Melulu Soal Kemiskinan, Pola Asuh Jadi Kunci Utama
Sulap Lahan Sempit Jadi Sumber Pangan, Rutan Banjarnegara Tebar 5.000 Benih Lele Bioflok
TAGGED:air bersih Banjarnegarabpbd banjarnegaradropping air bersihkekeringan Banjarnegarakrisis air Banjarnegara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ketua PB Porprov Taj Yasin sebut Porprov Jateng XVII 2026 diikuti 7.990 atlet dari 35 kabupaten/kota. Ajang ini menjadi momentum pembinaan bibit atlet menuju PON 2028 dan prestasi internasional. 7.990 Atlet Siap Bertarung, di Porprov Jateng 2026 Jadi Ajang Cari Bibit Prestasi
Next Article Polres Blora Polres Blora Ungkap Lima Kasus Narkoba, 8 Tersangka dan 66,72 Gram Sabu Diamankan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.