Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: DPRD Dorong PAD Purbalingga Naik, Masyarakat Jangan Dibebani
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Purbalingga > DPRD Dorong PAD Purbalingga Naik, Masyarakat Jangan Dibebani
Purbalingga

DPRD Dorong PAD Purbalingga Naik, Masyarakat Jangan Dibebani

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 30 September 2026 19:02
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
Raperda APBD 2027 memproyeksikan pendapatan daerah Rp2,071 triliun, dengan target PAD Purbalingga Rp440,46 miliar. Sejumlah fraksi meminta peningkatan pendapatan dilakukan tanpa mengorbankan daya beli masyarakat.
Raperda APBD 2027 memproyeksikan pendapatan daerah Rp2,071 triliun, dengan target PAD Purbalingga Rp440,46 miliar. Sejumlah fraksi meminta peningkatan pendapatan dilakukan tanpa mengorbankan daya beli masyarakat. (dok. Pemkab Purbalingga)
SHARE

“Raperda APBD 2027 memproyeksikan pendapatan daerah Rp2,071 triliun, dengan target PAD Purbalingga Rp440,46 miliar. Sejumlah fraksi meminta peningkatan pendapatan dilakukan tanpa mengorbankan daya beli masyarakat”

Contents
  • DPRD Purbalingga Soroti Ketergantungan Dana Transfer
  • Fraksi PKS: PAD Purbalingga Naik, Daya Beli Tetap Terjaga
  • DPRD Minta Belanja APBD 2027 Tepat Sasaran

KABARBANYUMASRAYA.COM – DPRD Kabupaten Purbalingga meminta pemerintah daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD Purbalingga) tanpa membebani masyarakat. Penggalian potensi pendapatan, peningkatan kepatuhan pajak dan retribusi, serta penguatan kinerja BUMD dinilai lebih penting daripada sekadar menaikkan tarif.

Dorongan tersebut disampaikan sejumlah fraksi DPRD Purbalingga dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum terhadap Raperda APBD 2027, Selasa (29/9/2026).

Dalam RAPBD 2027, pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp2,071 triliun. PAD ditargetkan sekitar Rp440,46 miliar, sementara pendapatan transfer mencapai Rp1,630 triliun.

DPRD Purbalingga Soroti Ketergantungan Dana Transfer

Fraksi PKB menilai tingginya porsi pendapatan transfer menunjukkan ketergantungan fiskal Purbalingga terhadap pemerintah pusat masih cukup besar.

Karena itu, peningkatan PAD Purbalingga dinilai perlu dilakukan dengan memperkuat basis ekonomi daerah dan memperluas sumber pendapatan yang berkelanjutan.

“Kebijakan peningkatan PAD tidak justru mencerminkan pendekatan yang regresif, yakni membebani masyarakat secara tidak proporsional, melainkan diarahkan pada penguatan basis ekonomi daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan perluasan sumber-sumber pendapatan yang berkelanjutan,” kata Juru Bicara Fraksi PKB, Khodirin.

PKB juga mendorong pendataan objek pajak dan retribusi yang lebih akurat, pengawasan konsisten, serta evaluasi terhadap potensi pendapatan yang belum tergarap.

Fraksi PKS: PAD Purbalingga Naik, Daya Beli Tetap Terjaga

Fraksi PKS menilai target PAD Purbalingga 2027 sekitar Rp440,45 miliar masih realistis. Namun, optimalisasi pendapatan harus mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat, terutama kelompok masyarakat kecil dan pelaku UMKM.

“Prinsip kami jelas: PAD Purbalingga meningkat, tetapi daya beli dan kemampuan ekonomi masyarakat tetap terlindungi,” ujar Juru Bicara Fraksi PKS, Padang Kusumo.

Sementara itu, Fraksi Gerindra meminta pemerintah mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan, mulai dari pajak kendaraan bermotor, bea balik nama, opsen PKB, retribusi daerah, laba BUMD, hingga BLUD.

Gerindra juga meminta BUMD yang belum memberikan keuntungan atau mengalami masalah keuangan mendapat pembinaan dan pendampingan serius.

DPRD Minta Belanja APBD 2027 Tepat Sasaran

Selain mengejar peningkatan pendapatan, fraksi-fraksi DPRD juga menyoroti kualitas belanja daerah.

Fraksi Amanat Demokrat mengingatkan pemerintah untuk memantau sumber PAD secara berkala, terlebih pendapatan transfer dari pemerintah pusat masih menghadapi ketidakpastian.

Fraksi PDI Perjuangan meminta pelaksanaan pembangunan memenuhi prinsip tepat waktu, tepat mutu, tepat manfaat, dan tepat sasaran. Pengawasan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, juga perlu diperkuat.

Sementara Fraksi Golkar mendorong agar anggaran menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Di antaranya melalui bantuan bagi petani yang mengalami gagal panen akibat kemarau panjang dan penyediaan air bersih bagi warga yang membutuhkan.

Secara umum, fraksi-fraksi DPRD Purbalingga menyatakan dapat menerima Raperda APBD 2027 untuk dibahas lebih lanjut. Berbagai catatan dan masukan tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan anggaran daerah.

Sempat Belajar di Masjid, SMPN 5 Satu Atap Rembang Kini Direvitalisasi Rp1,7 Miliar
Perkuat Ketahanan Pangan dan Produktivitas Petani, Purbalingga Terima Puluhan Alsintan
Tinjau Lokasi Banjir Bandang, Wabup Purbalingga Pastikan Listrik Segera Pulih Total
Ekonomi Purbalingga Tumbuh 6,36 Persen pada 2025, Angka Kemiskinan Turun Signifikan
Festival Literasi Purbalingga 2026 Dorong Masyarakat Ubah Bacaan Jadi Karya dan Peluang Ekonomi
TAGGED:anggaran Purbalingga.APBD Purbalingga 2027BUMD Purbalinggadprd purbalinggaPAD Purbalinggapajak Purbalinggapendapatan asli daerah PurbalinggaRAPBD Purbalingga
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sebanyak 243.543 Satlinmas Jateng diperkuat melalui konsep Hansip Reborn. Satlinmas disiapkan menghadapi bencana, menjaga ketertiban hingga menangkal hoaks 243 Ribu Satlinmas Jateng Diperkuat, Hansip Reborn Hadapi Bencana hingga Hoaks
Next Article Jawa Tengah meraih Terbaik 3 PPD 2026 kategori provinsi. Kabupaten Kendal menjadi Terbaik 1 kategori kabupaten dan Kota Pekalongan Terbaik 3 kategori kota PPD 2026: Jawa Tengah Masuk Tiga Besar Nasional, Kendal Terbaik 1 Kabupaten

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.