Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Ekonomi Purbalingga Tumbuh 6,36 Persen pada 2025, Angka Kemiskinan Turun Signifikan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Purbalingga > Ekonomi Purbalingga Tumbuh 6,36 Persen pada 2025, Angka Kemiskinan Turun Signifikan
Purbalingga

Ekonomi Purbalingga Tumbuh 6,36 Persen pada 2025, Angka Kemiskinan Turun Signifikan

Afifah Anis CH
Last updated: 14 Maret 2026 12:33
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Ekonomi tumbuh, angka kemiskinan di purbalingga turun
Angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga turun pada tahun 2025. (dok. HUmas Purbalingga)
SHARE

KINERJA pembangunan Kabupaten Purbalingga sepanjang tahun 2025 menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor. Penurunan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga membaiknya indikator pembangunan manusia menjadi sejumlah capaian penting yang diraih pemerintah daerah.

Contents
  • Angka Kemiskinan Turun, Pertumbuhan Ekonomi Meningkat
  • Pengangguran Turun dan Daya Beli Masyarakat Meningkat
  • Indeks Pembangunan Manusia Masuk Kategori Tinggi
  • Pendapatan Daerah Tembus Rp2,13 Triliun

Hal tersebut disampaikan Bupati Purbalingga dalam Rapat Paripurna DPRD saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat DPRD, Jumat (13/3/2026).

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa sejumlah indikator makro pembangunan daerah mengalami perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka Kemiskinan Turun, Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

Pemerintah Kabupaten Purbalingga mencatat penurunan angka kemiskinan yang cukup signifikan pada tahun 2025. Persentase penduduk miskin turun dari 14,18 persen pada 2024 menjadi 12,55 persen pada 2025.

Secara jumlah, angka kemiskinan di Purbalingga turun signifikan, artinya sekitar 14.920 warga berhasil keluar dari garis kemiskinan. Jumlah penduduk miskin yang sebelumnya tercatat 136.720 jiwa kini berkurang menjadi sekitar 121.800 jiwa.

“Persentase penduduk miskin atau angka kemiskinan tahun 2025 mencapai 12,55 persen. Jika dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar 14,18 persen maka angka kemiskinan Kabupaten Purbalingga mengalami penurunan sebesar 1,63 persen,” ujar Bupati dalam pidatonya.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Purbalingga juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada 2025, laju pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 6,36 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,55 persen.

Aktivitas ekonomi yang meningkat juga tercermin dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp36,07 triliun. Angka tersebut naik sekitar Rp2,71 triliun dibandingkan capaian pada 2024.

“Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purbalingga tahun 2025 berdasarkan perhitungan kumulatif triwulan III mencapai 6,36 persen,” jelasnya.

Pengangguran Turun dan Daya Beli Masyarakat Meningkat

Selain pertumbuhan ekonomi, indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan. Pengeluaran per kapita masyarakat Purbalingga tercatat mencapai Rp11,949 juta per orang per tahun, meningkat sekitar Rp606 ribu dibandingkan tahun sebelumnya.

Tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan dari 4,96 persen menjadi 4,83 persen. Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja meningkat hingga mencapai 75,35 persen.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aktivitas ekonomi serta membaiknya daya beli masyarakat.

Indeks Pembangunan Manusia Masuk Kategori Tinggi

Pada sektor pembangunan manusia, Kabupaten Purbalingga juga mencatat peningkatan yang cukup baik. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2025 mencapai 71,71 dan masuk dalam kategori tinggi.

Selain itu, angka harapan hidup masyarakat meningkat menjadi 74,48 tahun. Sementara tingkat melek aksara penduduk usia 15 tahun ke atas mencapai 95,51 persen.

“Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Purbalingga tahun 2025 tercatat 71,71 atau masuk kategori tinggi dan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Bupati.

Di sektor pendidikan, harapan lama sekolah meningkat menjadi 12,11 tahun, sedangkan rata-rata lama sekolah mencapai 7,37 tahun. Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan akses dan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Pendapatan Daerah Tembus Rp2,13 Triliun

Dari sisi pengelolaan keuangan daerah, realisasi pendapatan daerah pada tahun anggaran 2025 mencapai Rp2,13 triliun atau 101,66 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp2,08 triliun atau sekitar 96,80 persen dari total anggaran.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung percepatan pembangunan daerah. Sepanjang tahun 2025 tercatat sedikitnya 14 kerja sama strategis dilakukan dengan berbagai institusi.

Bupati menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, serta dukungan masyarakat.

“Kami memahami sepenuhnya bahwa keberhasilan yang dicapai merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap capaian pembangunan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Purbalingga.

*Ikuti media sosial kami.

APBD Purbalingga 2027 Mulai Dibahas, Belanja Daerah Capai Rp2,08 Triliun
TMMD Danasari Tuntas, Jalan Baru 230 Meter Jadi Jalur Alternatif dari Ancaman Longsor
Masjid Cheng Hoo Purbalingga, Jejak Islam Damai dan Toleransi Warisan Laksamana Tiongkok
KELAYAN BINTER Dikukuhkan, Purbalingga Perkuat Pembinaan dan Reintegrasi Klien Pemasyarakatan
Revitalisasi 44 Sekolah di Purbalingga, Bupati Dukungan Pusat Percepat Pembangunan Pendidikan
TAGGED:angka kemiskinanpertumbuhan ekonomi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bupati Purbalingga ajukan raperda perlindungan anak Pemkab Purbalingga Ajukan Raperda Perlindungan Anak, Perkuat Upaya Cegah Kekerasan dan Eksploitasi
Next Article Indonesia Power pastikan listrik ansal selama lebaran PLN Indonesia Power Pastikan PLTA PB Soedirman Andal Pasok Listrik Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.