Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Ada Jastip Jabatan di Pemprov Jateng, Semua Lewat Manajemen Talenta
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Ada Jastip Jabatan di Pemprov Jateng, Semua Lewat Manajemen Talenta
Jateng

Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Ada Jastip Jabatan di Pemprov Jateng, Semua Lewat Manajemen Talenta

kaisar
Last updated: 22 September 2026 11:24
By kaisar
3 Min Read
Share
Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Ada Jastip Jabatan di Pemprov Jateng, Semua Lewat Manajemen Talenta
Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Ada Jastip Jabatan di Pemprov Jateng, Semua Lewat Manajemen Talenta. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta. Ia menyatakan tidak ada ruang untuk praktik titip-menitip jabatan.

Contents
  • Ahmad Luthfi: Pengisian Jabatan Berdasarkan Kompetensi
  • Masih Ada Jabatan Kosong di Pemprov Jateng
  • Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik
  • Luthfi Minta Pejabat Perkuat Kolaborasi

Penegasan tersebut disampaikan Luthfi setelah melantik 22 pejabat di lingkungan Pemprov Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (21/9/2026). Sebanyak 22 pejabat yang dilantik terdiri atas enam pejabat pimpinan tinggi pratama, empat administrator, dua pengawas, dan 10 pejabat fungsional.

Ahmad Luthfi: Pengisian Jabatan Berdasarkan Kompetensi

Luthfi mengatakan penempatan pejabat tidak boleh didasarkan pada faktor suka atau tidak suka. Menurutnya, kebutuhan organisasi dan kapasitas aparatur menjadi bagian dari pertimbangan dalam pengisian jabatan.

“Tidak ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah yang jabatan itu titip dan titip-titip. Jasa penitipan tidak boleh. Semuanya harus sesuai dengan manajemen talenta,” kata Luthfi.

Ia menjelaskan manajemen talenta diterapkan melalui sejumlah tahapan, antara lain asesmen, verifikasi, dan uji kompetensi. Proses tersebut digunakan sebagai bagian dari mekanisme pengisian jabatan di lingkungan Pemprov Jateng.

Luthfi juga mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar memandang jabatan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan profesionalisme.

Masih Ada Jabatan Kosong di Pemprov Jateng

Pelantikan 22 pejabat tersebut dilakukan antara lain untuk mengisi sejumlah posisi yang kosong setelah pejabat sebelumnya pensiun atau tidak lagi menduduki jabatan tersebut. Proses pengisian telah mendapatkan persetujuan dan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Namun, Luthfi menyebut masih terdapat sejumlah jabatan yang belum terisi. Pengisian jabatan tersebut masih menjalani proses internal Pemprov Jateng sebelum diajukan kepada pemerintah pusat.

“Masih banyak, masih diproses. Prosesnya nanti digodok di tempat kita, diajukan ke BKN pusat, kemudian Mendagri, baru turun lagi ke tempat kita,” kata Luthfi.

Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik

Enam pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik dalam agenda tersebut yakni:

  • Uswatun Hasanah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  • Endro Hudiyono sebagai Inspektur Provinsi Jawa Tengah.
  • Ary Widiyantoro sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah.
  • Andi Suryanto sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah.
  • Linda Widiastuti Ariningrum sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
  • Joko Mulyono sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa.

Selain enam pejabat pimpinan tinggi pratama, pelantikan juga mencakup empat pejabat administrator, dua pejabat pengawas, dan 10 pejabat fungsional.

Luthfi Minta Pejabat Perkuat Kolaborasi

Usai pelantikan, Luthfi meminta pejabat yang baru dilantik memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah.

Menurutnya, pembangunan Jawa Tengah membutuhkan kerja bersama karena program pemerintah saling berkaitan dan tidak dapat dijalankan secara sektoral.

Penerapan manajemen talenta menjadi bagian dari upaya Pemprov Jateng mengembangkan tata kelola kepegawaian berbasis kompetensi. BKD Jawa Tengah juga mencatat manajemen talenta sebagai salah satu bagian dari penguatan sistem merit dalam pengelolaan ASN.

*Ikuti media sosial kami.

Hari Jadi ke-81 Jateng: Antea Hidupkan Lagi Karya WR Soepratman di Boyolali
Bidik Transaksi Rp 867 Triliun, Kolaborasi Ekonomi Jateng-Jatim Diperkuat Lewat Misi Dagang
Rp5,25 Miliar Modal Usaha Disalurkan, 1.750 Pelaku UMKM Jateng Didorong Naik Kelas
Pernah Juara Umum PeSONas, Ahmad Luthfi Bidik Emas Bersama Atlet Disabilitas Jateng
Porprov XVII Jateng 2026 Siap Digelar, Wagub Taj Yasin: Momentum Dongkrak Ekonomi Daerah
TAGGED:ahmad luthfijastip jabatanmanajemen talentapejabat Pemprov Jateng.pelantikan 22 pejabatpemprov jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kisah Nuhwanto, Mustahik Baznas Banjarnegara yang Kini Punya Usaha Mebel Kisah Nuhwanto, Mustahik Baznas Banjarnegara yang Kini Punya Usaha Mebel
Next Article Bupati Fahmi saat melantik 22 pejabat eselon di Pemkab Purbalingga Bupati Fahmi Minta Pejabat Jadi Problem Solver, Jangan Cuma Jalankan Rutinitas

Berita Terbaru

Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.