KABARBANYUMASRAYA.COM – Komisi II DPRD Banjarnegara mendorong seluruh perusahaan daerah (Perusda) meningkatkan kinerja dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). TRMS Serulingmas menjadi salah satu perusahaan daerah yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan baru bagi Banjarnegara.
Dorongan tersebut disampaikan setelah Komisi II DPRD Banjarnegara melakukan monitoring dan audiensi terhadap sejumlah Perusda Banjarnegara. DPRD menilai penguatan PAD tidak seharusnya hanya mengandalkan pajak dan retribusi dari masyarakat.
TRMS Serulingmas Didorong Tak Hanya Andalkan Tiket
Ketua Komisi II DPRD Banjarnegara, Samsul Bachri Al Tugiyo, mengatakan pengembangan TRMS Serulingmas perlu dilakukan secara lebih serius, mulai dari pembenahan legalitas, inovasi usaha hingga pengembangan kerja sama dengan berbagai pihak.
Menurutnya, TRMS memiliki potensi wisata yang cukup besar. Potensi tersebut perlu dikembangkan agar tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga memperluas sumber pendapatan perusahaan daerah.
“TRMS ini perusahaan. Bagaimana kemudian dikemas menjadi sumber pendapatan daerah,” kata Tugiyo.
Ia menyebut target kunjungan TRMS Serulingmas mencapai 300 ribu pengunjung sepanjang 2026. Target tersebut dinilai harus diikuti inovasi agar pendapatan tidak hanya bergantung pada tiket masuk.
Peluang kerja sama dengan pihak lain juga dinilai perlu diperluas untuk mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan kontribusi TRMS terhadap PAD Banjarnegara.
“TRMS membuka diri untuk adanya kerja sama lain untuk meningkatkan PAD,” ujarnya.
DPRD Minta Seluruh Perusda Tingkatkan Kontribusi
Dorongan peningkatan kinerja bagi Perusda Banjarnegara tidak hanya ditujukan kepada TRMS Serulingmas. Komisi II DPRD Banjarnegara juga meminta perusahaan daerah lainnya mengoptimalkan potensi masing-masing.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain pertambangan, BKK, hingga PDAM. DPRD berharap seluruh perusahaan daerah dapat dikelola secara profesional sehingga mampu memberikan manfaat lebih besar bagi keuangan daerah.
Tugiyo menilai pemerintah daerah perlu mulai mengoptimalkan aset dan Perusda sebagai sumber PAD.
“Jangan sampai apa-apa masyarakat yang menjadi objek pajak dalam peningkatan PAD. Sudah saatnya perusahaan daerah ini harus dapat meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.
Untuk PDAM, DPRD memahami bahwa perusahaan tersebut memiliki fungsi utama memberikan pelayanan publik. Namun, menurut Tugiyo, fungsi pelayanan dan kontribusi terhadap PAD tetap dapat berjalan beriringan.
Ia mencontohkan adanya daerah lain yang mampu mengelola perusahaan air minum agar tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menghasilkan dividen bagi pemerintah daerah.
TRMS Siapkan Evaluasi dan Pembenahan
Plt Direktur TRMS Serulingmas, Diah Ayu Pramono, menyambut baik masukan dari Komisi II DPRD Banjarnegara.
Menurutnya, rekomendasi DPRD akan menjadi bahan evaluasi manajemen untuk memperbaiki pengelolaan TRMS dan mengembangkan usaha ke depan.
“Kami menyambut baik audiensi dengan Komisi II. Tentunya ini menjadi bahan kami untuk melakukan evaluasi ke depan menjadi lebih baik. Beberapa rekomendasi akan kami tindak lanjuti untuk terus berbenah,” ujar Diah.
Saat ini, TRMS Serulingmas memiliki sekitar 130 satwa, baik satwa dilindungi maupun tidak dilindungi. Koleksi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama, termasuk gajah, orangutan, dan burung kakatua jambul kuning.
Keberadaan koleksi satwa tersebut menjadi modal untuk memperkuat konsep wisata sekaligus edukasi. Dengan inovasi dan pengelolaan yang lebih baik, TRMS diharapkan mampu meningkatkan kunjungan sekaligus membuka sumber pendapatan baru.
Bagi DPRD Banjarnegara, penguatan Perusda bukan sekadar mengejar keuntungan. Setiap perusahaan daerah tetap harus menjalankan fungsi utamanya, tetapi juga dituntut semakin profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Optimalisasi TRMS Serulingmas pun diharapkan tidak berhenti pada peningkatan jumlah wisatawan. Pengelolaan aset daerah secara produktif diharapkan dapat memperkuat PAD Banjarnegara sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
