Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: PRPP Jawa Tengah Segera Direvitalisasi, Ahmad Luthfi Ingin Kawasan Kembali “Hidup”
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > PRPP Jawa Tengah Segera Direvitalisasi, Ahmad Luthfi Ingin Kawasan Kembali “Hidup”
Jateng

PRPP Jawa Tengah Segera Direvitalisasi, Ahmad Luthfi Ingin Kawasan Kembali “Hidup”

kaisar
Last updated: 17 September 2026 16:38
By kaisar
4 Min Read
Share
Ahmad Luthfi Minta PRPP Jateng Kembali Hidup, Infrastruktur dan Kegiatan Dibongkar Total
Ahmad Luthfi Minta PRPP Jateng Kembali Hidup, Infrastruktur dan Kegiatan Dibongkar Total. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Pemprov Jateng menyiapkan pembenahan PRPP dan Grand Maerokoco, mulai dari gerbang, jalan, ruang publik hingga anjungan daerah untuk meningkatkan kunjungan dan menggerakkan ekonomi.

Contents
  • Wajah PRPP hingga Fasilitas Kawasan Bakal Dibenahi
  • Grand Maerokoco Akan Dihidupkan Lewat Anjungan Daerah
  • 34 Anjungan Bakal Ditata, Temanggung Dapat Anjungan Baru
  • Kegiatan PRPP Ditargetkan Berorientasi Hasil

Wajah kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah bakal berubah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan revitalisasi menyeluruh agar kawasan tersebut kembali ramai, menarik dikunjungi, sekaligus mampu menjadi etalase potensi daerah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bahkan meminta revitalisasi PRPP menjadi prioritas dalam rencana pembangunan infrastruktur strategis 2027-2029.

“Jadi saya minta PRPP menjadi prioritas satu,” kata Luthfi dalam rapat pembahasan usulan pembangunan infrastruktur strategis 2027-2029, Kamis (17/9/2026).

Wajah PRPP hingga Fasilitas Kawasan Bakal Dibenahi

Menurut Luthfi, PRPP tidak cukup dipandang sebagai aset Pemprov Jateng. Kawasan ini harus mampu menjadi ruang rekreasi sekaligus etalase Jawa Tengah yang nyaman dan menarik bagi masyarakat.

Karena itu, pembenahan diminta dimulai dari area yang pertama kali dilihat pengunjung.

Fasad kawasan, papan iklan, akses jalan, hingga lingkungan sekitar akan ditata. Luthfi juga meminta adanya konsultan yang mampu merancang tampilan depan PRPP agar lebih menarik.

“Cari konsultan yang bisa mendesain wajahnya PRPP di depan itu menjadi lebih menarik,” ujarnya.

Rencana revitalisasi juga mencakup pembangunan gerbang, perbaikan jalan kawasan, trotoar dan fasilitas pejalan kaki, taman, penerangan, serta drainase.

Renovasi Jateng Science Center dan peningkatan fasilitas pelayanan pengunjung turut masuk dalam usulan pembenahan.

Grand Maerokoco Akan Dihidupkan Lewat Anjungan Daerah

Tidak hanya infrastruktur, Luthfi meminta pengembangan PRPP diikuti strategi untuk meningkatkan aktivitas dan kunjungan masyarakat.

Salah satu fokusnya adalah menghidupkan kembali anjungan daerah di Grand Maerokoco.

Luthfi mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah ikut terlibat dalam pengembangan anjungan masing-masing. Ia bahkan siap mempertemukan para kepala daerah untuk membahas konsep pengembangannya.

Menurutnya, setiap daerah dapat meninggalkan karya yang menjadi bagian dari wajah Jawa Tengah.

“Jadi bikin mereka punya legacy masing-masing,” kata Luthfi.

Keterlibatan kabupaten dan kota juga diharapkan memperluas promosi berbagai kegiatan di PRPP. Dengan jejaring tersebut, agenda yang digelar dapat menjangkau masyarakat dari berbagai wilayah Jawa Tengah, tidak hanya warga Semarang.

34 Anjungan Bakal Ditata, Temanggung Dapat Anjungan Baru

Dalam usulan revitalisasi, Taman Mini Jawa Tengah juga akan ditata kembali.

Rencana tersebut meliputi perbaikan 34 bangunan anjungan beserta tamannya, serta pembangunan satu anjungan dan taman baru untuk Kabupaten Temanggung.

Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) Rudolf Tulus P Sirait mengatakan, anjungan daerah ke depan diarahkan menjadi ruang berkumpul sekaligus destinasi wisata kuliner.

Konsep tersebut tetap akan mempertahankan identitas budaya dari masing-masing kabupaten dan kota.

Kegiatan PRPP Ditargetkan Berorientasi Hasil

Luthfi menekankan revitalisasi PRPP tidak boleh hanya menghasilkan perubahan fisik.

Pengelola juga diminta menyusun kegiatan berdasarkan karakter dan kebutuhan pengunjung, dengan sasaran serta strategi promosi yang jelas.

“Jangan hanya sekadar kegiatan. Kita orientasinya hasil,” tegasnya.

Menurut Luthfi, kawasan yang memiliki infrastruktur memadai dan aktivitas yang kuat akan menjadi modal untuk meningkatkan daya tarik PRPP, termasuk dalam mendukung peluang investasi.

“Kalau kita mau menarik investasi, infrastrukturnya juga harus mendukung,” katanya.

Rapat pembahasan revitalisasi tersebut turut dihadiri Direktur PRPP Shafigh Pahlevi Lontoh, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Jateng Urip Sihabudin, serta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah.

Melalui revitalisasi tersebut, PRPP diarahkan tidak sekadar menjadi kawasan rekreasi, tetapi juga ruang publik, pusat aktivitas masyarakat, etalase budaya daerah, dan salah satu penggerak ekonomi Jawa Tengah.

*Ikuti media sosial kami.

Muscab HIMNI Jadi Momentum Konsolidasi Masyarakat Nias di Jawa Tengah
Sambut Libur Muharram, Pertamina Tambah 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY
243 Ribu Satlinmas Jateng Diperkuat, Hansip Reborn Hadapi Bencana hingga Hoaks
Hadiri Halalbihalal Santri Gayeng Nusantara, Wagub Taj Yasin Dorong Kolaborasi dengan Pemprov Jateng
Pesilat Muda Banjarnegara Siap Harumkan Nama Indonesia
TAGGED:ahmad luthfianjungan Jawa TengahGrand Maerokocopemprov jatengPRPP Jawa TengahPRPP Semarangrevitalisasi Grand Maerokocorevitalisasi PRPP
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Dari 79 sekolah dan madrasah yang mengikuti seleksi, 52 dinyatakan layak menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi 2026. 52 Sekolah dan Madrasah di Jateng Ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata 2026
Next Article Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon diperkuat sebagai ruang ibadah umat Hindu dan Buddha. Taj Yasin melihat peluang besar wisata religi dan ekonomi UMKM Prambanan hingga Borobudur Diperkuat sebagai Ruang Ibadah, Taj Yasin Soroti Potensi Wisata Religi

Berita Terbaru

Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.